Pendiri Yayasan IAI Konsel Diduga Lecehkan Mahasiswi di Area Masjid Kampus

Sulawesi Tenggara

Pendiri Yayasan IAI Konsel Diduga Lecehkan Mahasiswi di Area Masjid Kampus

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Kamis, 16 Apr 2026 22:27 WIB
Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan (Konsel) diduga melecehkan mahasiswi.
Foto: Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan (Konsel) diduga melecehkan mahasiswi. (dok. Istimewa)
Konawe Selatan -

Heboh di media sosial pria berinisial AA yang merupakan pendiri Yayasan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga melecehkan mahasiswi di area masjid kampus. Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

"Iya, benar ada laporannya masuk, yang dilaporkan pendiri yayasan," kata Kanit PPA Polresta Kendari Aiptu Rais Patanra kepada detikcom, Kamis (16/4/2026) malam.

Rais mengungkapkan, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan Unit PPA Polresta Kendari. Polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi dan pelapor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelapor dan saksi-saksi sudah kami lakukan pemeriksaan. Kasusnya masih tahap penyelidikan," ujarnya.

Terpisah, kuasa hukum korban, Muswanto Utama mengatakan, dugaan pelecehan seksual itu terjadi di area masjid IAI Rawa Aopa Konsel, Senin (19/1) sekitar pukul 05.00 Wita. Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi, Kamis (10/4).

ADVERTISEMENT

"Keterangan korban terlapor diduga melakukan tindakan yang mengarah pada pelecehan seksual," ungkap Muswanto.

Muswanto melanjutkan, dugaan pelecehan tersebut turut diperkuat dengan adanya rekaman yang disebut berasal dari saksi di lokasi kejadian. Korban diduga mengalami intimidasi agar menyelesaikan kasus itu secara damai hingga belakangan baru melaporkan kasus ini.

"Korban berada dalam kondisi tertekan saat itu. Ada kekhawatiran terkait keberlanjutan pendidikan serta kondisi psikologisnya," tuturnya.

Berikut video saat AA didugamelecehkanmahasiswi di area masjid kampus:

Dari video beredar, terduga pelaku terlihat duduk sambil berbicara dengan korban. Terduga pelaku tampak berdiri lalu memegang pipi korban dan berupaya menarik tangannya untuk berdiri.

"Kami berharap polisi bisa bekerja secara maksimal," pungkas Muswanto.



(sar/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads