2 Pengamen Serang Driver Ojol di Pintu 1 Unhas Makassar Bonyok Diamuk Massa

2 Pengamen Serang Driver Ojol di Pintu 1 Unhas Makassar Bonyok Diamuk Massa

Hermawan Mappiwali - detikSulsel
Rabu, 30 Nov 2022 15:08 WIB
Penampakan pengamen di Makassar yang diamuk massa gegara menyerang driver ojol.
Penampakan pengamen di Makassar yang diamuk massa gegara menyerang driver ojol. Foto: Dokumen Istimewa.
Makassar -

Dua pengamen di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Nur Akbar dan Ambo Tuo bonyok diamuk massa karena menyerang driver ojek online (ojol). Keduanya juga disebut berusaha membakar motor korban.

"Ambo Tuo dan Nur Akbar sempat dihakimi massa sebelum diamankan petugas," ujar Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea Iptu Nurtjahyana kepada detikSulsel, Rabu (30/11/2022).

Nurtjahyana mengatakan kasus tersebut bermula saat driver ojol bernama Ridwan menghampiri pengamen yang sedang menghisap lem di depan pintu 1 Unhas, Jalan Tamalanrea, Makassar, Selasa (29/11). Ridwan memberikan nasihat kepada kedua pengamen tersebut agar berhenti menghisap lem.


"Ridwan menghampiri pengamen sementara hisap lem, selanjutnya menegur anak jalanan tersebut," ujar Nurtjahyana.

"Ternyata salah satu anak jalanan tidak terima teguran dan mengatakan 'jangan urusi kehidupanku'," sambungnya.

Selanjutnya driver Ridwan masuk ke minimarket tak jauh dari lokasi untuk membeli minuman dingin. Namun seorang warga menyusul Ridwan ke minimarket dan memperingatkannya para pengamen itu marah.

Ridwan kemudian mengecek ke arah parkiran minimarket, ternyata pengamen tersebut sudah berdiri dan mengancam akan membakar motor korban.

"Salah satu anak jalanan tersebut meneriaki Ridwan dengan ucapan keluar ko kubakar motormu sehingga dia menghubungi rekan drivernya," katanya.

"Setelah rekan drivernya tiba bersama rekannya langsung melakukan pengejaran terhadap anak jalanan, dan melakukan penggeledahan terhadap 3 orang anak jalanan sehingga ditemukan senjata tajam jenis busur," sambungnya.

Selanjutnya rekan-rekan korban turun tangan memberikan pertolongan. Akibatnya, dua pengamen diamuk massa, sedangkan seorang pengamen wanita ikut diamankan.

"Jadi pengamen ini berkumpul di situ sebenarnya mau ke Pangkep sama-sama untuk mengamen. Tapi ada beberapa temannya yang lari saat warga datang," katanya.



Simak Video "Sederet Fakta 2 Remaja Bunuh Bocah Demi Jual Organnya"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/asm)