Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan (BBKSDA Sulsel) menutup jalur pendakian Gunung Mambulilling di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Penutupan jalur pendakian Gunung Mambulilling karena adanya kebakaran lahan dan hutan di (Karhutla) di jalur pendakian.
"Kita tutup selama sebulan, sampai 10 November," kata Kepala Bidang KSDA Wilayah I Sulsel, Alam kepada detikcom melalui sambungan telepon, Jumat (9/10/2026).
Gunung Mambulilling berada di Desa Mambulilling, Kecamatan Mamasa, dengan ketinggian sekitar 2.875 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kawasan ini merupakan salah satu tujuan pendakian yang berada di kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Gandang Dewata (TNGGD).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alam mengatakan kebakaran di jalur pendakian terjadi pada Rabu (7/10). Api kemudian berhasil dipadamkan para pendaki asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dengan meminta bantuan BBKSDA dan warga setempat, Kamis (8/10).
"Kawan-kawan pendaki Polman berusaha memadamkan sambil meminta bantuan dari kawan-kawan BBKSDA dan warga setempat. Kemarin jam 12 siang, tanggal 8, apinya berhasil dipadamkan," ungkapnya.
Dia mengungkapkan titik kebakaran ditemukan di sekitar Pos 3 dan Pos 8 jalur pendakian. Total luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 500 meter persegi.
"Informasi pertama itu di Pos 3 bayangan. Ada kawan-kawan pendaki dari Polman pada 7 Oktober. Dipadamkan teman-teman pendaki dari Polman, setelah itu mereka melanjutkan perjalanan. Di Pos 8 ditemukan lagi kebakaran. Luasan area yang terbakar kurang lebih 500 meter persegi," jelasnya.
Terkait penyebab kebakaran, Alam menduga api berasal dari aktivitas pembakaran sampah di jalur pendakian. Namun, pihaknya belum mengetahui siapa yang membakar sampah hingga memicu kebakaran di kawasan konservasi tersebut.
"Orang bakar sampah sebenarnya, tapi kita belum tahu siapa yang membakar karena di jalur pendakian itu ada sampah-sampah orang yang beraktivitas. Itu yang terbakar, diduga dari situ sumbernya. Siapa yang membakar sampah itu kita belum tahu," bebernya.
Alam menegaskan, Gunung Mambulilling merupakan bagian dari kawasan konservasi TNGGD. Dia mengimbau masyarakat dan pendaki agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan tersebut apalagi saat ini kemarau Panjang.
"Kita akan lakukan sosialisasi supaya masyarakat, termasuk pendaki yang beraktivitas di dalam kawasan, berhati-hati. Jangan sembarangan membakar, puntung rokok jangan sembarangan dibuang. Apalagi kondisi iklim sekarang ini, tingkat kerawanannya cukup tinggi. Sekarang sangat rawan," pungkasnya.
