Penampakan Ular Piton Gigit Pawang Saat Dievakuasi di Sultra

Penampakan Ular Piton Gigit Pawang Saat Dievakuasi di Sultra

Irwan Mubaraq - detikSulsel
Kamis, 17 Sep 2026 18:06 WIB
Penampakan ular piton gigit pawang di Buton Tengah.
Penampakan ular piton gigit pawang di Buton Tengah. Foto: (dok. istimewa)
Buton Tengah -

Pawang ular di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), digigit saat hendak mengevakuasi ular piton hingga dilarikan ke puskesmas. Ular tersebut langsung ditangkap warga setelah gigitannya terlepas.

Dalam foto diterima detikcom, ular tersebut telah ditangkap dengan kondisi kepala diikat. Ular yang belum diketahui ukurannya itu tampak cukup besar.

Proses evakuasi berlangsung sulit karena kondisi di lokasi yang didominasi bebatuan karena berada di pinggir gua. Tampak pula dua orang pria sedang menggotong ular tersebut pada bagian kepala dan perut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara dalam video beredar, ular dievakuasi dari tebing di pinggir gua. Proses evakuasi disaksikan banyak warga dari jarak yang tidak begitu jauh.

Diketahui, insiden pawang digigit ular terjadi di Desa Wakambangura, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Selasa (15/9) sore. Korban yang mengalami luka langsung dievakuasi ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

"Banyak luka yang kami tangani. Di bagian tangannya," ujar perawat Puskesmas Wakambangura, Wa Ode Sauhari kepada detikcom, Kamis (17/9/2026).

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buton Tengah, Moh. Asman Bahara tidak menampik insiden tersebut. Dia mengaku prihatin atas kejadian yang dialami korban.

"Prinsipnya kami prihatin terhadap warga yang digigit ular. Semoga baik-baik saja dan saya juga berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," tegasnya.

Oleh karena itu, dia mengimbau warga agar tidak sembarang dalam penanganan satwa liar. Dia berharap warga menyerahkan hal tersebut kepada pihak berwenang yang memiliki keahlian.

"Saran saya sebaiknya hindari atau jaga jarak dan lakukan penanganan bersama. Segera hubungi petugas Damkar, petugas penyelamat satwa liar, atau dilakukan evakuasi secara bersama. Hindari penanganan mandiri," ujar Asman.



(asm/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads