Berita Nasional

Niat Eks Pengacara Bharada E Gugat Jokowi-Kapolri Rp 15 T usai Kuasa Dicabut

Tim detikSulsel - detikSulsel
Sabtu, 13 Agu 2022 08:45 WIB
Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara datangi Bareskrim
Foto: Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara. (Azhar Bagas Ramadhan/detikcom)
Jakarta -

Eks pengacara Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Deolipa Yumara mengancam bakal menggugat Kapolri hingga Presiden terkait pencabutan statusnya sebagai kuasa hukum Bharada E. Deolipa bahkan meminta fee jasa Rp 15 triliun atas kebijakan yang dinilai sepihak tersebut.

"Ya kan kita ditunjuk negara, negara kan kaya, masa kita minta Rp 15 triliun nggak ada. Ya kalau nggak ada kita gugat, catat aja," beber Deolipa seperti dilansir dari detikNews, Jumat (12/8/2022).

Deolipa mengaku rencana gugatan bakal ditempuh lantaran pihaknya belum menerima pemberitahuan terkait pencabutan kuasanya sebagai pengacara Bharada E. Padahal sebelumnya dia ditunjuk langsung untuk mengawal proses hukum Bharada E.


"Kapolri kita gugat, semua kita gugat. Presiden, menteri, Kapolri, Wakapolri, semuanya kita gugat supaya kita dapat ini kan sebagai pengacara, secara perdata, Rp 15 triliun," tegasnya.

Dirinya pun mengancam bakal melayangkan gugatan secara perdata ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Perdata bisa ke PTUN, bisa secara perdata," ucap Deolipa.

Pencabutan kuasa Deolipa sebagai pengacara Bharada E dibenarkan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi. Selain Deolipa, Muhamad Boerhanuddin juga tidak lagi menjadi pengacara Bharada E.

"Iya, betul," kata Andi saat dimintai konfirmasi, seperti dilansir dari detikNews Jumat (12/8).

Rian mengungkapkan, pencabutan kuasa Deolipa dan Boerhanuddin itu dilakukan pada 10 Agustus lalu. Pihaknya berdalih kebijakan ini mempertimbangkan kewenangan Bharada E.

Hanya saja, pihaknya tidak menjelaskan lebih jauh alasan pencabutan kuasa tersebut. Menurutnya hal ini sudah menjadi keputusan Bharada E sendiri.

"Ya namanya juga ditunjuk. Kalau penunjukannya ditarik, kan terserah yang nunjuk," pungkasnya.



Simak Video "Menyingkap Kematian Brigadir J: Bharada E Tersangka, Sambo Akan Diperiksa"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/tau)