Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman membuka acara Musyawarah Nasional (Munas) ke-VIII Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI). Menteri Agama Nasaruddin Umar turut hadir sekaligus memimpin doa dalam memulai acara.
Pembukaan Munas ke-VIII PSMTI digelar di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta, pada Jumat (4/9/2026) malam. Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat, tokoh nasional dan lebih dari 700 orang peserta dari jajaran pimpinan dewan, pengurus pusat, serta para ketua pengurus daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan doa dari Menteri Agama Nasaruddin Umar. Kemudian dilanjutkan sambutan dari Ketua Umum PSMTI Pusat Wilianto Tanta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Umum PSMTI Pusat Wilianto Tanta dalam membawakan sambutan di pembukaan Munas VIII PSMTI. Foto: Abadi Tamrin/detikcom |
Wilianto Tanta mengatakan, Munas VIII menjadi kesempatan bagi organisasi untuk memperkuat komunikasi antara pengurus pusat dan daerah sekaligus melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi.
"PSMTI hadir sebagai rumah besar yang senantiasa menjaga toleransi, merawat kebhinekaan dan berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional. Munas VIII ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja serta menyerap masukan konstruktif dari seluruh pengurus dan anggota di daerah," kata Wilianto.
Menurut dia, konsolidasi organisasi diharapkan dapat memperkuat keberadaan PSMTI dalam menjalankan kegiatan sosial serta memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.
"Memperkuat keberadaan PSMTI dalam menjalankan kegiatan sosial serta memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat," tambahnya.
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman kemudian membuka acara Munas ke-VIII PSMTI. Dudung mengapresiasi PSMTI mitra strategis pemerintah dalam visi menuju Indonesia Emas.
"Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, jajaran Kantor Staf Kepresidenan (KSP), serta Dewan Pelindung PSMTI Pusat, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas penyelenggaraan Munas VIII ini. Agenda ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan momentum strategis untuk mempererat silaturahmi, menyatukan visi, dan mempertegas komitmen kebangsaan PSMTI sebagai mitra strategis pemerintah dalam merawat kohesi social," kata Dudung dalam sambutannya.
Dihadiri Perwakilan dari 30 Provinsi
Sementara itu, Ketua Panitia Munas VIII PSMTI Peng Suyoto menyebut rangkaian kegiatan diikuti utusan dari berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, terdapat perwakilan dari 30 provinsi dan 310 kabupaten/kota yang mengikuti rangkaian agenda tersebut.
"Rangkaian tiga hari ini tersusun padat dan inklusif, mulai dari Rapimnas di Equity Tower, Munas VIII di RedTop Hotel, hingga aksi kemanusiaan Charity Walk di Bundaran HI bersama Gubernur DKI Jakarta," ujar Peng.
Sebagai penutup, PSMTI akan menggelar Charity Walk bertajuk "Gerak Bersama PSMTI" pada Minggu (6/9) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta.
Kegiatan jalan sehat dan aksi sosial tersebut dijadwalkan dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersama jajaran pemerintah daerah serta masyarakat umum. Melalui rangkaian Munas VIII, PSMTI menempatkan konsolidasi organisasi dan kegiatan sosial sebagai bagian dari upaya memperkuat peran komunitas dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

