Polisi Telusuri Izin Usaha Bos Travel yang Fotonya di Billboard Makassar

Isak Pasa'buan - detikSulsel
Jumat, 30 Sep 2022 20:46 WIB
Foto terlapor kasus penipuan travel dipajang di iklan billboard, Makassar.
Foto: Foto wanita pemilik SLV Travel terpampang di billboard. (Isak Pasa'buan/detikSulsel)
Makassar -

Polisi terus mengusut laporan pidana terhadap wanita pemilik SLV Travel, Selvi Ahmad Firdaus yang fotonya terpampang pada iklan billboard di Jalan Protokol Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Setelah memeriksa sejumlah korban dan saksi, polisi kini mulai menyelidiki perizinan usaha travel tersebut.

"Iya, sampai saat ini belum kita periksa (secara detail izinnya), tapi kemarin ada beberapa copyan perizinan (SLV Travel) yang kita miliki," ucap Dirkrimum Polda Sulsel Kombes Jamaluddin Farti kepada detikSulsel, Kamis (30/9/2022).

Jamaluddin mengatakan salinan perizinan SLV Travel yang dimiliki pihaknya akan dikoordinasikan dengan instansi terkait nantinya. Hal ini untuk memastikan salinan izin itu benar atau tidak.


Hanya saja pihaknya tidak menyebutkan jenis perizinan usaha berdasarkan salinan yang diterima polisi. Namun dari 7 laporan polisi yang masuk di Ditkrimum Polda Sulsel semuanya mendaftar untuk perjalanan wisata, bukan umrah.

"Ada dan pastinya nanti kami akan koordinasi dengan instansi terkait mengenai hal tersebut. Belum bisa saya pastikan (izin apa) karena inikan bergerak di bidang travel maupun umroh," sebutnya.

Sejauh ini polisi sudah memeriksa 15 orang saksi, termasuk di dalamnya 7 orang korban. Sementara terlapor Selvi sudah dua kali dimintai keterangan.

"15 orang saksi termasuk pelapor. Terlapor juga sudah dimintai keterangan kemarin, tapi masih lidik. Sampai saat ini bersangkutan (Selvi) sudah 2 kali datang kesini (di Ditkrimum Polda Sulsel)," ujar Jamaluddin.

Untuk total kerugian korban juga disebut belum bisa dirincikan secara detail sebab bervariasi, mulai dari Rp 20 juta hingga ratusan juta rupiah. Para korban melapor atas tuduhan penipuan dan penggelapan dimana mereka dijanjikan untuk keluar negeri jalan-jalan yang tidak terealisasi.

"Untuk korban bervariasi karena ini peristiwanya tahun lalu. Korban dijanjikan berangkat travel atau wisata di Dubai atau Turki," ucap Jamaluddin.

Polisi Usut 2 Laporan Pidana Bos Travel

Diketahui Bos SLV Travel, Selvi Ahmad Firdaus menghadapi dua laporan sekaligus di Polda Sulsel. Laporan itu terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan Rp 3,3 miliar hingga dugaan kasus pelanggaran UU ITE.

Laporan kasus penipuan dan penggelapan terhadap Selvi diproses Ditreskrimum Polda Sulsel. Untuk laporan pelanggaran UU ITE diproses oleh Ditreskrimsus Polda Sulsel.

"Penanganan penipuannya kan ada di Krimum, penanganan cyber-nya ada di Krimsus masalah terkait dengan online," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Komang Suartana kepada detikSulsel, Kamis (29/9).

Dugaan penipuan dan penggelapan yang ditudingkan kepada Selvi bermula dari SLB Travel miliknya tidak memberangkatkan sejumlah pelanggan yang telah melunasi paket trip ke luar negeri. Sedangkan dugaan pelanggaran UU ITE lantaran Selvi diduga melakukan pemasaran perusahaannya melalui media sosial.



Simak Video "Rapat dari Pagi Sampai Malam, 5 Mahasiswi di Makassar Kesurupan"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/tau)