Siswi Sekolah Dasar (SD) berusia 13 tahun di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) menjadi korban perkosaan saat dalam perjalanan pulang ke rumah oleh seorang pria. Polisi kini memburu pelaku yang kabur usai melancarkan aksi bejatnya.
"Pelaku masih belum diketahui identitasnya, masih dalam proses penyelidikan," ujar Kasi Humas Polresta Palu Ipda Kadek Aruna saat dimintai konfirmasi, Minggu (14/1/2023).
Peristiwa pemerkosaan tersebut terjadi di Kota Palu pada Rabu (10/1) sekitar pukul 12.00 Wita. Saat itu, korban dalam perjalanan pulang dari sekolah ke rumahnya dan berpapasan dengan pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada saat korban melintas tersebut terdapat pelaku berpura-pura menjatuhkan barang bawaannya berupa bungkusan dari sepeda motor, sehingga korban mengambil barang tersebut dan menyerahkan kepada pelaku," terang Kadek.
Selanjutnya pelaku menanyakan alamat sekolah korban. Pelaku juga meminta agar korban menemaninya ke alamat tersebut dengan cara dibonceng.
"Namun di luar dugaan, korban ternyata dibawa ke wilayah semak-semak yang korban tidak tahu persis lokasinya dan ketika di tempat tersebut korban diancam dengan sebilah pisau oleh pelaku untuk melakukan hubungan seksual," bebernya.
Pelaku juga mengancam korban akan dibunuh jika keinginannya tidak dituruti. Setelah memperkosa korban, pelaku kemudian membawa korban dan menurunkannya di jalan wilayah Kelurahan Pengawu.
"Di mana korban akan dibunuh jika tidak mau menuruti kemauan pelaku. Setelah melakukan aksinya pelaku mengantar pulang korban," kata Kadek.
Kadek menambahkan kasus itu telah ditangani penyidik PPA Satreskrim Polresta Palu di hari kejadian. Pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Sudah ditangani PPA Polresta Palu dari hari kejadian," pungkasnya.
(hsr/sar)











































