Napi Kasus Korupsi Dewie Yasin Limpo Bebas Bulan Ini Usai Dapat Remisi

Isak Pasa'buan - detikSulsel
Jumat, 19 Agu 2022 17:08 WIB
Dewie Yasin Limpo
Foto: Yulida Medistiara/detikcom
Gowa -

Narapidana kasus korupsi Dewie Yasin Limpo mendapat remisi dalam rangka peringatan HUT RI ke-77. Mantan anggota DPR RI itu mendapatkan remisi 4 bulan 15 hari.

"Tidak lama lagi Ibu Dewie bebas, bisa jadi dalam bulan ini (Agustus). Tapi saya belum bisa pastikan karena belum pegang SK," kata Kepala Lapas Perempuan Kelas II Sungguminasa, Yohani Widayati saat dikonfirmasi detikSulsel, Jumat (19/8/2022).

Dewie mendapatkan remisi 4 bulan 15 hari, sementara masa hukuman penjaranya berakhir November 2022. Ia masuk bui akibat kasus suap proyek pembangkit listrik tenaga mikrohidro di Papua.

"Sementara diproses untuk remisi pembebasannya. Penghitungan remisi kan ada aturannya, jadi kami masih menunggu dari pusat," sebutnya.

Yohani mengatakan Dewie mendekam di Lapas Perempuan Kelas II Sungguminasa, Gowa kurang lebih 5 tahun. Sebelumnya Dewie ditahan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta.

Selama di dalam lapas, eks politisi Partai Hanura itu disebut aktif berpartisipasi mulai dari pembentukan program rohani dan jasmani. Program rohani yakni Cinta Al Quran sementara jasmani ada senam sehat bagi warga binaan.



"Jadi remisi itu haknya Ibu Dewie, tapi di sisi lain juga dia banyak berpartisipasi di lapas perempuan. Menurut saya itu juga patut diapresiasi," ujarnya.

Yohani menyebutkan, jumlah penghuni Lapas Perempuan Kelas II A Sungguminasa per 17 Agustus 2022 sebanyak 337 orang. Mereka terdiri dari narapidana sebanyak 335 orang, tahanan 2 orang dan titipan anak bayi sebanyak 4 orang.



Dari jumlah tersebut narapidana yang mendapatkan Remisi Umum (RU) I sebanyak 252 orang. Masing-masing, remisi 1 bulan sebanyak 6 orang, remisi 2 bulan sebanyak 53 orang, remisi 3 bulan sebanyak 122 orang, remisi 4 bulan sebanyak 38 orang, remisi 5 bulan sebanyak 30 orang dan remisi 6 bulan sebanyak 3 orang.

"Untuk narapidana Lapas Perempuan Sungguminasa tidak ada yang menerima Remisi Umum (RU) II atau pengganti denda pidana," jelasnya.


Diketahui, Dewie Yasin Limpo merupakan politikus Hanura mantan anggota DPR Komisi VII. Dengan jabatannya itu, ia menerima suap terkait pengadaan anggaran untuk pembangkit listrik di Kabupaten Deiyai, Papua. KPK yang mencium gelagat buruk, segera menangkap Dewie Yasin Limpo pada Oktober 2015.



Simak Video "Remisi 168 Ribu Napi Buat Kemenkumham Hemat Anggaran Makan Rp 259 M"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/sar)