4 Warga Terjebak Karhutla di Mamasa Saat Padamkan Api

4 Warga Terjebak Karhutla di Mamasa Saat Padamkan Api

Abdy Febriady - detikSulsel
Sabtu, 03 Okt 2026 14:00 WIB
Karhutla di Mamasa.
Karhutla di Mamasa. Foto: (dok. istimewa)
Mamasa -

Empat warga dievakuasi petugas gabungan lantaran terjebak di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Keempat warga itu sebelumnya mencoba memadamkan kobaran api yang mendekati salah satu bangunan sekolah.

"Jadi empat warga tersebut awalnya melakukan upaya pemadaman secara manual terhadap bangunan sekolah yang di atas bukit yang akan terbakar," kata Kepala Pelaksana BPBD Polman, Alfredi kepada wartawan, Sabtu (3/10/2026).

Karhutla itu terjadi di Dusun Pa'to, Desa Rambu Saratu, Kecamatan Mamasa, Jumat (2/10) sekira pukul 15.45 Wita. Keempat korban masing-masing bernama Demianus 44 (44), Semuel (53), Bonga Lagi (64), dan Abner (34).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat mencoba padamkan api di sekitar sekolah, nahas mereka tidak bisa keluar karena api semakin besar mengelilingi sekolah," terangnya.

Keberadaan korban diketahui petugas saat mendengar suara teriakan warga meminta pertolongan. Keempat korban dipastikan dalam kondisi baik-baik saja.

ADVERTISEMENT

"Sehingga mereka berteriak dan minta tolong, dengan perjuangan TIM maka semua warga yang terkepung api masih dapat dievakuasi," terang Alfredi.

Sementara Kasi Humas Polres Mamasa Iptu Andi Panaungi menuturkan, area yang terbakar merupakan lahan non produktif seluas 5 hectare yang berada di perbukitan.

"Titik api berada di area perbukitan berupa lahan non-produktif seluas kurang lebih lima hektare yang ditumbuhi semak belukar dan pohon pinus," tuturnya.

Dia menduga karhutla disebabkan kelalaian warga saat membuka lahan dengan cara dibakar.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kelalaian warga dalam membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar," pungkasnya.



(asm/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads