Siasat Panitia Pindahkan Kontes Waria di Makassar usai Dibubarkan Polisi

Tim detikSulsel - detikSulsel
Kamis, 04 Agu 2022 08:19 WIB
Kontes waria di Makassar dibubarkan polisi.
Foto: Dokumen Istimewa.
Makassar -

Kontes waria di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dibubarkan polisi. Rupanya kontes waria itu dipindahkan ke tempat lain demi mengelabui pihak kepolisian.

Awalnya polisi menerima informasi dari salah satu organisasi massa atau ormas yang mengungkap adanya kontes busana atau fashion show waria di salah satu hotel di Makassar. Kegiatan lantas dibubarkan karena tak ada izin.

"Kita bubarkan setelah kita cek dan ternyata tidak ada izinnya," kata Kapolsek Makassar AKP Andi Aris Abu Bakar kepada detikSulsel, Rabu (3/8/2022).


Rencananya fashion show dengan modus perayaan ulang tahun ini digelar di Sky Karaoke, Jalan Gunung Latimojong, Senin malam (1/8). Polisi bergerak ke lokasi kegiatan.

"Jadi belum terlaksana (kegiatannya), rencananya dilaksanakan jam 09.00 karena ada aksi (ormas) yang mau datang ke sana maka kita datangi tempatnya dan ternyata memang tidak ada izin," sebutnya.

Saat mendatangi lokasi, Aris beserta timnya dari Polsek Makassar dan beberapa anggota ormas menemukan sejumlah waria di lokasi tersebut. Mereka menggunakan busana perempuan.

Aris mengatakan selain melakukan pengecekan izin, pihaknya juga memberikan sosialisasi kepada waria untuk meminimalisir konflik antara kelompok penyelenggara kegiatan dengan ormas yang melapor.

"Banyak waria tapi belum pi berdatangan karena kita sudah komunikasikan dengan manager di sana bahwa tidak ada izinnya," ujarnya.

Pada saat kejadian itu, polisi mengaku tak mengetahui jumlah pasti waria yang datang ke lokasi kegiatan, apalagi sebagian peserta belum sempat datang di lokasi hingga akhirnya bubar.

"Tidak ditahu karena belum pi terlaksana, kapasitas kita membatalkan saja itu acaranya," kata dia.

Panitia Pindahkan Tempat Kontes Waria usai Dibubarkan

Setelah dibubarkan polisi, panitia dan peserta rupanya tak kapok. Mereka tetap mencari tempat lain demi kegiatan mereka tetap terselenggara.

"Jadwal acaranya di jalan Gunung Latimojong namun dibubarkan, akhirnya bergeser nyanyi di Inul Vizta Family Karaoke Panakkukang," kata Kapolsek Panakkukang Kompol Abdul Azis saat dimintai konfirmasi terpisah.

"Namun kita juga larang, jadi belum ada kegiatan," sambungnya.

Namun Azis memastikan para waria itu belum sempat masuk ke dalam rumah bernyanyi karena dihalau Polisi. Mereka hadir menggunakan pakaian wanita terbuka diperkirakan mencapai 30 orang.

Menurutnya, kegiatan dibubarkan karena punya izin dan riak-riak organisasi masyarakat yang menilai tak sesuai dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat.

"Sekitar 30 orang itu waria semua, pakai baju perempuan (terbuka)," pungkasnya.



Simak Video "Fashion Show Unik Keliling Desa Pakai VW Klasik"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/sar)