Kasus motor gede (moge) menabrak bocah berinisial J (10) hingga tewas di Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), menjadi perhatian publik belakangan ini. Korban J tewas ditabrak pengemudi moge inisial RR (42) yang sedang freestyle.
Kecelakaan maut itu terjadi di Lingkungan Sendana Buntu Pare, Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, Kamis (30/4) sekitar pukul 17.00 Wita. Saat itu, RR berkendara bersama rombongannya dari klub Hogers Indonesia.
Dirangkum detikSulsel, Rabu (6/5/2026), berikut 5 fakta bocah tewas ditabrak pengemudi moge freestyle di Toraja Utara:
1. Pengemudi Moge Freestyle Lepas Setir
Kecelakaan terjadi saat korban berdiri di pinggir jalan menyaksikan iring-iringan moge yang melintas di sekitar lokasi. Warga setempat melihat pengemudi moge sempat freestyle dengan posisi tangan lepas setir.
"Menurut keterangan warga setempat, (moge) sedang dalam kecepatan tinggi kemudian lepas dari setir," ujar Kasat Lantas Polres Toraja Utara Iptu Muhammad Nasrum Sujana dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).
Belakangan, salah satu pengemudi moge yang sedang melakukan freestyle lepas setir motor tiba-tiba oleng. Moge yang dikendarai pelaku terjatuh dan akhirnya menabrak korban.
"(Selanjutnya moge) hilang kendali kemudian pengendara terjatuh dan motor terus berjalan dan menabrak korban yang sedang berdiri melihat iringan moge," imbuh Nasrum.
Korban yang tertabrak awalnya dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis. Namun belakangan korban dirujuk ke RS Elim Rantepao sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.
"Dibawa ke Puskesmas Nanggala untuk penanganan medis awal namun karena keterbatasan peralatan korban kemudian dirujuk ke RS Elim Rantepao dan sekira pukul 18.00 Wita korban meninggal," ungkap Nasrum.
Simak Video "Video: DPR Minta Operasi Kapal Tak Penuhi SOP Disetop Usai Kecelakaan KM Virgo"
(asm/asm)