4 Jam Pimpinan DPRD Sulsel Andi Ina dan Ulla Diperiksa KPK terkait Saksi Suap

4 Jam Pimpinan DPRD Sulsel Andi Ina dan Ulla Diperiksa KPK terkait Saksi Suap

Tim detikSulsel - detikSulsel
Sabtu, 22 Okt 2022 09:15 WIB
Gedung baru KPK
Foto: Kantor KPK. (Andhika Prasetia/detikcom)
Makassar -

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 2 pimpinan DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) yakni Ketua Andi Ina Kartika Sari dan Wakil Ketua Ni'matullah selama 4 jam. Ni'matullah yang akrab disapa Ulla mengaku diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap laporan keuangan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel.

"Iya (4 jam diperiksa) sebagai saksi," ujar Ulla saat dihubungi detikSulsel, Jumat (21/10/2022).

Ulla mengemukakan, dirinya diundang untuk diminta keterangan pada pukul 10.00 WIB di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (21/10). Namun pemeriksaan baru dimulai pukul 14.00 WIB, dan berakhir sekitar pukul 18.00 WIB.


"Jam dua baru dimulai. Tadi berakhir 5 atau 10 menit sebelum jam 6 sore WIB," paparnya.

Selama 4 jam, Ulla mengaku dicecar 12 pertanyaan oleh penyidik KPK. Namun dia hanya menjawab apa yang diketahui terkait keterlibatan tersangka dalam kasus tersebut.

"12 (pertanyaan). Itu berdasarkan saya tandatangan BAP-nya," kata Ulla.

Ulla menegaskan bahwa dirinya dimintai keterangan sebagai saksi terhadap tersangka Edy Rahmat dan empat auditor BPK. Edy Rahmat merupakan mantan Sekretaris Dinas PUTR Susel.

"Jadi kami dimintai keterangan terkait dua sprindik (Surat Perintah Penyidikan). Sprindik untuk Edy Rahmat yang mantan Sekdis PU Sulsel dan Sprindik untuk 4 auditor BPK," ungkapnya.

"Pertama saya ditanya kenal ga mereka berlima itu (Edy Rahmat dan 4 auditor BPK). Saya Edy Rahmat kenal. Saya ini pimpinan DPRD dia sekdis PU dulu kan, tapi tidak dekat," tuturnya.

Sementara terkait empat auditor BPK, Ulla mengaku tidak mengenal dekat. Namun dia mengemukakan tahu satu nama dari auditor BPK tersebut.

"Kalau auditor BPK itu empat-empatnya dengar namanya, cuma satu yang saya pernah ketemu. Cuma Wahid," sambungnya.

Ketua DPRD Sulsel Juga Diperiksa

Ulla mengungkapkan bahwa Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari juga diperiksa sebagai saksi hari ini terkait kasus yang sama. Namun Andi Ina diperiksa di ruangan yang berbeda.

"Iya bersamaan (diperiksa dengan Andi Ina). Persis di ruangan sebelah saya," terangnya.

detikcom sudah berusaha menghubungi Andi Ina terkait hasil pemeriksaannya di KPK tersebut. Namun Andi Ina belum memberi respons.

Sementara KPK menuturkan agenda pemeriksaan 2 pimpinan DPRD Sulsel soal kasus suap pemeriksaan laporan keuangan Dinas PUTR Sulsel. Keduanya akan dimintai keterangan terkait pengetahuannya sekaitan dengan kasus itu.

"Hari ini (21/10) pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi terkait pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020 pada dinas pekerjaan umum dan tata ruang (PUTR) untuk tersangka ER," kata Plt Jubir bidang Pencegahan KPK Ipi Maryati Kuding kepada wartawan, dilansir dari detikNews, Jumat (21/10).

Ipi maryati menuturkan Andi Ina diperiksa dengan kapasitasnya sebagai saksi untuk Sekdis PUTR Edy Rahmat (ER) yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Ina dijadwalkan diperiksa pada Jumat (21/10) di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Untuk diketahui, KPK sudah melakukan pemanggilan kepada Ina Kartika Sari di kasus suap laporan keuangan Dinas PUTR Sulsel, pada (13/10). Namun saat itu Andi Ina tidak memenuhi panggilan tersebut, hingga kembali dilakukan pemanggilan pemeriksaan yang kedua.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.