Aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dan area PT Cemerlang Servis Perawatan (CSP), berujung ricuh. Kericuhan diduga dipicu aksi pemukulan terhadap seorang pendemo oleh oknum sekuriti.
"Untuk saat ini ada laporan dugaan penganiayaan terhadap seorang pendemo atau karyawan yang diduga dilakukan oleh oknum sekuriti," ujar Kapolsek Bahodopi, Ipda Ewaldo Tasmi kepada wartawan, Jumat (13/2/2026).
Aksi tersebut terjadi pada Kamis (12/2). Menurut Ewaldo, pihaknya saat ini tengah mendalami terkait insiden tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi juga telah menerima laporan dugaan penganiayaan dari korban. Menurutnya, pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut dan memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Laporannya juga sudah masuk. Kami akan menindaklanjuti dan memproses laporan tersebut sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.
Polisi juga mengimbau seluruh pihak untuk tetap menahan diri dan menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif selama proses penanganan perkara berlangsung.
Dalam video yang beredar di media sosial, dalam demo tersebut terlihat sejumlah masa aksi saling dorong dengan sejumlah sekuriti perusahaan. Saat aksi saling dorong itu, seorang oknum dengan memakai seragam sekuriti memukul seorang pendemo hingga mengalami luka di bagian wajahnya hingga situasi semakin riuh.
