Pria Diserang OTK di Parkiran Gereja GKI Metanoia Yahukimo

Papua Tengah

Pria Diserang OTK di Parkiran Gereja GKI Metanoia Yahukimo

Paulus Pulo - detikSulsel
Rabu, 25 Mar 2026 21:00 WIB
Seorang pria berinisial SGF diserang OTK di parkiran Gereja GKI Metanoia, Yahukimo. Korban dirawat di RSUD Dekai, situasi terkendali.
Foto: Seorang pria berinisial SGF diserang OTK di parkiran Gereja GKI Metanoia, Yahukimo. (dok. istimewa)
Yahukimo -

Seorang pria berinisial SGF (44) diserang orang tidak dikenal (OTK) di parkiran gereja GKI Metanoia Kabupaten Yahukimo, Papua Tengah. Korban diserang saat hendak pulang usai melakukan persiapan kegiatan ibadah.

"Kasus penganiayaan. Korban, seorang pria berinisial SGF dan saat ini dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan," ujar Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramdhani kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).

Peristiwa itu terjadi di area parkir Gereja GKI Metanoia, Distrik Dekai, Yahukimo pada Senin (23/3) sekitar pukul 20.30 WIT. Korban kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Peristiwa terjadi saat korban hendak pulang usai melakukan persiapan kegiatan ibadah. Berdasarkan keterangan saksi, korban diserang oleh OTK di area parkir gereja," katanya.

Faizal mengatakan aparat kepolisian langsung menuju lokasi dan RSUD Dekai untuk melakukan penanganan awal, mengamankan situasi, serta mengumpulkan keterangan saksi. Aparat juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi.

ADVERTISEMENT

"Aparat bergerak cepat untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat," katanya.

Sementara Wakasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, AKBP Andria menambahkan bahwa penanganan dilakukan secara cepat dan terukur sejak awal kejadian. Dia memastikan korban mendapat penanganan medis di rumah sakit.

"Korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis dalam kondisi sadar. Personel kami juga telah mengamankan TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Saat ini situasi terpantau terkendali," jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa perlindungan terhadap hak dan privasi korban menjadi prioritas. Dia juga memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional.

"Penanganan kasus ini terus dilakukan dengan mengedepankan perlindungan terhadap korban serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif," pungkasnya.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads