Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Prof Hambali Thalib melakukan launching Masjid Umar Bin Khattab sekaligus dzikir akbar digelar bersama dengan pimpinan kampus, mahasiswa dan seluruh civitas akademik. Masjid tersebut merupakan ikhtiar untuk memperkuat budaya ibadah dan integritas seluruh unsur UMI.
Kegiatan itu dilakukan di Masjid Umar Bin Khattab tepatnya di dalam kampus UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (9/10/2026). Prof Hambali ingin masjid ini melahirkan generasi yang beriman dan berilmu.
"Dengan mengucapkan alhamdulillah kita bersyukur atas inovasi dan pembangunan Masjid Umar Bin Khattab. Semoga Allah SWT menerima ikhtiar kita dan menjadikan masjid ini tempat lahirnya generasi yang berilmu beriman dan berakhlak," ucap Prof Hambali saat sambutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masjid Umar Bin Khattab ini sebelumnya direnovasi sejak bangunan lamanya difungsikan sejak tahun 1984. Prof Hambali menegaskan, masjid kini telah direnovasi dengan bangunan yang lebih modern sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.
"Masjid ini sudah menjadi bagian perjalanan UMI semenjak tahun 1984. Lebih dari 40 tahun digunakan oleh mahasiswa, dosen dan civitas akademika UMI," ujar Prof Hambali.
"Sekarang kita lihat bangunnya lebih baik dan modern, nyaman dan futuristik. Kita menyesuaikan fasilitasnya dengan kebutuhan mahasiswa sekarang generasi z, sekaligus mempersiapkan diri generasi alfa," lanjutnya.
Peresmian Masjid Umar Bin Khattab di UMI dirangkaikan dengan zikir akbar. (Fadli Ilham/detikSulsel) |
Dia menjelaskan, nama masjid ini diambil dari identitas dan karakter yang melekat dari sahabat Rasulullah SAW. Menurutnya, sosok Umar Bin Khattab memiliki spirit ketegasan hingga keadilan yang patut diteladani.
"Masjid Umar Bin Khatab ini menyandang nama seorang sahabat Rasulullah yang dikenal dengan keberanian, keadilan, ketegasan dan tanggung jawabnya. Nilai-nilai itu kita laksanakan, tegas menjalankan aturan, adil dalam melayani, jujur memegang amanah dan tetap peduli terhadap sesama," imbuhnya.
Dia menegaskan tempat ibadah ini diharapkan tidak hanya ramai saat peresmian. Prof Hambali mengajak seluruh civitas akademika untuk memakmurkan Masjid Umar Bin Khattab.
"Allah Swt mengingatkan kepada kita Al-Qur'an surat At-Taubah bahwa yang memakmurkan masjid Allah adalah orang-orang yang beriman kepadanya. Artinya tugas kita bukan hanya membangun masjid tetapi juga memakmurkannya," tuturnya.
Dia juga mengingatkan Wakil Rektor IV UMI agar memastikan masjid selalu aktif kegiatan ibadah dan pembinaan Al-Qur'an. Prof Hambali mendorong masjid melahirkan pendakwah hingga menjadi tempat diskusi mahasiswa.
"Kita ingin masjid ini melahirkan calon pendakwah yang memahami Islam rahmatan lil 'alamin. Sekaligus menjadi tempat mahasiswa belajar, beribadah, berinteraksi dan membangun karakter," ucap Prof Hambali.
Prof Hambali kembali mengajak seluruh mahasiswa UMI untuk memanfaatkan Masjid Umar Bin Khattab. Peresmian masjid ini menjadi momentum membangun budaya ibadah seluruh civitas akademik.
"Anak-anakku mahasiswa silahkan manfaatkan masjid ini sebaik-baiknya karena fasilitas ini untuk seluruh jemaah UMI. Peresmian masjid ini jadi momentum untuk memperbaiki budaya ibadah dan budaya kerja kita," imbuhnya.

