UMI Peringkat 11 PTS di Indonesia Bidang Riset Versi SCImago 2026

Fadi Ilham - detikSulsel
Rabu, 28 Okt 2026 22:22 WIB
Foto: Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar peringkat ke-11 PTS di Indonesia untuk riset versi SCImago 2026. Dokumen Istimewa
Makassar -

Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menempati peringkat ke-11 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia kategori riset berdasarkan SCImago Institutions Rankings (SIR) 2026. Secara global untuk kategori riset, UMI di peringkat ke-3.164.

Data tersebut dipublikasikan melalui kanal Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia. SIR merupakan sistem pemeringkatan internasional yang mengevaluasi perguruan tinggi dan lembaga penelitian.

Rektor UMI Prof Hambali Thalib mengatakan UMI menempati peringkat ke-11 PTS di Indonesia kategori riset atau penelitian versi SIR 2026. Pencapaian tersebut sebagai bentuk komitmen UMI dalam bidang penelitian.

"Masuknya UMI dalam 20 PTS teratas Indonesia pada kategori riset SCImago 2026, dengan posisi ke-11 PTS nasional, menjadi kabar baik bagi keluarga besar universitas, alumni, mahasiswa, dan masyarakat yang selama ini memberikan kepercayaan kepada UMI," kata Prof Hambali dalam keterangannya, Rabu (28/10/2026).

Hambali menuturkan pencapaian tersebut memiliki arti penting, karena kualitas penelitian merupakan bagian utama dari pengembangan perguruan tinggi. Dia pun mendorong penguatan kualitas pendidikan, penelitian, inovasi, dan kontribusi universitas kepada masyarakat.

"Hasil SCImago Institutions Rankings 2026 menjadi salah satu perkembangan positif yang perlu ditindaklanjuti melalui peningkatan mutu penelitian dan perluasan kolaborasi akademik," ujarnya.

Hambali menegaskan publikasi penelitian UMI perlu ditingkatkan bersamaan dengan produktivitas. Dia ingin kerjasama penelitian dengan kampus lain hingga industri juga harus dikembangkan.

"Peningkatan produktivitas publikasi perlu berjalan bersama peningkatan kualitas penelitian, relevansi topik, integritas akademik, dan manfaat hasil riset. Kerja sama penelitian dengan perguruan tinggi, lembaga riset, pemerintah, industri, dan masyarakat juga perlu terus dikembangkan," ucapnya.

Di sisi lain Hambali menyadari posisi UMI dalam pemeringkatan tersebut suatu waktu dapat berubah. Dia pun berharap pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk terus berkembang.

"UMI menyadari bahwa posisi dalam pemeringkatan dapat berubah seiring perkembangan kinerja institusi dan metodologi penilaian. Oleh karena itu, capaian tahun 2026 menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan," paparnya.

Memperkuat UMI sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah

Hambali mengatakan sebagai kampus ilmu dan ibadah, UMI menempatkan pengembangan ilmu pengetahuan sebagai bagian penting dari tanggung jawab pendidikan tinggi. Penguatan penelitian sejalan dengan pelaksanaan Catur Dharma UMI.

Melalui pelaksanaan Catur Dharma, UMI terus diarahkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, menghasilkan penelitian yang relevan, memperluas pengabdian kepada masyarakat, serta membentuk lulusan yang memiliki kompetensi dan karakter yang baik.

"Capaian pada kategori riset menjadi salah satu perkembangan positif dalam mendukung arah tersebut," kata Hambali.

UMI juga mengembangkan transformasi digital melalui UMI Connection menuju Smart Islamic AI-Driven University, dengan orientasi pada peningkatan kualitas layanan, integrasi data, dan penguatan tata kelola universitas.

Pengembangan teknologi dan pemanfaatan data diharapkan semakin mendukung kegiatan akademik, penelitian, pengelolaan institusi, dan pelayanan kepada mahasiswa.



Simak Video "Menikmati Kelezatan Konro Iga Bakar di Restoran Kota Makassar"

(hsr/hsr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork