2 Driver Ojol Dianiaya di Pelabuhan Kendari, Helm Pecah Dipukul Pakai Balok

2 Driver Ojol Dianiaya di Pelabuhan Kendari, Helm Pecah Dipukul Pakai Balok

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Selasa, 23 Jun 2026 11:42 WIB
Driver ojol menggeruduk pelabuhan Kendari usai rekannya dianiaya.
Driver ojol menggeruduk pelabuhan Kendari usai rekannya dianiaya. Foto: (dok. istimewa)
Kendari -

Dua driver ojek online (ojol) menjadi korban dugaan penganiayaan saat hendak menjemput penumpang di kawasan Pelabuhan Nusantara Kendari dan Pelabuhan Wawonii di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kedua korban berinisial A dan AR telah melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.

"Iya benar ada dua kasus, satu laporannya di Polsek Kendari satu di Polresta Kendari. Sudah kami tarik semua ke polresta," kata KBO Reskrim Polresta Kendari Ipda Muh Nur saat dikonfirmasi, Selasa (23/6/2026).

Peristiwa itu terjadi di kawasan Pelabuhan Nusantara Kendari dan Wawonii, Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari, Kendari pada Senin (22/6). Polisi kini masih menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap kedua pengemudi ojol tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut," ujarnya.

Salah satu rekan korban berinisial FR mengatakan awalnya korban A datang ke pelabuhan untuk menjemput penumpang sesuai pesanan aplikasi. Sebelum masuk ke area pelabuhan, korban lebih dulu menanyakan kepada petugas di pintu palang apakah pengemudi ojol diperbolehkan mengambil penumpang di dalam kawasan pelabuhan.

ADVERTISEMENT

"Sebelum dia masuk di dalam pelabuhan, korban ini sudah dia tanya di pintu palang sebelumnya, boleh dia masuk apa tidak. Karena diizinkan masuk makanya dia masuk ke dalam dan dia juga sempat membayar biaya masuk," ujar FR kepada wartawan.

Namun saat korban sedang mengangkat barang milik penumpang ke atas sepeda motor, seorang pria yang belum diketahui identitasnya diduga tiba-tiba mendekat dan menyerang korban. Dari arah belakang, korban dipukul menggunakan balok kayu.

"Langsung dipukul mi di situ, pas kasih naiknya barang penumpang di motor. Dipukul dua kali, di helmnya sama di punggungnya. Pas mau dipukul ketiga kalinya langsung dia gas motornya," bebernya.

Ia mengatakan setelah mendapatkan perlakuan itu, korban lalu melaporkan ke rekan sesama driver. Sejumlah driver langsung mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan.

"Korban langsung melapor ke kami dan langsung kami buat laporan ke polisi," pungkasnya.

Sementara dalam video yang dilihat detikSulsel, sebuah helm berwarna hitam milik korban pecah usai dipukul menggunakan balok kayu. Sementara sejumlah driver ojol juga terlihat memadati area pelabuhan dan kantor polisi setempat.




(asm/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads