Sulawesi Tenggara

Pria Diduga Pencuri Sapi di Konawe Tewas Dikeroyok, 6 Orang Tersangka

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Kamis, 18 Agu 2022 19:37 WIB
Mapolres Konawe
Foto: Mapolres Konawe. (Nadhir Attamimi/detikcom)
Konawe -

Seorang pria inisial RK (25) tewas usai diamuk massa karena diduga mencuri sapi di Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Polisi kemudian menetapkan 6 orang tersangka dalam kasus ini.

"Sudah kami tetapkan 6 tersangka dan langsung ditahan," kata Kasat Reskrim Polres Konawe AKP Moch Jacub N. Kamaru kepada detikcom, Kamis (18/8/2022).

Jacub belum membeberkan identitas para tersangka. Namun mereka diduga ikut melakukan penganiayaan terhadap RK hingga tewas saat dilarikan ke rumah sakit.

Penetapan 6 tersangka itu dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan terkait laporan keluarga atas tewasnya RK. Dalam kasus ini polisi periksa 8 orang saksi.

"Dari 8 orang yang diperiksa sebagai saksi, 6 menjadi tersangka dan 2 berstatus saksi," ujar Jacub.

Kasus itu bermula saat RK bersama 2 orang rekannya kepergok warga diduga hendak mengangkut sapi curian menggunakan mobil pick up di Kelurahan Andabia Kecamatan Anggaberi, Konawe pada Minggu (14/8) sekitar pukul 21.00 Wita. RK kemudian dihakimi secara beramai-ramai, sedangkan 2 rekannya berhasil kabur.

"Kami dapat informasi ada 1 orang terduga pencuri sapi yang dimassa masyarakat," kata Kapolsek Unaaha Nuryamang kepada detikcom.



Polisi yang mendengar kejadian itu lalu bergegas menuju lokasi. Namun saat sampai di lokasi polisi mendapati RK sedang terbaring di jalan raya. Dan warga tengah berkerumun tidak kurang dari 100 orang.

"Saya bersama anggota ke sana, dan tiba di sana yang terduga pencuri itu sudah terbaring di jalan dalam kondisi kritis," ungkapnya.

Polisi kemudian mengamankan lokasi kejadian dan membawa RK ke rumah sakit terdekat. Sekitar pukul 02.00 Wita pada Senin (15/8) RK dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.



Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan 1 unit mobil pick up yang terbakar di bagian depan dan dua ekor sapi yang masih hidup.

"Sapi dan mobilnya masih ada di kantor polisi kita amankan," ungkapnya.

Polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 170 Ayat (2) Subsider Pasal 351 Ayat (3) Subsider Pasal 338 KUHPidana tentang penganiayaan berat berujung meninggal dunia dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.




Simak Video "Jokowi Tegaskan Dalam 2 Tahun RI Tak Lagi Impor Aspal"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/asm)