Wanita Berusia 100 Tahun Ungkap Rahasia Panjang Umur, Simpel Banget!

Wanita Berusia 100 Tahun Ungkap Rahasia Panjang Umur, Simpel Banget!

Tim detikHealth - detikSulsel
Senin, 05 Okt 2026 23:00 WIB
Ilustrasi lansia
Foto: Getty Images/seven
Jakarta -

Menjadi centenarian tentunya menjadi pencapaian tersendiri. Seorang wanita asal Brooklyn, New York, Natalie Groeger menjadi salah satu centenarian dan akan memasuki usia 101 tahun pada Oktober ini.

Dilansir dari detikHealth, Groeger lahir pada 1925. Saat ditanya tentang rahasia umur panjangnya, ia mengaku tidak mengetahui secara faktor pastinya.

Namun, ia membagikan sejumlah kebiasaan yang mungkin berkontribusi pada umur panjangnya. Mulai dari pilihan makanan, aktivitas fisik, hobi, hingga cara menyikapi berbagai persoalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut ini sejumlah kebiasaan yang dilakukan Groeger dan menjadi bagian dari kesehariannya serta penjelasan ilmiahnya.

Makan Makanan Sehat

Groeger terbiasa mengawali pagi dengan sarapan blueberry yang menjadi salah satu buah favoritnya. Menurut ahli gizi Samantha Cassety, buah tersebut memiliki kandungan yang dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2 yang lebih rendah, serta peningkatan kinerja kognitif.

ADVERTISEMENT

Selain blueberry, Groeger juga menyukai buah lainnya seperti apel dan alpukat. Apel memiliki manfaat untuk kesehatan jantung, diabetes, kanker, kesehatan usus, penurunan berat badan, dan peradangan.

Sedangkan manfaat alpukat menurut penelitian dikaitkan dengan kesehatan jantung, kulit, serta pengelolaan berat badan. Meskipun makanan yang dikonsumsi setiap hari terlihat seperti makanan diet, tetapi Groeger mengaku tidak menerapkan pola diet tertentu.

"Pada dasarnya saya makan apa saja." kata Greoger.

Menikmati Makanan

Menjaga pola makan bukan berarti Groeger menghindari semua makanan yang dianggap kurang sehat. Ia masih menikmati cokelat, terutama cokelat hitam karena menganggapnya sebagai cokelat paling sehat.

Cokelat hitam kaya akan senyawa organik yang aktif secara biologis dan berfungsi sebagai antioksidan. Senyawa seperti polifenol, epikatekin, katekin, dan procyanidin oligomerik dalam cokelat hitam membantu tubuh melawan radikal bebas yang bisa menyebabkan stres oksidatif dan meningkatkan risiko terkena penyakit.

Groeger juga masih mengonsumsi bacon meski menyadari makanan tersebut bukan pilihan yang paling sehat. Dalam kesehariannya, ia terbiasa menyantap dua telur goreng setengah matang bersama bacon dan muffin saat sarapan.

"Saya suka bacon, seharusnya saya tidak makan bacon, tapi saya memakannya." kata Greoger.

Berdansa

Aktivitas fisik juga menjadi bagian dari keseharian Groeger. Setiap minggu setelah sarapan, wanita berusia 100 tahun itu terbiasa memutar piringan hitam dan berdansa bersama suaminya.

Kecintaannya terhadap dansa bahkan sudah ada sejak ia masih muda. Saat berusia 20 tahun, Groeger pernah menari di Brooklyn Academy of Music.

"Dulu saya merasa seperti penari Rockette karena kaki saya terangkat setinggi itu. Tapi saya tidak bisa melakukannya lagi." Kini ia memang tidak lagi bergerak seperti dahulu. Namun, Groeger masih mengikuti irama musik melalui tarian kursi.

Dikutip dari laman MedlinePlus, menari ialah menggabungkan latihan aerobik dan beban. Ketika menari, seseorang akan mendapat banyak manfaat kesehatan fisik dan mental, seperti otot yang lebih kuat, jantung yang lebih sehat, keseimbangan dan koordinasi yang lebih baik, tulang yang lebih kuat, hingga memori dan suasana hati yang lebih baik.

Lakukan Berbagai Hobi

Groger juga memiliki kebiasaan melakukan berbagai kegiatan yang disukainya. Salah satunya adalah merajut yang sudah dipelajarinya sejak masih kecil dari sang ibu.

Selama bertahun-tahun, ia telah membuat berbagai kerajinan seperti selimut, topi, dan sweater. Dia berhenti beberapa tahun lalu karena ada masalah pada tangannya.

Kegiatan seperti kerajinan tangan tidak hanya menjadi aktivitas untuk mengisi waktu luang tetapi juga memiliki manfaat bagi kesehatan mental. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Sage Journals pada tahun 2020, dengan sebagian besar responden wanita 41-60 tahun mengungkapkan bahwa merajut bisa berperan dalam meningkat suasana hati.

Jangan Terlalu Menganggap Serius Semua Hal

Orang bisa mengalami stress, namun kemampuan untuk mengelola stress tersebut bisa menjadi salah satu faktor penentu umur panjang. Salah satu hal yang menurut Groeger membuat hidupnya lebih mudah adalah tidak terlalu memikirkan berbagai masalah yang datang.

Ia mengaku bukan tipe orang yang banyak membicarakan persoalan yang dihadapinya. Groeger justru mengaku memilih untuk menjalani hidup dengan bahagia, banyak tertawa, dan suka bercanda.

Hal ini juga sejalan dengan sebuah studi yang dipublikasikan di BMJ Open pada tahun 2020 mengungkap, stress berat justru dapat memperpendek harapan hidup hampir tiga tahun.

Memiliki Sikap Optimis

Selain berusaha tidak larut dalam masalah, Groeger juga dikenal sebagai sosok yang optimistis. Ia percaya bahwa segala sesuatu pada akhirnya akan berjalan dengan baik meskipun pernah melewati masa-masa sulit dalam hidup.

Sikap tersebut sejalan dengan sebuah studi yang dipublikasikan di PNAS pada tahun 2019. Studi tersebut menemukan bahwa, orang dengan tingkat optimisme lebih tinggi memiliki peluang lebih besar untuk bertahap hidup hingga usia 85 tahun dibandingkan dengan mereka yang memiliki tingkat optimisme yang rendah.

Bagi Groeger, umur panjang bukan hanya tentang makanan atau aktivitas fisik. Menikmati hidup, tetap melakukan hal yang disukai, mengelola masalah, dan mempertahankan pandangan positif juga menjadi bagian dari kesehariannya.

Nah, demikianlah rahasia panjang umur ala wanita 100 tahun dari Brooklyn. Apakah detikers terinspirasi hidup seperti itu juga?



(alk/alk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads