Sulawesi Tenggara

Bocah Perempuan di Sultra Disekap 2 Hari-Dicabuli, Pelaku Ditangkap

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Rabu, 25 Mei 2022 14:50 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi kasus pencabulan di Bau-bau, Sultra. (Edi Wahyono)
Bau-bau -

Polisi menangkap pria berinisial L (32) yang tega mencabuli seorang bocah perempuan penyandang disabilitas berinisial ES (14) di Kota Bau-bau, Sulawesi Tenggara (Sultra). Korban bahkan disekap pelaku di sebuah indekos selama 2 hari.

"Korban ini disekap selama 2 hari di kos pelaku, sehingga terjadi pencabulan dan persetubuhan," kata Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo kepada detikcom, Rabu (25/5/2022).

Kasus ini terungkap dari salah satu keluarga korban berinisial M yang melaporkan kabar hilangnya ES usai dibawa lelaki yang tidak diketahui identitasnya pada Jumat (20/5). Apalagi M mengaku sempat menerima kabar dari ES terkait situasinya.


"M (kemudian) menyampaikan kepada neneknya bahwa korban dibawa oleh seorang laki-laki," ujarnya.

Polisi pun melakukan penyelidikan hingga diketahui pelaku berada di salah satu rumah indekos di Kota Baubau. Polisi pun ke TKP hingga pelaku diamankan pada Sabtu (21/5) sekitar pukul 15.30 Wita.

"Setelah itu pelapor bersama Polsek Wolio langsung mendatangi TKP," ujar dia.

Saat tiba di indekos tersebut, polisi mendapati korban hanya menggunakan sarung. Polisi langsung membekuk pelaku dan diamankan di Polsek Wolio Baubau.

"Korban masih bersama dengan pelaku berada di dalam kamar, dimana korban hanya tinggal memakai sarung," sebut Erwin.

Dia menambahkan, korban yang merupakan penyandang disabilitas telah dicabuli oleh pelaku berkali-kali. Korban bahkan mengaku kesakitan bagian paha dan leher atas perbuatan asusila pelaku L.

"Korban mengaku, pelaku sudah mencabulinya dan melakukan persetubuhan secara berulang kali. Korban juga merasa sakit di bagian paha belakang dan ada luka memar di bagian leher," tandas Erwin.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat 1 juncto Pasal 76 D UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.



Simak Video "Aksi Bejat Pria di Palembang: Cabuli Anak Tiri Usai Sahur"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/nvl)