Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Pacu Inovasi Pengelolaan Sampah

Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Pacu Inovasi Pengelolaan Sampah

Tim detikSulsel - detikSulsel
Kamis, 17 Sep 2026 21:38 WIB
Plt Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri, Bachril Bakri.
Foto: Plt Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri, Bachril Bakri. (dok. detikcom)
Makassar -

Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi menjadi momentum untuk memacu keberlanjutan pembangunan daerah dan mendorong kesejahteraan masyarakat. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai pembina daerah bakal memberikan penghargaan kepada instansi yang sukses melahirkan inovasi dalam mewujudkan tujuan tersebut.

Pembangunan daerah menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang semakin baik. Keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan pelayanan publik yang merata dan berkualitas.

Kemendagri memiliki peran strategis untuk terus mendorong inovasi, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mempercepat implementasi berbagai program prioritas nasional di seluruh pelosok negeri. Inovasi menjadi penting karena setiap daerah memiliki tantangan dan potensi yang berbeda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemerintah daerah berkewajiban untuk melahirkan inovasi demi mendorong kesejahteraan masyarakat," tegas Pelaksana tugas (Plt) Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri, Bachril Bakri kepada detikcom, Kamis (17/9/2026).

Pemerintah daerah perlu mengembangkan solusi yang tidak hanya efektif, tetapi juga dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Salah satu agenda yang menjadi perhatian utama adalah pengelolaan sampah dan mewujudkan lingkungan yang asri.

ADVERTISEMENT

Kinerja pemerintah daerah dalam kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri menjadi salah satu penilaian dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi. Kategori ini menjadi pembuktian bagi pemda dalam mengelola sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

"Indikator penilaian dalam ajang ini melibatkan dari kementerian dan lembaga terkait. Sebagai contoh, kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri ini melibatkan Kementerian Lingkungan Hidup," tutur Bachril.

Kendati begitu pengelolaan lingkungan tidak hanya berbicara soal kebersihan. Sampah juga perlu ditangani sejak dari sumbernya hingga proses pengolahan, antara lain melalui prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) dan pengolahan sampah menjadi energi.

Pada akhirnya, Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 tidak hanya menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong kompetisi sehat antardaerah. Dengan mengangkat kinerja terbaik di bidang pengelolaan sampah dan lingkungan asri, ajang ini diharapkan dapat memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

"Penghargaan ini menunjukkan bahwa terdapat pemerintah daerah yang mempunyai kinerja yang baik dalam pelayanan publik dan berupaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat," ucap Bachril.

Saksikan rangkaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang akan digelar pada Jumat, 18 September 2026, pukul 19.00 Wita. Ajang ini dapat diikuti masyarakat melalui siaran langsung atau live streaming di detikcom dan detikSulsel.

"Kemendagri bekerja sama dengan detikcom karena merupakan media digital yang memiliki jaringan pembaca yang luas. Kerja sama dengan media ini diharapkan dapat menyebar luaskan keberhasilan beberapa Pemda dalam beberapa bidang penilaian penghargaan yang merupakan pelayanan dasar, serta dalam bidang pengelolaan lingkungan hidup yang asri dan berkelanjutan," jelasnya.



(sar/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads