Pemuda di Kendari Bentrok gegara Masalah Asmara, 4 Orang Ditangkap

Pemuda di Kendari Bentrok gegara Masalah Asmara, 4 Orang Ditangkap

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Sabtu, 20 Jun 2026 13:00 WIB
Pemuda bentrok dibubarkan polisi di Kendari.
Pemuda bentrok dibubarkan polisi di Kendari. Foto: (dok. istimewa)
Kendari -

Bentrokan antarkelompok pemuda menggunakan senjata tajam (sajam) terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga dipicu persoalan asmara. Empat orang yang terlibat diamankan polisi.

"Ada total empat orang sudah kami amankan ke Polresta Kendari," kata Dantim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra Bripka Boy Sagita kepada detikcom, Sabtu (20/6/2026).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Mayjend S Parman, Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat, Jumat (19/6) sekitar pukul 01.00 Wita. Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra yang sedang berpatroli rutin mendapati adanya keributan di lokasi kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada saat melintas, kami menghampiri dua orang pemuda karena melihat satu unit sepeda motor terjatuh. Kedua pemuda tersebut mengaku baru saja menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam," bebernya.

Dia mengatakan setelah mendapatkan informasi tersebut, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap kelompok yang diduga sebagai pelaku. Polisi kemudian menemukan para terduga pelaku di sebuah warung makan untuk mengelabui polisi.

ADVERTISEMENT

"Saat dikejar, mereka sempat mencoba mengelabui petugas dengan berpura-pura singgah makan nasi kuning. Namun, karena kami sudah mengantongi ciri-cirinya, empat orang berhasil diamankan," ujarnya.

Empat pemuda yang ditangkap di antaranya pria berinisial MA (21), KJ (19), AR (24), dan FM (20). Sementara itu, beberapa pelaku lainnya berhasil melarikan diri sambil membawa senjata tajam yang diduga digunakan dalam bentrokan.

Setelah didalami, bentrokan tersebut dipicu persoalan asmara. Polisi menyebut konflik bermula dari dugaan adu domba yang dilakukan seorang perempuan yang memicu perselisihan antarkelompok tersebut.

"Motif sementara dipicu masalah asmara. Ada dugaan adu domba yang memicu perselisihan hingga berujung bentrokan antarkelompok," jelas Boy.

Akibat kejadian itu, dua pemuda berinisial AP (18) dan AF (19) mengalami luka sabetan parang. Selain itu, satu unit sepeda motor juga mengalami kerusakan ringan akibat bentrokan tersebut.

"Kami juga masih melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lain yang melarikan diri," pungkasnya.




(asm/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads