Sekeluarga Dicegat Debt Collector di Makassar Ngaku Ditipu Oknum Polisi

Sekeluarga Dicegat Debt Collector di Makassar Ngaku Ditipu Oknum Polisi

Hermawan Mappiwali - detikSulsel
Selasa, 29 Nov 2022 13:33 WIB
Sekeluarga dicegat debt collector di Panakkukang, Makassar.
Sekeluarga di Makassar ditahan debt collector usai belanja di mal. Foto: Dok. Istimewa
Makassar -

Satu anggota keluarga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dicegat sejumlah debt collector atau penagih utang usai dituding belum membayar cicilan mobil yang digunakan. Ternyata, mobil yang dipakai sekeluarga tersebut merupakan mobil bodong yang didapat dari oknum polisi Polda Sulsel Aipda H.

Pemilik mobil dari keluarga tersebut, Akhriadi mengungkapkan jika mobil itu dia dapat dari Aipda H sebagai jaminan utang. Atas peristiwa yang dialaminya, Akhriadi telah melaporkan Aipda H ke Propam.

"Di Propam itu saya laporkan," ujar Akhriadi kepada detikSulsel, Selasa (29/11/2022).


Akhriadi menjelaskan, dia awalnya memberikan pinjaman uang senilai Rp 300 juta kepada Aipda H dan istrinya inisial M pada 2019 lalu. Belakangan Aipda H dan istrinya tak mampu melunasi utangnya, sehingga menawarkan mobil Toyota Yaris kepada Akhriadi sebagai tanda pembayaran utangnya.

"Kronologisnya dia ambil uang dari saya ada bukti transfer. Saya minta kembali uang saya tiba-tiba juga dia kasi saya mobil Yaris," ujar Akhriadi.

Akhriadi mengaku sempat menolak mobil tersebut dengan alasan tak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan.

"Saya tolak, tapi dia bilang tunggu seminggu saya kasi surat-suratnya. Jadi Saya diamkan," ujar Akhriadi.

Namun hingga kini, pihak Aipda H disebut tak kunjung membawa surat-surat kendaraan yang dia janjikan.

Mobil Dicegat Debt Collector

Seperti diketahui, mobil jenis Toyota Yaris itu awalnya dikendarai oleh menantu Akhriadi, Haris (46) untuk pergi belanja di mal di kawasan Panakkukang, Jumat (25/11) malam. Haris saat itu bersama istri dan kedua putrinya yang masih kecil.

Saat hendak pulang dari mal, Haris bersama istri dan anaknya dicegat debt collector yang hendak menarik mobil Yaris tersebut. Akhriadi kemudian menjelaskan duduk perkara mobil bermasalah tersebut.



Karena kasus tersebut, Akhriadi kemudian membawa mobil tersebut ke Propam Polda Sulsel. Dia juga mengklaim mobil itu berada dalam penguasaan Propam.

"Apapun juga Yaris itu keterlibatannya (Aipda H) ada, jadi saya bawa ke Propam karena memang ada di situ laporan," katanya.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Komang Suartana mengaku belum mengetahui banyak hal. Dia mengaku telah meminta penjelasan ke Propam, namun belum ada informasi lebih lanjut.

"Belum ada dari Propam, belum ada konfirmasi ke saya. Dia lagi sakit pinggang," ujar Suartana dalam wawancara terpisah.

Suartana mengaku akan mengecek lebih lanjut perkara ini ke Propam.

"Nanti aku konfirmasi lagi," ujarnya.

Simak berita menarik dan terupdate lainnya dari Makassar dan daerah lain di Sulawesi Selatan di Google News detikSulsel



Simak Video "Sederet Fakta 2 Remaja Bunuh Bocah Demi Jual Organnya"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/nvl)