Pelajar SMA Makassar Tewas Terjatuh Usai Diburu OTK Dibuntuti 3 Pemotor

Isak Pasa'buan - detikSulsel
Jumat, 30 Sep 2022 23:32 WIB
Ilustrasi Begal
Foto: Ilustrasi. (Edi Wahyono)
Makassar -

Polisi terus menyelidiki kasus pelajar SMA inisial WA (18) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang tewas dikejar orang tak dikenal (OTK) pakai busur panah. Saksi menuturkan korban dibuntuti 3 sampai 4 motor.

"Motor yang membuntuti sekitar 3 sampai 4 motor saling berboncengan tiga," sebutnya Kapolsek Mamajang Kompol Mariana Tarik Rante kepada detikSulsel, Jumat (30/9/2022).

Peristiwa yang terjadi pada hari Selasa malam (27/9) sekitar pukul 22.00 Wita itu disebut masih dalam tahap penyelidikan. Kasus ini dilaporkan ke polisi oleh keluarga korban.


"Keluarga WA laporkan soal itu, adanya pengancaman patte busur (teror busur panah)," katanya.

Mariana menjelaskan, rekan-rekan korban yang ada saat peristiwa pengejaran sekelompok OTK terjadi, telah dimintai keterangan awal oleh polisi. Rencananya polisi akan memeriksa RA, rekan korban yang juga terjatuh dalam insiden tersebut.

"Tapi nanti sembuh RA baru kita interogasi apakah 3 atau 4 motor," papar Mariana.

Selain itu dari keterangan salah satu saksi inisial FA yang saat itu pulang bersama korban mengaku sempat berkomunikasi dengan terduga pelaku. Terduga pelaku disebut sempat menanyakan asal sekolah FA dan rombongannya.

"Saksi FA menyampaikan kalau dia sempat ditanya dari mereka (terduga pelaku), kamu dari SMA mana. Itu posisinya sambil jalan di atas motor pelan-pelan. Dia (FA) sampaikan kami ini rombongan SMA PGRI Makassar," ujar Mariana.

Dalam kasus ini pihak kepolisian juga sudah mengambil sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk di dalami. Rekaman itu nantinya akan disesuaikan dengan keterangan saksi terkait berapa jumlah pelaku secara keseluruhan.

Sebelumnya keluarga korban meminta agar kasus ini diusut tuntas. Pelaku yang mengejar saudaranya sampai terjatuh dan tewas, diharap bisa dihukum setimpal.

"Semoga ini kasusnya bisa terungkap dengan jelas, bagaimana sebenarnya," ungkap kakak kandung WA, Wawan saat ditemui detikSulsel, Kamis (29/9).

Wawan menuturkan peristiwa yang menimpa korban tersebut terjadi pada Selasa malam (27/9) sekitar pukul 22.00 Wita. Saat itu korban baru saja menonton turnamen futsal antarsekolah di lapangan futsal PDAM Makassar bersama temannya.

Namun dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Jalan Banta-bantaeng Kecamatan Rappocini, korban yang dibonceng temannya RA dikejar OTK menggunakan busur panah. Rekan korban kemudian memacu kendaraan karena panik hingga hilang keseimbangan dan terjatuh.



Simak Video "Pelajar Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinrang Usai Dibunuh Teman"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/hsr)