Siap Adu Gagasan, Guru Besar ITB Ismunandar Daftar Pilrek UNM

Siap Adu Gagasan, Guru Besar ITB Ismunandar Daftar Pilrek UNM

Sahrul Alim - detikSulsel
Jumat, 09 Okt 2026 12:30 WIB
Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Ismunandar.
Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Ismunandar. Foto: (Sahrul Alim/detikSulsel)
Makassar -

Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Ismunandar mendaftar sebagai bakal calon rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027-2031. Ismunandar mengaku siap mengikuti proses pemilihan secara demokratis dengan mengedepankan adu gagasan, program, dan kompetensi.

Ismunandar menyerahkan berkas pendaftaran di Gedung Pinisi UNM, Jumat (9/10/2026). Dia diantar oleh sejumlah kolega dan keluarga besarnya yang mendampinginya.

"Ini adalah proses akademik demokratis yang kita berharap adu gagasan, adu program, adu kompetensi," kata Ismunandar kepada wartawan setelah menyerahkan berkas pendaftaran, Jumat (9/10).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ismunandar mengaku merasa terhormat dapat mengikuti proses pemilihan rektor UNM. Dia mengatakan awalnya tidak mengetahui adanya penjaringan sebelum sejumlah koleganya di UNM menghubunginya untuk meminta ikut berkompetisi.

"Tentu ini suatu kehormatan karena ada pihak stakeholder dari UNM yang meminta saya untuk ikut berkompetisi di sini. Bagi saya ini namanya panggilan ya, suatu amanah," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Ismunandar mengakui dirinya memang bukan lulusan UNM, tetapi memiliki kedekatan dengan UNM karena istrinya berasal dari Makassar. Ismunandar menempuh pendidikan kimia di ITB dan melanjutkan program doktor di University of Sydney, Australia.

Dia menyebut kariernya mencakup sejumlah posisi di bidang pendidikan tinggi, riset, diplomasi, hingga kebudayaan. Dia pernah menjabat Direktur Jenderal di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Ismunandar juga pernah di Ristek-BRIN dan menjadi Duta Besar Indonesia untuk UNESCO di Paris. Ismunandar juga pernah bertugas di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura dan Washington DC, Amerika Serikat.

"Kalau terpilih nantinya tentu saja kita bisa tingkatkan lebih besar lagi untuk boost internasional. Karena jaringan internasional tentu sangat penting saat ini," ujarnya.

Dia menilai UNM telah memiliki modal untuk memperluas kiprah internasional, di antaranya program studi yang terakreditasi internasional dan kerja sama riset dengan mitra luar negeri. Ismunandar berharap jaringan yang dimilikinya dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi tersebut.

Selain mendorong daya saing global, Ismunandar juga menyinggung peluang UNM meningkatkan status kelembagaan dari perguruan tinggi berstatus Badan Layanan Umum (BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH). Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan kerja keras bersama dan dukungan pemerintah pusat.

"UNM semakin maju, semakin unggul, dan semakin mandiri. Status BLU saat ini, mudah-mudahan dengan kerja keras kita bersama nantinya dan juga dukungan dari pemerintah pusat tentu saja, bisa meningkat statusnya menjadi status perguruan tinggi yang lebih tinggi lagi," jelasnya.

Diketahui, Ismunandar menjadi pendaftar ketujuh dalam penjaringan bakal calon rektor UNM kali ini. Enam pendaftar sebelumnya yakni Wakil Rektor (Warek) III Arifin Manggau, Eks Warek IV Eko Hadi Sujiono, Warek I Andi Aslinda, guru besar FBS Sukardi Weda dan Dekan FMIPA Suwardi Annas, dan Eks Dekan FIKK Hasmyati.

Ketua Panitia Pilrek UNM Muhammad Idhkam menyebut pendaftaran dijadwalkan ditutup pada hari ini pukul 16.00 Wita. Selanjutnya bakal calon akan menjalani pemeriksaan kesehatan usai berkas pendaftarannya dinyatakan lengkap.

"Hari ini adalah hari terakhir, tanggal 9 Oktober 2026, insyaallah pukul 16.00 sebentar kita akan menutup pendaftaran. Setelah pendaftaran ini, insya Allah pada tahapan berikutnya, kita akan memanggil seluruh calon untuk melengkapi berkas dalam rangka pemeriksaan kesehatan di rumah sakit yang telah ditunjuk oleh panitia," kata Idhkam.



(asm/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads