Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang di Anak Krakatau dari Gowa

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Kamis, 17 Sep 2026 21:47 WIB
Jurnalis dan polisi di Gowa menggelar doa bersama untuk lima jurnalis hilang saat meliput Anak Gunung Krakatau. Foto: dok. istimewa
Gowa -

Jurnalis dan polisi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar doa bersama dan menyalakan lilin untuk lima jurnalis yang hilang saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Anak Gunung Krakatau di Perairan Selat Sunda. Aksi tersebut juga diwarnai pemasangan poster bergambar kelima jurnalis yang hingga kini belum ditemukan.

Aksi menyalakan lilin dan pemasangan poster itu berlangsung di Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Kamis (17/9/2026) malam. Aksi tersebut digelar setelah operasi pencarian dan pertolongan terhadap lima jurnalis, dua anak buah kapal (ABK), dan satu pemandu, resmi dihentikan.

"Tidak ada berita seharga nyawa. Ini bagian refleksi teman-teman, bisa mawas diri dulu dan utamakan safety jurnalis. Jangan utamakan berita demi kepentingan publik, karena harus utamakan keselamatan diri karena ada keluarga yang menunggu di rumah," ujar Ketua IJTI Pengda Sulsel, Andi Muhammad Sardi.

Sardi mengatakan penghentian operasi SAR tidak membuat pihaknya berhenti berharap kelima jurnalis tersebut dapat ditemukan. Dia juga mengajak semua pihak terus mendoakan dan membantu keluarga korban.

"Pencarian ditutup, namun kita tidak berhenti berharap rekan kita ditemukan," katanya.

Sardi berharap dengan doa ini dapat membantu secara spiritual agar kelima jurnalis yang hilang dapat ditemukan. Keluarga korban juga diharapkan bisa berbesar hati menerima hasil dari operasi SAR tersebut.

"Minimal kita membantu dan berdoa, kita bantu keluarga untuk berbesar hati karena profesi kita rawan dan selalu menjadi garda terdepan setiap ada peristiwa," tutur Sardi.

Sementara itu, Kapolresta Gowa Kombes M Yusuf menyampaikan rasa haru saat mengikuti doa bersama untuk para jurnalis dan awak kapal yang hilang.

"Saya merasa sangat terhormat dan bangga diiringi rasa haru mendalam kita bisa hadir bersama, menyatukan hati dengan nuansa kebatinan untuk mendoakan saudara kita yang gugur pada saat pelaksanaan tugas. Insyaallah saudara kita yang mendahului kita diberikan tempat terbaik di Allah, diampuni dosa-dosanya," kata Kombes Yusuf.

Yusuf juga mengajak insan pers dan kepolisian terus bersinergi dan berkolaborasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

"Kerja jurnalis tidak ada waktu, tetapi setiap waktu ini memerlukan effort yang lebih untuk menyampaikan pesan ke masyarakat, khususnya di Kabupaten Gowa dan nasional pada umumnya. Ini bukan pekerjaan ringan," pungkas Yusuf.



Simak Video "Video: Keluarga Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Ikut Melakukan Pencarian"

(hsr/ata)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork