MUI Kei Besar Soal Masjid Terbakar Saat Bentrokan di Maluku: Itu Provokator!

Maluku

MUI Kei Besar Soal Masjid Terbakar Saat Bentrokan di Maluku: Itu Provokator!

Xenos Zulyunico - detikSulsel
Sabtu, 12 Nov 2022 21:20 WIB
Bentrokan warga di Maluku Tenggara
Foto: Dokumen Istimewa
Maluku Tenggara -

Ketua Majelis Ulama Indonesa (MUI) Kecamatan Kei Besar Sulaiman Uar membantah informasi soal adanya masjid yang terbakar saat terjadi bentrok antar warga di Maluku Tenggara, Maluku. Sulaiman mengatakan informasi itu dibuat oleh provokator.

"Itu informasi provokator. Semua masjid di Elat sampai Wakol itu utuh, tidak terbakar. Itu hoax," ungkap Sulaiman dalam keterangan yang diterma detikcom, Sabtu (12/11/2022).

Sulaiman mengatakan setelah bentrokan mereda hingga saat ini, kondisi di wilayahnya aman dan terkendali.


"Kondisi sementara aman terkendali," katanya.

Dia mengaku pihaknya telah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Selain itu dia juga berharap agar maysarakat tidak mudah terpancing dengan informasi yang belum pasti kebenarannya.

"Kita sudah sampaikan himbauan agar kita banyak bersabar, kita jaga kampung saja, kita tidak boleh melakukan hal-hal yang mengganggu," jelasnya.

Selain itu, Sulaiman juga berharap situasi ini bisa segera selesai. Dia tidak menginginkan adanya bentrok susulan.

"Kita berharap ini barang cepat bisa selesai, supaya kita bisa mencari nafkah untuk hidup, dan lain-lain," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, bentrokan terjadi bentrokan di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku yang melibatkan warga Desa Bombai dan Desa Ohoi Elat, Sabtu (12/11) pagi. Bentrokan dipicu oleh aksi warga memasang larangan adat atau sasi.

Kedua kelompok disebut saling serang menggunakan panah dan parang. Akibatnya, sejumlah warga mengalami luka-luka dan dua anggota polisi ikut terkena panah.

"Akibat kejadian tersebut ada beberapa warga dari kedua belah pihak mengalami luka-luka," kata Roem.

"Termasuk 2 anggota polisi dari Brimob Polda Maluku kemudian yang satu anggota Polsek Kei Besar mengalami luka akibat kena panah," katanya.

Tak hanya itu, massa juga dilaporkan membakar rumah hingga bangunan sekolah.

"Beberapa rumah warga terbakar kemudian ada bangunan sekolah, SMP juga terbakar," ujar Kombes M Roem.



Simak Video "Daerah yang Berpotensi Tsunami Usai Gempa M 7,9 Guncang Maluku"
[Gambas:Video 20detik]
(xez/asm)