Sialnya Pawang Malah Digigit Saat Evakuasi Ular Piton di Sultra

Sulawesi Tenggara

Sialnya Pawang Malah Digigit Saat Evakuasi Ular Piton di Sultra

Tim detikcom - detikSulsel
Jumat, 18 Sep 2026 08:30 WIB
Penampakan ular piton gigit pawang di Buton Tengah.
Foto: Penampakan ular piton gigit pawang di Buton Tengah. (dok. istimewa)
Buton Tengah -

Nasib apes menimpa seorang pawang bernama Sunaria (53) saat hendak mengevakuasi ular piton di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra). Sunaria malah digigit ular tersebut hingga dilarikan ke puskesmas untuk mendapat perawatan.

Insiden pawang digigit ular terjadi di kawasan gua Desa Wakambangura, Kecamatan Mawasangka, Buton Tengah, Selasa (15/9/2026) sore. Aksi pawang ular itu terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.

Dari video beredar, Sunaria bersama warga menarik ular yang berada di tebing mulut gua. Mereka menarik hewan melata tersebut dari atas tebing menggunakan tali dan kayu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sunaria langsung sigap meraih kepala ular piton yang terjatuh, namun tangan sang pawang justru digigit. Warga pun berusaha membantu melepaskan gigitan ular.

Serangan ular membuat Sunaria terpaksa dirawat ke puskesmas. Sementara ular piton ular itu diamankan dan digotong oleh warga keluar dari area gua.

ADVERTISEMENT

"Banyak luka yang kami tangani, (pawang mengalami luka akibat gigitan ular) di bagian tangannya," ujar perawat Puskesmas Wakambangura, Wa Ode Sauhari kepada detikcom, Kamis (17/9).

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Buton Tengah, Moh Asman Bahara mengaku prihatin atas kejadian yang dialami korban. Dia berharap korban segera pulih.

"Prinsipnya kami prihatin terhadap warga yang digigit ular. Semoga baik-baik saja dan saya juga berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," beber Asman.

Asman mengimbau warga agar tidak menangani satwa liar secara mandiri. Dia menyarankan agar penanganan ular diserahkan ke instansi terkait.

"Saran saya sebaiknya hindari atau jaga jarak dan lakukan penanganan bersama. Segera hubungi petugas Damkar, petugas penyelamat satwa liar, atau dilakukan evakuasi secara bersama," ujarnya.

Senada, Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Buton Tengah, Hermansyah meminta warga melapor ketika menemukan ular. Dia mengaku memiliki tim berkompeten untuk membantu mengevakuasi satwa liar berbahaya.

"Kami berharap jika ada warga yang menemukan ular yang bisa mengancam diri kita, maka baiknya minta bantuan kepada pihak-pihak yang bisa mengamankannya," pungkas Hermansyah.



(sar/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads