4 Warga Pinrang Diserang KKB di Papua Barat, 2 Tewas-2 Selamat

Muhclis Abduh - detikSulsel
Minggu, 02 Okt 2022 22:46 WIB
Jenazah korban KKB asal Pinrang tiba di rumah duka.
Foto: Jenazah korban KKB asal Pinrang tiba di rumah duka. (Muchlis Abdul/detikSulsel)
Pinrang -

Sebanyak 4 warga asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Teluk Bintuni, Papua Barat. Dua di antaranya meninggal dan dua lainnya selamat.

"Ada empat orang asal Pinrang yang menjadi korban penyerangan KKB. Ada dua yang meninggal, dua selamat," ungkap Staf Ahli Bupati Pinrang Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Fakhrullah saat ditemui detikSulsel, Minggu (2/10/2022).

Fakhrullah menjelaskan dua orang yang meninggal atas nama Abbas Manna dan Armin. Abbas merupakan warga Desa Malimpung, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang. Sementara Armin merupakan warga Desa Sipatuo, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang.


"Keduanya sudah dikebumikan hari ini di desa masing-masing," jelasnya.

Sementara dua korban yang selamat bernama Ruslan dan Rizal alias Om Kumis. Rizal merupakan warga Kelurahan Tiroang, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang. Adapun Ruslan merupakan warga asal Desa Malimpung, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang.

"Rizal selamat tidak ada luka, sementara Ruslan terluka tembak dan sedang dirawat di sana (Papua Barat)," bebernya.

Pihak Provinsi Papua Barat dan Pemda Pinrang, lanjutnya, telah memberikan bantuan uang duka kepada korban yang meninggal dan mengalami luka. Diharapkan bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

"Ada bantuan uang duka dari pihak Provinsi Papua Barat, Dinas Bina Marga Papua Barat dan dari Pemkab Pinrang juga," bebernya.

Pihaknya juga menyampaikan ungkapan duka kepada pihak yang menjadi korban penyerangan KKB. Fakhrullah berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

"Kami mewakili Pemkab Pinrang menyampaikan duka yang mendalam atas kejadian penyerangan ini. Semoga keluarga tabah menghadapi musibah ini," tegasnya.

Untuk diketahui, KKB menyerang 14 pekerja proyek Jalan Trans Kabupaten Teluk Bintuni-Kabupaten Maybrat pada Kamis (29/9). Penyerangan tersebut tepatnya terjadi di Kampung Mayerga, Distrik Moskona Barat.

Dari 14 korban, 10 korban selamat dan empat korban tewas. Empat korban tewas bahkan telah dibawa ke Manokwari dan dipulangkan ke daerah asal masing-masing.



Simak Video "Upaya Mengembalikan Masyarakat Kiwirok Agar Rayakan Natal di Kampung Halaman"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/tau)