Dituduh Selingkuh dengan Istri Orang, Pria Jeneponto Dikeroyok-Rumah Dirusak

Dituduh Selingkuh dengan Istri Orang, Pria Jeneponto Dikeroyok-Rumah Dirusak

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Rabu, 18 Mar 2026 17:43 WIB
Penampakan rumah di Jeneponto diamuk massa gegara pemiliknya dituduh selingkuh dengan istri orang. Dokumen Istimewa
Foto: Penampakan rumah di Jeneponto diamuk massa gegara pemiliknya dituduh selingkuh dengan istri orang. Dokumen Istimewa
Jeneponto -

Pria berinisial RDT di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), diamuk massa usai dituduh telah berselingkuh dengan istri orang. Tak hanya itu, rumah milik korban juga menjadi sasaran perusakan.

"Terjadi perusakan rumah warga dan penganiayaan. Kami telah mengamankan 11 orang terduga pelaku yang memiliki latar belakang berbeda, mulai dari pelajar hingga pekerja swasta," ujar Dantim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Aiptu Abdul Rasyad kepada wartawan, Rabu (18/3/2026).

Peristiwa perusakan itu terjadi di Sidenre, Kelurahan Sidenre, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Selasa (17/3). Polisi yang menerima laporan langsung menangkap 11 orang terduga pelaku, termasuk pelaku utama bernama Asrul Azis (40).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rasyad mengatakan, pelaku Asrul Azis emosi kepada korban RDT. Ia mencurigai istrinya berselingkuh dengan korban sehingga memanggil sejumlah orang untuk menyerang rumah korban.

"Motifnya karena cemburu. Dia kira selingkuh istrinya, padahal tidak," katanya.

ADVERTISEMENT
Penampakan rumah di Jeneponto diamuk massa gegara pemiliknya dituduh selingkuh dengan istri orang. Dokumen IstimewaPenampakan rumah di Jeneponto diamuk massa gegara pemiliknya dituduh selingkuh dengan istri orang. Dokumen Istimewa

Para pelaku disebut melempari rumah korban hingga mengalami kerusakan parah. Selain itu, pelaku juga turut melempari korban di lokasi dengan menggunakan batu.

"Rumah milik korban dirusak oleh sekelompok orang dengan cara dilempari batu hingga menyebabkan kerusakan parah. Para pelaku juga diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pria dengan cara melempar batu ke arah korban," jelas Rasyad.

Menurut Rasyad, dari hasil interogasi, para pelaku telah mengakui perbuatannya. Pihaknya juga masih memburu beberapa orang pelaku lainnya.

"Para terduga pelaku mengakui perbuatannya melakukan perusakan di lokasi tersebut. Beberapa pelaku lainnya masih dalam pencarian," tutup Rasyad.




(hmw/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads