Seorang pria diduga pawang ular di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara (Sultra), digigit ular piton yang hendak dievakuasi di sebuah gua. Korban mengalami luka pada tangannya dan dilarikan ke puskesmas.
"Banyak luka yang kami tangani. Di bagian tangannya," ujar perawat Puskesmas Wakambangura, Wa Ode Sauhari kepada detikcom, Kamis (17/9/2026).
Insiden pawang digigit ular terjadi di Desa Wakambangura, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Selasa (15/9) sore. Korban yang mengalami luka langsung dievakuasi ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buton Tengah, Moh. Asman Bahara tidak menampik insiden tersebut. Dia mengaku prihatin atas kejadian yang dialami korban.
"Prinsipnya kami prihatin terhadap warga yang digigit ular. Semoga baik-baik saja dan saya juga berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," tegasnya.
Oleh karena itu, dia mengimbau warga agar tidak sembarang dalam penanganan satwa liar. Dia berharap warga menyerahkan hal tersebut kepada pihak berwenang yang memiliki keahlian.
"Saran saya sebaiknya hindari atau jaga jarak dan lakukan penanganan bersama. Segera hubungi petugas Damkar, petugas penyelamat satwa liar, atau dilakukan evakuasi secara bersama. Hindari penanganan mandiri," ujar Asman.
Senada, Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Buton Tengah, Hermansya juga meminta warga tidak sembarangan mengevakuasi ular. Dia menegaskan pihaknya siap membantu jika mendapat laporan dari warga.
"Kami berharap jika ada warga yang menemukan ular yang bisa mengancam diri kita, maka baiknya minta bantuan kepada pihak-pihak yang bisa mengamankannya. Dalam hal ini kami dari Pemadam Kebakaran juga siap membantu," jelasnya.
