Rumah Digeledah KPK terkait Kasus Suap PUTR, Ketua DPRD Sulsel: Kita Hargai

Rumah Digeledah KPK terkait Kasus Suap PUTR, Ketua DPRD Sulsel: Kita Hargai

Xenos Zulyunico - detikSulsel
Rabu, 02 Nov 2022 21:40 WIB
Andi Ina Kartika Jadi Ketua DPRD Sulsel (Opik-detikcom)
Foto: Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika. (Taufik Hasyim-detikcom)
Makassar -

Rumah pribadi Ketua DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Ina Kartika Sari digeledah tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap laporan keuangan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel. Andi Ina mengaku menghargai mekanisme hukum yang dijalankan KPK.

"Memang benar pagi tadi telah dilakukan penggeledahan oleh KPK di rumah pribadi saya," ungkap Andi Ina dalam keterangannya yang diterima detikSulsel, Rabu (2/11/2022).

Penggeladahan oleh tim penyidik KPK itu berlangsung di kediaman Andi Ina yang terletak di Jalan Pelita Raya, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Rabu (2/11).


"Kita menghargai dan mengikuti bagaimana mekanismenya, karena itu adalah bagian dari prosedur yang telah ditentukan KPK," imbuhnya.

Andi Ina mengaku saat penggeledahan dia sedang tidak berada di rumah. Dia juga tidak mengetahui apakah ada barang-barangnya yang turut diamankan oleh KPK.

"Saya tidak tahu (soal barang yang diamankan), karena saya tidak di rumah," papar Andi Ina.

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri membenarkan penggeledahan rumah pribadi pimpinan DPRD Sulsel tersebut. Lokasinya berada di Jalan Pelita Raya, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Rabu (2/11/2022) hari ini.

"Hari ini Tim Penyidik KPK melaksanakan penggeledahan di salah satu kediaman pribadi (milik Andi Ina) yang berada di Jalan Pelita Raya Kecamatan Rappocini Kota Makassar," ungkap Ali Fikri dalam keterangannya yang diterima wartawan, Rabu (2/11).

Namun Ali Fikri belum merinci apa hasil penggeledahan. Saat dikonfirmasi, Ali Fikri mengatakan penggeledahan masih berlangsung.

"Perkembangannya akan kami informasikan nanti," katanya.

2 Pimpinan DPRD Sulsel Diperiksa KPK

Untuk diketahui KPK sempat memeriksa 2 pimpinan DPRD Sulsel, yakni Ketua Andi Ina Kartika Sari dan Wakil Ketua Ni'matullah. Keduanya dipanggil memberi keterangan terkait kasus suap laporan keuangan Dinas PUTR Sulsel, Jumat (21/10) lalu.

Ulla mengaku dicecar 12 pertanyaan oleh penyidik KPK. Dirinya dimintai keterangan sebagai saksi terhadap tersangka mantan Sekretaris Dinas (Sekdis) PUTR Sulsel Edy Rahmat dan empat auditor BPK.

"Pertama saya ditanya kenal ga mereka berlima itu (Edy Rahmat dan 4 auditor BPK). Saya Edy Rahmat kenal. Saya ini pimpinan DPRD dia sekdis PU dulu kan, tapi tidak dekat," tutur Ulla, Jumat (21/10).

Ulla mengungkapkan bahwa Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari juga diperiksa sebagai saksi hari ini terkait kasus yang sama. Namun Andi Ina diperiksa di ruangan yang berbeda.

"Iya bersamaan (diperiksa dengan Andi Ina). Persis di ruangan sebelah saya," terangnya.



Simak Video "Sederet Fakta 2 Remaja Bunuh Bocah Demi Jual Organnya"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/sar)