240 Pekerja Tambang Emas Dievakuasi Imbas KKB Bakar Pos PT Kristalin di Nabire

Papua Tengah

240 Pekerja Tambang Emas Dievakuasi Imbas KKB Bakar Pos PT Kristalin di Nabire

Paulus Pulo - detikSulsel
Senin, 23 Feb 2026 18:10 WIB
Aparat mengevakuasi 240 karyawan PT Kristalin Eka Lestari di Nabire, Papua Selatan, setelah serangan KKB.
Foto: Aparat mengevakuasi 240 karyawan PT Kristalin Eka Lestari di Nabire. (dok. istimewa)
Nabire -

Pendulang emas yang dievakuasi imbas kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyerang dan membakar pos pengamanan PT Kristalin Eka Lestari di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, bertambah. Aparat total telah mengevakuasi 240 karyawan dari perusahaan tambang tersebut.

"Total hingga sekarang itu sebanyak 240 karyawan berhasil dipindahkan dengan pengawalan ketat menuju lokasi aman," ujar Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu kepada wartawan, Senin (23/2/2026).

Dia mengatakan keselamatan pekerja dan masyarakat di sekitar perusahan menjadi prioritas. Aparat pun melakukan evakuasi secara bertahap untuk memastikan keamanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Fokus kami sejak hari pertama adalah menyelamatkan seluruh pekerja yang berada di Camp 36 dan Camp 37. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama," katanya.

Dia menuturkan pengamanan juga diperkuat jajaran TNI, termasuk Danrem 173/PVB dan Dandim 1705 Nabire yang turun langsung memberikan imbauan kepada para karyawan agar bersedia dievakuasi demi keselamatan bersama.

ADVERTISEMENT

"Kita meningkatkan intensitas penjagaan serta melakukan penyisiran guna memastikan tidak ada pekerja yang tertinggal di sekitar lokasi," bebernya.

Ia juga memastikan seluruh pekerja di dua titik camp telah berhasil dikawal ke Polsek Makimi dalam kondisi selamat. Patroli lanjutan tetap dilakukan untuk memastikan situasi benar-benar kondusif

"Jadi yang turun ke lokasi bersama Tim Suspolda Papua Tengah serta personel Brimob Batalion A Nabire untuk memastikan agar situasi tetap terkendali," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, KKB menembak mobil perusahaan sebelum membakar pos keamanan PT Kristalin Eka Lestari di Jalan Musairo, Kampung Biha, Distrik Makimi pada Sabtu (21/2) sekitar pukul 13.30 hingga 15.00 WIT. Sebanyak 100 pendulang emas sudah dievakuasi lebih dulu akibat teror KKB itu.

"Jadi yang dievakuasi baik dibantu oleh kita Polres, timsus maupun satgas sekitar hampir 100 orang. Beberapa yang mencoba jalan kaki, kita sudah bantu angkut juga," kata Samuel Tatiratu kepada detikcom, Minggu (22/2).

Selain itu, ada 26 warga negara asing (WNA) asal China yang turut dievakuasi. Mereka merupakan pekerja PT Kristalin Ekalestari yang berada di camp perusahaan di sekitar lokasi penyerangan.

"Prioritas saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh karyawan PT Kristalin Nabire yang masih berada di lokasi kejadian. Di antara para pekerja tersebut, terdapat puluhan warga negara asing asal China yang keselamatannya terancam," jelasnya.



(hsr/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads