Buron Penipuan-Nyaris Jual Lahan Negara Rp 15 M di Makassar Ditangkap

Isak Pasa'buan - detikSulsel
Jumat, 05 Agu 2022 22:13 WIB
Polisi menangkap buronan mafia di Makassar inisial RAH (58) di Jakarta.
Polisi menangkap buronan mafia di Makassar inisial RAH (58) di Jakarta. Foto: (dok. istimewa)
Makassar -

Buronan mafia tanah di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) inisial RAH (58) ditangkap Resmob Polda Sulsel di Jakarta. Pelaku diamankan atas tuduhan tindak pidana penipuan dan penggelapan karena menjual tanah milik negara senilai Rp 15 milliar.

"Iya, pelaku sudah ditahan di rutan," kata Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Dharma Negara saat dikonfirmasi, Jumat (5/8/2022).

RAH ditangkap di homestay Casa Delima, Jalan Cempaka Putih Timur VIII, Jakarta Pusat, Sabtu (30/7) lalu sekitar pukul 20.30 Wita.


Dharma mengatakan, RAH menjual lahan eks BPPN yang saat ini dikelola oleh Kementerian Keuangan RI di Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar. Lahan seluas 719 meter persegi itu dijual kepada seorang warga bernama Sukardi pada tahun 2016 lalu.

"Akta jual beli diduga palsu, korban mengalami kerugian sebesar RP 3,8 miliar," bebernya.

Saat itu, korban sudah melakukan pembayaran panjar sebesar Rp 3,8 miliar. Pembayaran dilakukan korban karena RAH memperlihatkan akta jual beli untuk lahan tersebut.

"Korban sudah melakukan pembayaran panjar sebesar Rp 3,8 miliar sebab terlapor memperlihatkan akta jual beli Nomor: 147/AJB/1998 (palsu) seolah-olah milik terlapor RAH, sehingga korban mau melakukan pembayaran DP atau panjar," tuturnya.

"RAH sudah mengakui segala perbuatannya yakni memalsukan akta jual beli kepada korban, dan meminta uang panjar pembelian tanah senilai Rp 3,8 miliar," sambungnya.

Atas perbuatannya, RAH dijerat Pasal 378 dan/atau 372 KUHP tentang dugaan penipuan dan penggelapan.



Simak Video "Hadi Tjahjanto: Yogyakarta Sudah Jadi Provinsi Bebas Mafia Tanah!"
[Gambas:Video 20detik]
(asm/sar)