Sulawesi Tengah

Pemuda Amnesia Korban Gempa Palu 2018 Ingat Rumah dari TikTok

Rangga Musabar - detikSulsel
Sabtu, 24 Okt 2026 10:35 WIB
Foto: Jumaidin, pemuda yang dinyatakan meninggal akibat bencana Palu 2018, tiba-tiba kembali ke kampung halamannya. (dok. istimewa)
Tojo Una-Una -

Kisah haru dialami Jumaidin (26), pemuda asal Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Sulawesi Tengah (Sulteng), yang sempat amnesia atau hilang ingatan selama delapan tahun akibat diterjang bencana gempa dan tsunami Palu pada 2018 silam. Jumaidin akhirnya berhasil mengingat jalan pulang ke rumah keluarganya berkat video di media sosial TikTok.

Pihak keluarga di Desa Bongka Makmur, Kecamatan Tojo, sempat menyangka Jumaidin telah meninggal dunia lantaran tak kunjung ada kabar usai musibah terjadi. Jumaidin lalu tiba-tiba datang ke Desa Bongka Makmur dan menemui keluarganya pada awal Oktober 2026.

"Pertama datang kami tandai dari giginya. Orang-orang memang lihat dia itu, memang itu adiknya kami. Karena kan banyak tanda kalau dia ini memang torang pe (kami punya) adik, begitu. Terus, ada tandanya di tangannya," ujar kakak Jumaidin, Mahania (33) kepada detikcom, Jumat (23/10/2026).

Mahania menceritakan, saat bencana dahsyat menerjang Kota Palu pada 28 September 2018 sore hari, adiknya yang baru lulus sekolah tengah bekerja di sebuah perusahaan pencetakan galon. Kala itu, Jumaidin tertimpa reruntuhan bangunan hingga mengalami luka parah di bagian kepala.

Dalam kondisi kritis dan ketiadaan tim medis di lokasi kejadian, Jumaidin dievakuasi warga ke Kabupaten Morowali. Ia bahkan sempat koma atau tidak sadarkan diri selama satu bulan.

"Dia luka parahnya waktu itu di kepala, makanya dia kayak suka lupa-lupa begitu. Masih belum terlalu sempurna ingatannya tentang masa lalu. Pas sadar di Morowali, dia tidak tahu namanya siapa dan alamatnya di mana," jelas Mahania.

Lantaran amnesia total, warga Morowali yang merawatnya lantas memasukkan Jumaidin ke dalam Kartu Keluarga (KK) mereka serta membantu pembuatan KTP baru agar ia bisa berobat dan bekerja.

Setelah lima tahun menetap di Morowali, Jumaidin memutuskan kembali ke Kota Palu pada 2023 untuk bekerja di industri pengolahan kulit. Di tempat kerja barunya inilah ingatan masa lalunya perlahan membaik secara tak terduga.

Suatu hari saat berselancar di media sosial, sebuah konten video di TikTok menampilkan gambar Jembatan Bongka, jembatan terpanjang di Sulawesi Tengah yang berlokasi di daerah asalnya di Touna.

"Dia lihat di TikTok ada foto Jembatan Bongka. Dia bilang 'Oh Bongka, kayaknya saya familiar sekali dengan nama ini'," kata Mahania menirukan ucapan adiknya.



Simak Video "Asyik Berburu Lobster di Laut Pulau Tinalapu, Sulawesi Tengah"


(ata/asm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork