Sulawesi Utara

5 Remaja di Sulut Aniaya Sadis-Cekoki Miras Siswa SMP Ditangkap

Trisno Mais - detikSulsel
Sabtu, 13 Agu 2022 21:51 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Foto: Ilustrasi penganiayaan. (dok detikcom)
Minahasa -

Polisi menangkap 5 remaja di Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) yang menganiaya siswa SMP inisial IM (12) secara sadis. Pelaku diketahui memukul korban hingga pingsan lalu dicekoki minuman keras (miras).

"Sudah diamankan 5 orang," kata Kapolres Minahasa AKBP Tommy Bambang Souissa saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (13/8/2022).

Kelima pelaku ditangkap polisi, Sabtu (13/8/2022). Ada pun kelima pelaku masing-masing berinisial JM (13), RM (13), VY (16), AT (15), NB (15).


Hanya saja polisi belum memberkan lebih jauh terkait penangkapan hingga motif penganiayaan yang dilakukan kelima korban. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap kelima tersangka.

Namun Tommy menjelaskan, pihaknya menyelidiki kasus dugaan penganiayaan terhadap siswa SMP inisial IM (12) setelah keluarga korban melapor. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Desa Kaayuran, Kecamatan Langowan Selatan, sekitar pukul 12.30 Wita pada Jumat (12/8).

Saat itu korban sedang menunggu ojek, kemudian tiba-tiba datang pelaku berinisial JM dengan RM menggunakan motor. Pelaku JM lalu turun dari motor dan mengambil sepotong kayu di lokasi.

"JM turun dari kendaraan dan langsung memukul dari arah belakang punggung korban sebanyak satu kali menggunakan potongan kayu tersebut," urai dia.

Tak lama kemudian, pelaku JM yang melihat korban sudah pingsan lantas membawa korban menggunakan motor di lokasi pekuburan China di Desa Amongena, Kecamatan Langowan Timur. Pelaku lain diketahui sudah menunggu di lokasi.

Setibanya di lokasi itu RM kemudian mencampur minum keras (miras) dengan obat batuk cair kemasan sebanyak 15 saset, serta pil berwarna kuning yang tidak diketahui jenisnya.

"Saat itu korban terlihat setengah sadar lalu dipegang oleh RM dengan posisi korban terlentang dan dipegang kedua tangan korban. Sedangkan VY memegang kakinya sedangkan JM memegang botol minuman berisi miras yang sudah dicampur dan diminumkan kepada korban yang setengah sadar," beber Tommy.

Sementara pelaku lainnya yaitu AT dan NB mereka hanya menyaksikan aksi ketiga pelaku itu dari atas motor.

Dikonfirmasi terpisah, kakak korban bernama Renaldo Toar mengaku sangat menyesalkan dengan tindakan dari para pelaku. Keluarga berharap para pelaku ditindak tegas sesuai dengan perbuatannya.

Renaldo menuturkan, insiden tersebut baru diketahui setelah warga setempat memberikan informasi terhadap ibunya. Setelah mengetahui kabar tersebut mereka lalu ke TKP. Setibanya di lokasi, korban sudah mengalami sesak napas sehingga dibawa ke rumah sakit.

"Warga Amongena memberitahu ke ibu saya. Kami lihat adik sudah sesak napas sehingga langsung dibawa ke rumah sakit," pungkas Reonald.



Simak Video "Viral Video Pengeroyokan di Semarang, 6 Pelaku Diamankan Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/sar)