Sulawesi Tenggara

Tukang Ojek di Baubau Dikeroyok 3 Pelajar SMA, Pelaku Ditangkap

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Sabtu, 30 Jul 2022 01:16 WIB
Pelajar keroyok tukang ojek di Baubau viral di medsos.
Foto: Pelajar keroyok tukang ojek di Baubau viral di medsos. (Dok. Istimewa/Tangkapan Layar)
Baubau -

Seorang tukang ojek inisial ET (30) di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) dikeroyok secara sadis oleh tiga pelajar SMA. Polisi pun menangkap salah satu pelaku atas aksi penganiayaannya yang viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, sekelompok pelajar masih menggunakan pakaian sekolah tengah mengeroyok seorang warga. Terlihat warga tersebut terpojok hingga ke bawah kolong mobil bagian depan, lalu para pelajar itu menginjak dan memukulnya dengan sadis.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di depan Kantor Camat Wolio, Baubau sekitar 13.00 Wita pada Rabu (27/7). Korban merupakan seorang tukang ojek inisial ET (30) yang diduga dikeroyok para pelajar.


"Ya, benar korban sebagai pelapor adalah tukang ojek. Motif pelaku tidak terima kendaraannya yang ditilang didorong warga dan adu mulut dengan korban lalu terjadi pengeroyokan," kata Kapolres Baubau Erwin Pratomo kepada detikcom, Kamis (28/7/2022).

Erwin menjelaskan, awalnya korban tengah menunggu penumpang di depan SMP 18 Baubau, Rabu (27/7). Tidak lama kemudian salah satu pelaku inisial YN ditilang oleh polisi.

"Lalu anggota Lantas meminta warga inisial RI untuk membantu mendorong motor YN usai ditilang," ujar dia.

Setelah membantu polisi, RI kembali ke tempat semula. Namun RI didatangi oleh pelaku YN dan AR hendak dikeroyok RI. Namun korban ET melerai dan menjelaskan bahwa RI hanya diminta polisi membantu mendorong motor.

"Korban datang memisahkan mereka dan mengatakan dia (RI) ini hanya disuruh oleh polisi (mendorong motor)," imbuh Erwin.

Saat melerai tersebut, tiba-tiba YN, AR dan AN (18) beserta teman-temannya mengejar korban hingga ke depan kantor Camat Wolio dan mengerumuni korban. Ketiga pelaku melakukan pengeroyokan terhadap korban.

"Korban dikeroyok dengan dipukul menggunakan batu dan tangan, tapi korban tidak diketahui berapa kali dipukul (pakai batu dan tangan)," tuturnya.

Saat tengah dikeroyok, korban kemudian melarikan diri ke Mapolres Baubau. Korban yang tidak terima lalu melaporkan para pelaku ke polisi.

Polisi lalu mengejar pelaku dan berhasil mengamankan pada Kamis (28/7) sekitar pukul 01.30 Wita di kawasan Tanah Abang Kelurahan Wangkanapi, Kecamatan Wolio.

"Kalau AR yang diamankan ini masih kelas 3 SMA, kalau yang 2 orang belum dipastikan (belum tertangkap)," pungkas Erwin.



Simak Video "Viral Video Pengeroyokan di Semarang, 6 Pelaku Diamankan Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/tau)