2 Pimpinan DPRD Sulsel 4 Jam Diperiksa KPK terkait Suap Laporan Keuangan

2 Pimpinan DPRD Sulsel 4 Jam Diperiksa KPK terkait Suap Laporan Keuangan

Xenos Zulyunico - detikSulsel
Jumat, 21 Okt 2022 22:51 WIB
Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, dijaga ketat oleh aparat dari TNI-Polri serta Satpol PP. Di lokasi juga terpantau kendaraan lapis baja barracuda dan kawat berduri disiagakan di lokasi.
Foto: Kantor KPK. (Ari Saputra)
Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 2 pimpinan DPRD Sulsel, yakni Ketua Andi Ina Kartika Sari dan Wakil Ketua Ni'matullah terkait kasus suap laporan keuangan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel. Ni'matullah mengaku dirinya diperiksa sebagai saksi efektif selama 4 jam dan dicecar 12 pertanyaan oleh penyidik KPK.

"Iya (4 jam diperiksa) sebagai saksi," tutur Ni'matullah saat dihubungi detikSulsel, Jumat (21/10/2022).

Ni'matullah mengaku diundang pukul 10.00 WIB di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan (Jaksel). Namun pemeriksaan baru dimulai pukul 14.00 WIB.


"Jam dua baru dimulai. Tadi berakhir 5 atau 10 menit sebelum jam 6 sore WIB," paparnya.

Ulla mengaku dicecar 12 pertanyaan oleh penyidik KPK. Dirinya hanya menjawab terkait apa yang diketahuinya terkait keterlibatan tersangka dalam kasus tersebut.

"12 (pertanyaan). Itu berdasarkan saya tandatangan BAP-nya," kata Ulla.

Menurutnya, Ni'matullah diminta keterangannya sebagai saksi terkait pengetahuannya terhadap tersangka Edy Rahmat dan empat auditor BPK.

"Jadi kami dimintai keterangan terkait dua sprindik (Surat Perintah Penyidikan). Sprindik untuk Edy Rahmat yang mantan Sekdis PU Sulsel dan Sprindik untuk 4 auditor BPK," ungkap pria yang akrab disapa Ulla.

"Pertama saya ditanya kenal ga mereka berlima itu (Edy Rahmat dan 4 auditor BPK). Saya Edy Rahmat kenal. Saya ini pimpinan DPRD dia sekdis PU dulu kan, tapi tidak dekat," tuturnya.

Sementara terkait empat audito BPK, Ulla mengaku tidak mengenal dekat. Namun dia mengemukakan tahu satu nama dari auditor BPK tersebut.

"Kalau auditor BPK itu empat-empatnya dengar namanya, cuma satu yang saya pernah ketemu. Cuma Wahid," sambungnya.

Ulla mengaku Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari juga diperiksa sebagai saksi hari ini terkait kasus yang sama. Ulla mengatakan Andi Ina diperiksa di ruangan yang berbeda.

"Iya bersamaan (diperiksa dengan Andi Ina). Persis di ruangan sebelah saya," tukasnya.

detikcom sudah berusaha menghubungi Andi Ina terkait hasil pemeriksaannya di KPK hari ini. Namun Ketua DPRD Sulsel tersebut belum memberi respons.

KPK sebelumnya juga sudah mengumumkan terkait agenda pemeriksaan 2 pimpinan DPRD Sulsel terkait kasus suap pemeriksaan laporan keuangan Dinas PUTR Sulsel.

"Hari ini (21/10) pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi terkait pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020 pada dinas pekerjaan umum dan tata ruang (PUTR) untuk tersangka ER," kata Plt Jubir bidang Pencegahan KPK Ipi Maryati Kuding kepada wartawan, dilansir dari detikNews, Jumat (21/10).

Ipi maryati menuturkan Andi Ina diperiksa dengan kapasitasnya sebagai saksi untuk Sekdis PUTR Edy Rahmat (ER) yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Ina dijadwalkan diperiksa pada Jumat (21/10) di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.



Simak Video "Buron Korupsi Rp 1,5 M Proyek Jalan Tebo Jambi Ditangkap di Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/hmw)