Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (13/10). Jenazah almarhum Benyamin Noa diangkut menggunakan sepeda motor dari Desa Watukilo, Kecamatan Kulawi Selatan, menuju kampung halamannya di Desa Masewo, Kecamatan Pipikoro.
"Iya benar diangkut pakai motor, diangkut dari Desa Watukilo, Kecamatan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi ke Desa Masewo, Kecamatan Pipikoro," ujar keluarga almarhum, Fadlon Abdoen kepada wartawan, Rabu (14/10/2026).
Fadlon menjelaskan, almarhum sebelumnya menjalani perawatan medis di Rumah Sakit BK Palu akibat penyakit diabetes yang dideritanya. Namun mantan kades itu meninggal dunia pada Selasa (13/10) sekitar pukul 03.00 Wita.
Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah sempat diantar menggunakan mobil ambulans dari Palu menuju rumah kerabatnya di Kulawi Selatan. Namun, pengantaran dengan ambulans hanya bisa dilakukan sampai di titik tersebut karena akses jalan ke tempat tujuan tidak memungkinkan dilewati mobil.
"Memang tidak bisa naik mobil, karena akses jalannya belum memadai untuk mobil. Jalurnya cuma bisa dilalui oleh sepeda motor," kata Fadlon.
Pihak keluarga akhirnya berinisiatif mengangkut jenazah almarhum menggunakan sepeda motor. Jenazah dijemput oleh warga setempat yang sudah terbiasa melintasi dan membawa barang atau penumpang di jalur ekstrem tersebut.
Fadlon menyebut kejadian mengangkut jenazah dengan sepeda motor bukan pertama kalinya terjadi di wilayah tersebut. Sulitnya akses jalan kerap memaksa warga membawa jenazah maupun warga sakit dengan roda dua.
Pihak keluarga dan masyarakat setempat berharap pemerintah daerah segera merealisasikan janji pembangunan dan pelebaran jalan ke wilayah mereka.
"Harapan kami, sebagaimana yang pernah direncanakan oleh Pak Bupati sebelumnya mengenai pelebaran jalan, semoga bisa direalisasikan. Masyarakat sangat berharap jalan tersebut kelak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat untuk mempermudah transportasi warga," pungkasnya.
Dalam rekaman video yang beredar, tampak seorang waga mengenakan jaket merah sedang berisap di atas motornya. Sementara jenazah almarhum tampak diikat di bagian jok belakang sepeda motor dan dibungkus terpal.
Simak Video "Video Kemen PU Minta Maaf soal Viral Surat Bupati Sigi, Pastikan Sudah Diarsipkan"
(asm/sar)