KPK Geledah Rumah Ketua DPRD Sulsel terkait Kasus Suap Laporan Keuangan

KPK Geledah Rumah Ketua DPRD Sulsel terkait Kasus Suap Laporan Keuangan

Xenos Zulyunico - detikSulsel
Rabu, 02 Nov 2022 15:11 WIB
Gedung baru KPK
Foto: Komisi Pemberantasan Korupsi. (Andhika Prasetia/detikcom)
Makassar -

Tim Penyidik Komisi Pemberantarasan Korupsi (KPK) menggeledah kediaman pribadi Ketua DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Ina Kartika Sari. Penggeledahan itu terkait kasus suap laporan keuangan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel.

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri yang dikonfirmasi membenarkan penggeladahan rumah pribadi pimpinan DPRD Sulsel tersebut. Lokasinya berada di Jalan Pelita Raya, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Rabu (2/11/2022) hari ini.

"Hari ini Tim Penyidik KPK melaksanakan penggeledahan di salah satu kediaman pribadi (milik Andi Ina) yang berada di Jalan Pelita Raya Kecamatan Rappocini Kota Makassar," ungkap Ali Fikri dalam keterangannya yang diterima detikSulsel, Rabu (2/11/2022).


Namun Ali Fikri belum merinci apa hasil penggeledahan. Saat dikonfirmasi, Ali Fikri mengatakan penggeledahan masih berlangsung.

"Perkembangannya akan kami informasikan nanti," katanya.

Sebelumnya beredar informasi, pimpinan DPRD Sulsel juga kembali diperiksa penyidik KPK. Namun Ali Fikri menegaskan hingga saat ini belum ada pemeriksaan terhadap pimpinan DPRD Sulsel.

"Pemeriksaan sejauh ini tidak ada," ujarnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni'matullah atau yang akrab disapa Ulla mengatakan saat ini dirinya tidak sedang diperiksa oleh KPK. Meskipun demikian, Ulla tidak dapat memastikan apakah ada pemeriksaan terhadap pimpinan DPRD Sulsel lainnya.

"Kalau untuk saya, tidak ada (pemeriksaan). Kalau untuk (pimpinan DPRD Sulsel) yang lain, saya tidak tahu," kata Ulla saat dikonfirmasi terpisah.

2 Pimpinan DPRD Sulsel Sempat Diperiksa

Untuk diketahui KPK sempat memeriksa 2 pimpinan DPRD Sulsel, yakni KetuaAndi Ina Kartika Saridan Wakil KetuaNi'matullah.Keduanya dipanggil memberi keterangan terkait kasus suap laporan keuangan Dinas PUTR Sulsel, Jumat (21/10) lalu.

Ulla mengaku dicecar 12 pertanyaan oleh penyidik KPK. Dirinya dimintai keterangan sebagai saksi terhadap tersangka mantan Sekretaris Dinas (Sekdis) PUTR Sulsel Edy Rahmat dan empat auditor BPK.

"Pertama saya ditanya kenal ga mereka berlima itu (Edy Rahmat dan 4 auditor BPK). Saya Edy Rahmat kenal. Saya ini pimpinan DPRD dia sekdis PU dulu kan, tapi tidak dekat," tutur Ulla, Jumat (21/10).

Ulla mengungkapkan bahwa Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari juga diperiksa sebagai saksi hari ini terkait kasus yang sama. Namun Andi Ina diperiksa di ruangan yang berbeda.

"Iya bersamaan (diperiksa dengan Andi Ina). Persis di ruangan sebelah saya," terangnya.



Simak Video "Dewas Sebut Mars KPK Ciptaan Istri Firli Bahuri Tak Langgar Etik"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/asm)