Pidato Kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia (RI) menjadi salah satu agenda penting menjelang peringatan Hari Kemerdekaan. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026, sekaligus menyampaikan Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya.
Tahun ini, penyampaian pidato tersebut dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) di Gedung Nusantara, Kompleks MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan berbagai hal terkait perjalanan pemerintahan, capaian pembangunan, kebijakan pemerintah, serta sejumlah isu yang menjadi perhatian nasional.
Nah, untuk lebih lengkapnya, di bawah ini detikSulsel menyajikan isi pidato kenegaraan Presiden Prabowo dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia serta link download-nya. Yuk, simak selengkapnya!
Pidato Presiden Prabowo pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita sekalian,
Syalom,
Om swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam kebajikan,
Rahayu-rahayu.
Yang saya hormati Wakil Presiden Republik Indonesia Saudara Gibran Rakabuming Raka beserta Ibu Selvi Gibran Rakabuming Raka.
Yang saya hormati Presiden ke-7 Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo,
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Bapak H. Muhammad Yusuf Kalla,
Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Budiono,
Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia, Bapak KH. Profesor Ma'ruf Amin,
Istri Presiden ke-4 Republik Indonesia, Ibu Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid,
Istri Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Ibu Soraya Hamzah Haz.
Para Pimpinan Lembaga Tinggi Negara, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Saudara Ahmad Muzani, beserta para mantan ketua, para wakil ketua dan anggota MPR RI,
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Saudari Puan Maharani, beserta para mantan ketua, para wakil ketua dan para anggota DPR RI yang saya hormati,
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Saudara Sultan Bakhtiar Najamudin, beserta para mantan ketua, para wakil ketua dan para anggota DPD RI.
Yang saya hormati Ketua Mahkamah Agung, Profesor Sunarto,
Ketua Mahkamah Konstitusi, Saudara Suhartoyo,
Ketua Komisi Yudisial, Saudara Abdul Khair Ramadan,
Ketua Badan Pemeriksa Keuangan, Saudari Isma Yatun,
Para mnteri koordinator, para menteri, para kepala badan, para penasihat khusus presiden, jaksa agung, kapolri, panglima TNI, kepala BIN dan kepala staf angkatan, serta seluruh anggota Kabinet Merah Putih yang saya banggakan.
Yang terhormat para pimpinan partai politik,
Ketua PDI Perjuangan, diwakilkan Saudari Puan Maharani,
Ketua Umum Partai Golongan Karya, Saudara Bahlil Lahadalia,
Partai Gerindra, saya sendiri, tapi juga hadir Ketua Harian, Profesor Sufmi Dasco Ahmad,
Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Saudara Zulkifli Hasan,
Ketua Umum Partai Demokrat, Saudara Agus Harimurti Yudhoyono,
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Saudara Abdul Muhaimin Iskandar,
Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Saudara Al Muzzammil Yusuf.
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat, Saudara Surya Dharma Paloh,
Para duta besar negara sahabat yang hadir.
Yang saya hormati para kepala daerah, para gubernur, para bupati/wali kota, di mana pun engkau berada.
Rekan-rekan pers media yang hadir,
Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air,
Seluruh rakyat Indonesia yang saya cintai,
di mana pun engkau berada.
Pertama-tama, sebagai insan yang bertakwa. Marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur kehadiran Tuhan Yang Maha Besar. Tuhan Yang Maha Esa, Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Bagi umat Islam, atas segala rahmat dan karunia-Nya yang diberikan kepada kita. Atas kesehatan nafas yang masih kita nikmati. Atas perdamaian yang diberikan kepada negara dan bangsa kita di tengah dunia yang penuh peperangan, pertikaian, konflik, dan ketidakpastian. Atas rahmat Ilahi hari ini, kita dapat hadir pada Sidang Tahunan MPR-RI dan Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI tahun 2026 dalam keadaan sehat tidak kekurangan apapun dan dengan penuh semangat cinta tanah air.
Pagi ini, saya kembali berdiri di aula yang terhormat ini. Di aula yang sama tempat saya telah ucapkan sumpah sebagai Presiden Republik Indonesia, dan Saudara Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia, pada hari itu 20 Oktober 2024 di hadapan Majelis Terhormat, di hadapan seluruh rakyat Indonesia, dan yang paling penting di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Saya telah bersumpah akan menjalankan kepemimpinan negara dan bangsa dengan tulus dan jujur. Mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia termasuk mereka yang tidak memilih saya. Untuk menunaikan janji-janji yang saya telah ucapkan, dan menunaikan sumpah saya sebagai Presiden Republik Indonesia.
Saya telah memimpin pemerintahan negara kesatuan Republik Indonesia selama 21 bulan, dengan 4 pedoman utama. Pertama, kami bekerja untuk menjaga dan melaksanakan perintah-perintah Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Kedua, kami bekerja untuk menjaga, menjalankan, dan melindungi kepentingan inti nasional yang vital. The core and vital national interest. Hal ini termasuk menjaga dan mengelola dengan sebaik-baiknya kekayaan bangsa Indonesia. Agar dapat sepenuhnya dimanfaatkan untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia. Ketiga, kami bekerja untuk mengatasi kesulitan rakyat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.Keempat, dalam bekerja, kami selalu berorientasi kepada kepentingan rakyat dan kepentingan anak-anak mereka dan cucu-cucu mereka.
Hari ini, 21 bulan sejak sumpah itu saya ucapkan, saya kembali ke hadapan majelis ini. Saya kembali untuk menyampaikan apa yang telah kita kerjakan, apa yang mulai kita lihat hasil-hasilnya, dan apa yang masih harus kita selesaikan. Saya belum bisa mengatakan bahwa seluruh persoalan bangsa telah selesai, atau bahwa seluruh janji yang saya ucapkan telah tertunaikan. Belum. Tetapi dalam waktu kurang dari dua tahun, kita telah buktikan bahwa dengan keberanian mengambil keputusan, dengan kerja keras didasari oleh hati yang tulus, kehendak yang jelas, orientasi kepada rakyat, dan dengan gotong-royong seluruh unsur bangsa, masalah-masalah yang selama puluhan tahun dianggap sangat rumit, atau terlalu rumit, dapat kita mulai selesaikan.
Saya tidak mengatakan selesai, saya mengatakan kita mulai selesaikan. Dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah-masalah negara. Sebagian masalah-masalah itu telah berpuluh tahun tidak bisa kita selesaikan.
Artinya kita bisa mengatakan bahwa kita telah putuskan satu kebijakan transformatif setiap lima hari. Demikian kerasnya menteri-menteri saya dan pembantu-pembantu saya telah bekerja. Beberapa di antara mereka terpaksa masuk rumah sakit. Ada yang pingsan, ada yang operasi. Banyak yang kecapekan. Saya berjanji kepada mereka bahwa dalam sisa masa jabatan saya ini, saya akan memberi lebih banyak waktu istirahat untuk mereka. Dan mereka menjawab, "janji tinggal janji".
Demikian bukti kesungguhan dari pemerintah yang saya pimpin. Menurut pembantu-pembantu saya, dalam kalender saya tidak ada hari merah. Yang ingin saya sampaikan, kita menerima amanah itu dengan penuh kehormatan. Tugas dari rakyat adalah kehormatan yang mulia bagi kita. Karena itu kita akan bekerja dengan sekeras-kerasnya. Kita akan habis-habisan bekerja untuk rakyat dan bangsa kita. Dan karena kebijakan-kebijakan kita dan kerja keras kita, swasembada pangan yang dahulu kita targetkan tercapai dalam empat tahun, ternyata berhasil kita capai dalam waktu satu tahun di tengah dunia sekarang yang sangat khawatir terhadap kelaparan massal akibat kesulitan pangan dan cuaca yang tidak menentu.
Kita, alhamdulillah, dapat saya laporkan di majelis ini soal pangan, soal makanan untuk rakyat Indonesia, kita berada dalam keadaan aman. Dan kita akan mampu menghadapi tantangan-tantangan, termasuk tantangan elnino, yang katanya tahun ini elnino-nya akan berarti elnino yang paling dahsyat. Kita telah mencapai itu dengan keberanian menghadapi masalah. 145 aturan penyaluran pupuk telah kita hilangkan. Harga pupuk berhasil kita turunkan 20%. Hal ini terjadi pertama kali dalam sejarah negara kesatuan Republik Indonesia.
Pertama kali harga pupuk dapat kita turunkan kepada rakyat. Tetapi pada saat yang bersamaan harga turun, tapi volume ketersediaan pupuk bertambah untuk rakyat kita, sehingga rakyat kita sekarang mudah mendapatkan pupuk. Dan karena itulah produksi meningkat, dan karena itulah juga kita lebih cepat swasembada pangan, dan pada saat yang bersamaan, keuntungan PT Pupuk Indonesia, perusahaan negara BUMN, keuntungannya naik 252,8%.
Harga pupuk turun, volume bertambah, tapi keuntungan bagi PT Pupuk Indonesia naik 252,8%. Ini adalah akibat kerja tim yang membantu saya, Menteri Pertanian dengan seluruh jajarannya, para penyuluh pertanian, didukung oleh banyak Kementerian lain, didukung oleh Pemda, didukung oleh TNI dan Polri, semuanya ini dengan semangat gotong royong kita telah mencapai suatu prestasi yang diakui oleh dunia. Karena itu, tahun ini kita sudah swasembada delapan komoditas pangan. Kita telah swasembada beras, swasembada jagung, swasembada gula, konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.
Saudara-saudara,
Kita masih belum swasembada daging. Itu akan kita kerjakan yang Insya Allah bisa kita capai dalam 5 sampai 6 tahun ke depan. Janji swasembada energi sekarang sudah mulai kita wujudkan dengan pertama kali swasembada BBM jenis solar. Kita berhasil produksi diesel dengan B50 dari kelapa sawit, sehingga mulai tahun ini, mulai 1 Juli 2026, kita tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri. Dan kita berhasil menghemat devisa Rp170 triliun, sekitar USD9,5 miliar, yang tidak lagi harus kita kirim ke luar negeri.
Saudara-saudara sekalian,
Janji makanan bergizi, bantuan sosial, dan hilirisasi tidak lagi menjadi rencana di atas kertas. Semuanya telah berjalan dan manfaatnya mulai dirasakan rakyat. Sekali lagi, ini bukan alasan untuk kita berpuas diri. Ini adalah rangsangan untuk kita bekerja lebih keras lagi. Karena kita sadari kemerdekaan bukan hanya apa yang kita proklamasikan. Kemerdekaan adalah apa yang dapat dirasakan oleh rakyat.
81 tahun yang lalu, para pendiri bangsa mewariskan kepada kita sebuah negara dan sebuah cita-cita. Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Indonesia yang kekayaannya harus dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dan tidak boleh hanya dinikmati oleh segelintir orang saja.
Saya tidak menerima mandat dari rakyat untuk menjelaskan mengapa masalah tidak dapat diselesaikan. Saya menerima mandat dari rakyat justru untuk menyelesaikan masalah-masalah dan mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat. Kami memilih mengambil keputusan yang sulit pada hari ini daripada mewariskan masalah yang lebih berat lagi dan lebih rumit lagi kepada generasi-generasi penerus kita.
Saudara-saudara sekalian,
Pembangunan bangsa bukan pekerjaan Presiden seorang diri, bukan pekerjaan hanya pemerintah. Republik ini dibangun oleh kerja sama seluruh lembaga negara, pemerintah pusat dan daerah, serta seluruh elemen dari masyarakat, seluruh rakyat Indonesia.
Saudara-saudara,
MPR RI terus menjalankan perannya sebagai rumah kebangsaan, memperkuat literasi konstitusi, merawat Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Demokrasi tidak boleh berhenti pada prosedur pemilihan. Demokrasi harus memenuhi hak dasar rakyat dan berpegang kepada semua pasal-pasal di Undang-undang Dasar kita.
DPR-RI bersama pemerintah telah menyelesaikan dan mengundangkan 13 rancangan undang-undang sampai bulan Juli 2026. Salah satunya adalah Undang-undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga. Pengakuan bahwa setiap pekerjaan memiliki nilai martabat dan setiap pekerja berhak untuk memperoleh perlindungan.
DPD-RI telah menghimpun 10.883 aspirasi dari 38 provinsi dan membawanya ke dalam dialog bersama pemerintah, dalam hal ini Bappenas dan kementerian-kementerian lainnya sebagai masukan bagi rencana kerja pemerintah 2027. DPD juga terus memperjuangkan Rancangan Undang-undang Daerah Kepulauan yang kini sudah masuk pembahasan tripartit bersama DPR dan pemerintah. Insya Allah akan selesai.
Mahkamah Agung pada tahun 2025 menangani 38.148 perkara dan berhasil memutuskan 37.973 perkara. Dengan demikian, produktivitasnya adalah 99,54%. Sebanyak 96,74% perkara diselesaikan dalam waktu kurang dari 3 bulan. Ini adalah capaian ketepatan waktu tertinggi sepanjang sejarah Mahkamah Agung. Kita beri penghargaan kepada Ketua Mahkamah Agung dan jajarannya.
Sesungguhnya, keadilan yang terlambat adalah ketidakadilan yang dipanjangkan. Mahkamah Konstitusi sepanjang 2025 telah menangani 701 perkara dan permohonan, termasuk 334 perselisihan hasil pemilihan kepala daerah. Sebanyak 598 perkara dan permohonan telah diputus. Sampai dengan 23 Juli 2026, 84,51% permohonan ke MK diajukan secara daring, yaitu online, sehingga warga dari Aceh sampai Papua tidak harus selalu datang ke Jakarta.
BPK menjaga agar setiap rupiah uang rakyat digunakan dengan benar dan tepat. Sepanjang 2025, rekomendasi hasil pemeriksaan BPK telah menghasilkan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp112 triliun. Kepercayaan dunia kepada auditor Indonesia juga meningkat. BPK terpilih menjadi Ketua International Organization of Supreme Audit Institutions (INTOSAI) periode 2028-2031, dan juga terpilih menjadi United Nations Board of Auditors periode 2026-2032.
Komisi Yudisial pada Januari sampai Juni 2026 menerima 1.402 laporan masyarakat dan 622 permohonan pemantauan persidangan. Komisi Yudisial telah mengusulkan sanksi kepada 121 hakim yang terbukti melanggar kode etik, termasuk 14 sanksi sedang dan 17 sanksi berat. Kita harus menjaga supremasi hukum dan kemandirian hakim. Pemerintah terus berusaha untuk meningkatkan taraf hidup hakim, tapi kemandirian tidak berarti tanpa akuntabilitas hakim.
Saudara-saudara,
Mengenai masalah hakim, pemerintah telah berhasil menaikkan remunerasi hakim. Untuk hakim-hakim yang paling junior, penghasilan mereka telah naik 280%, tertinggi dalam beberapa dasawarsa. Sekarang penghasilan hakim-hakim kita, terutama yang junior, berada di atas rata-rata ASEAN. Bahkan Ketua Mahkamah Agung telah melaporkan kepada saya bahwa penghasilan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia sekarang lebih tinggi dari penghasilan Ketua Mahkamah Agung Singapura. Beliau yang lapor kepada saya.
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,
Kita harus memperkuat yudikatif kita. Kita harus memperkuat lembaga-lembaga yudikatif karena para hakim, mahkamah-mahkamah kita adalah benteng terakhir keadilan, adalah benteng terakhir dimana rakyat menuntut, berharap bisa mendapat keadilan. Bahwa supremasi hukum dan keadilan tidak hanya untuk orang yang kuat, tapi rakyat kita yang paling tidak berdaya harus bisa mendapat keadilan di mahkamah-mahkamah kita, di pengadilan-pengadilan kita.
Saudara-saudara sekalian,
Kita mengetahui dunia sedang menghadapi konflik geopolitik, perang dagang, perang terbuka di Eropa, di Timur Tengah, dan berbagai tempat lain di dunia. Seluruh dunia mengalami gangguan rantai pasok dan tekanan ekonomi. Dalam keadaan seperti ini, Indonesia harus semakin mampu berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita harus bisa mandiri. Kita tidak boleh tergantung pasokan-pasokan dari luar. Karena kalau situasi tiba-tiba berubah ke arah yang lebih jelek, kita tetap harus survive.
Alhamdulillah, karena kerja keras kita, karena kepercayaan rakyat kepada pemerintah, di tengah ketidakpastian global, investasi tetap tumbuh. Sepanjang 2025, realisasi investasi mencapai Rp1.931 triliun dan telah menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja.
Pada semester pertama 2026 ini saja, realisasi investasi mencapai Rp1.010 triliun dan telah menciptakan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja. Ekonomi kita pada kuartal pertama tahun 2026 tumbuh 5,61%, dan pada semester pertama tahun 2026 tumbuh 5,45%. Ini adalah pertumbuhan kuartal pertama dan pertumbuhan semester pertama tertinggi dalam 13 tahun terakhir ini.
Dengan kebijakan-kebijakan yang tepat, yang rasional, yang menggunakan akal sehat, saya yakin pertumbuhan ekonomi kita di akhir tahun ini bisa mencapai angka 6%. Tetapi, saya tegaskan di hadapan majelis ini, bagi saya, pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Tujuan kita adalah kesejahteraan rakyat kita. Pertumbuhan tinggi tidak bisa dinikmati oleh rakyat kita kebanyakan, tidak bermanfaat bagi kita.
Setiap rupiah investasi harus menciptakan pekerjaan, harus menghasilkan perbaikan kualitas hidup rakyat kita, terutama rakyat kita yang paling bawah. Itulah orientasi pemerintah yang saya pimpin. Kita tidak boleh meninggalkan mereka yang tidak berdaya, kita tidak boleh membiarkan kelaparan ada di bumi Indonesia. Republik Indonesia, anggota G20, tidak pantas masih ada rakyat kita yang lapar.
Saudara-saudara sekalian,
Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu memberi makan rakyatnya sendiri. Ketika kami menerima mandat, petani masih menghadapi pupuk yang sulit diperoleh, harga gabah yang jatuh setiap saat panen, aturan yang berbelit-belit. Kita harus berani menghadapi kesulitan dan masalah ini. Dengan demikian, walaupun kita tidak menyalahkan siapapun, kita melangkah dengan mencari solusi.
Birokrasi tidak boleh menghambat keputusan yang baik. Kita harus mengakui masalah bangsa kita adalah, antara lain, masalah birokrasi yang berbelit-belit, birokrasi yang tidak bekerja dengan efisien. Para birokrat yang sering menggunakan jabatan dan wewenangnya untuk memperkaya diri, memperkaya keluarganya, dan memperkaya kelompoknya. Ini harus kita berantas. Bukan kita tutup-tutupi.
Era sekarang era digital, era informasi. Tidak ada gunanya kita tutup-tutupi, justru kita harus selesaikan masalah ini dan ini memerlukan persatuan di antara semua pemimpin dan kelompok politik. Karena birokrasi yang tidak efisien, birokrasi yang korup akan menghancurkan suatu bangsa.
Negara harus memudahkan rakyat, bukan mempersulit. Dan kalau saya bicara, saya tidak hanya bicara pemerintah pusat, justru saya bicara juga kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten. Tanya rakyat, dengarkan suara rakyat. Mereka yang pertama akan menyampaikan bahwa sering program-program tidak sampai ke rakyat.
Saudara-saudara,
Hari ini hadir di tengah-tengah kita, kita mengundang Saudara Joko Purnomo. Bapak Joko ini Ketua Kelompok Tani dari Desa Purwosari, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pak Joko telah 20 tahun bertani dengan air, teknologi, dan pupuk yang telah disediakan oleh pemerintah. Ia sekarang mampu panen tiga kali setahun dengan produktivitas sampai 9 ton padi per hektar. Penurunan harga pupuk 20% ikut memangkas biaya produksinya. Mana Pak Joko? Kita tepuk tangan untuk Pak Joko sebagai wakil dari para petani Indonesia, para pahlawan bangsa, produsen pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kita boleh punya tentara yang paling hebat, boleh punya pesawat terbang yang canggih, kalau tidak ada makan, saya kira bangsa ini berhenti saja sebagai bangsa. Kerja keras petani, penyuluh, pemerintah daerah saya katakan, semua unsur, TNI-Polri, terima kasih, koperasi, BUMN Pangan. Terima kasih atas kerja sama dan gotong royong Saudara-Saudara. Kita telah menghasilkan capaian yang besar dan kita kadang-kadang harus menyadari bahwa kita, bangsa kita mampu mencapai hal-hal yang besar dan jangan kita selalu rendah diri, jangan selalu kita kalah sebelum bertarung.
Saudara-saudara sekalian,
Dalam 1 tahun terakhir ini, Indonesia mencapai swasembada 8 komoditas pangan. Dengan demikian, kita menyadari bahwa capaian kita cukup membanggakan. Kita masih belum swasembada bawang putih. Kita berjuang agar dalam 3 tahun kita bisa mencapai swasembada bawang putih. Yang saya sebut tadi, daging masih belum. Daging sapi yang belum. Daging kerbau juga belum.Tetapi daging ayam sudah. Pada dasarnya sebetulnya untuk protein, sebenarnya kita sudah swasembada, yaitu protein dari ikan, protein dari telur, protein dari daging ayam.
Saudara-saudara,
Di hari ini tadi sudah saya menyampaikan penghargaan khusus kepada mereka-mereka yang telah bekerja keras sehingga kita bisa mencapai swasembada pangan ini.
Saudara-saudara,
Selain itu, kita juga telah berhasil mencapai capaian-capaian yang berarti di sektor-sektor lain. Kita di bidang perikanan, kita sedang membangun Kampung Nelayan Merah Putih yang akan dilengkapi pelabuhan, dermaga, tempat pelelangan ikan, penyimpanan ruang dingin (cold storage), bengkel, pengolahan hasil laut, perumahan, dan fasilitas sosial.
Hari ini 100 kampung nelayan telah kita bangun. Target kita 1.386 kampung nelayan akan berdiri dan berfungsi pada akhir Desember 2026. Laut Indonesia harus menjadi sumber kemakmuran nelayan Indonesia. Nilai perikanan kita setiap tahun adalah sekitar USD 34 miliar. Baru hanya mungkin 5% yang dapat kita nikmati. Sisanya diambil oleh kapal-kapal negara lain tanpa izin kita. Bayangkan berapa nilai yang kita hilang tiap hari, tiap malam. Kita juga harus membangun armada kapal ikan yang modern. Kita butuh belasan ribu kapal. Ini tantangan berat, tapi kita harus mulai. Pada tahun 2027 yang akan datang kita targetkan kita akan mulai membangun 1.582 kapal ikan modern.
Saudara-saudara sekalian,
Juga tadi kita sudah singgung. Dalam rangka memperkuat ekonomi rakyat dari bawah, kita juga membangun koperasi-koperasi Desa Merah Putih. Hari ini kita telah berhasil mendirikan dan mengoperasikan 10.000 Koperasi Merah Putih, 3.300 di antaranya operasi secara optimal. Target kita akhir tahun 2026 harus 30.000 Koperasi Merah Putih berdiri dan beroperasi dengan baik.
Saudara-saudara sekalian,
Dengan Koperasi Merah Putih ini, untuk pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, dari sejak kita menerima kedaulatan, untuk pertama kali negara akan menguasai rantai pasok sendiri, sehingga tidak bisa kita dipermainkan oleh saudagar-saudagar yang hendak mempermainkan pasar. Kita tidak anti-pasar. Tidak bisa kita anti-pasar. Ekonomi adalah didasarkan atas bergeraknya pasar. Tapi pasar bisa dimanipulasi, pasar bisa dirusak, pasar bisa diatur oleh mereka yang menguasai modal besar. Karena itu, rakyat kita harus kita bantu, kita harus organisir, kita harus berdayakan melalui koperasi. Koperasi yang dibantu, koperasi yang diperkuat, koperasi yang diberdayakan.
Saudara-saudara sekalian,
Semua barang-barang subsidi akan disalurkan melalui Koperasi Merah Putih, sehingga barang-barang subsidi tidak boleh dan tidak bisa diperdagangkan. Subsidi adalah uang rakyat. Barang yang disubsidi oleh uang rakyat untuk rakyat, dan bukan dagangan.
Saudara-saudara,
BUMN adalah milik seluruh rakyat Indonesia. BUMN-BUMN tidak boleh milik direksi, bukan milik komisaris, bukan pula sumber dana bagi penguasa. Ketika kita bentuk Danantara, yaitu adalah sovereign wealth fund kita, kita menemukan bahwa ada 1.074 BUMN. Dan BUMN-BUMN itu ada yang punya anak perusahaan, dan ada yang punya cucu perusahaan, bahkan ada yang punya cicit perusahaan. Ini luar biasa. Saya mengira BUMN itu adalah 300 atau 400. 1.074. Dan BUMN-BUMN ini kadang-kadang bekerja seenaknya, tidak bertanggung jawab kepada bangsa, kepada negara, pemerintah tidak dianggap.
Saya tidak paham bagaimana bisa terjadi seperti ini. Mungkin harus kita bentuk suatu pengadilan ad hoc khusus untuk kita usut, untuk kita usut pengurus-pengurus direksi 30 tahun ke belakang, mungkin. Tapi saya juga akan menghadapi majelis. Saya akan menghadapi DPR. Saya akan minta kalau perlu kita memberi juga peluang. Semacam amnesti khusus. Untuk mereka yang tobat, mereka yang sadar, mereka yang mengakui. Ini saya serahkan kepada wakil-wakil rakyat untuk memutuskan. Kalau saya laporkan semuanya, saya takut rakyat kita marah semuanya, Tuan-Tuan.
Saudara-saudara,
Terlalu banyak BUMN yang tidak produktif. Rugi terus. Laporkannya untung. Ngarang saja itu. Kita kena masalah, karena banyak perusahaan-perusahaan asing juga kerja sama dengan BUMN kita. Jadi, kita harus menghilangkan permainan-permainan ini. Tapi, saya dengan bangga hari ini saya melaporkan kepada majelis yang terhormat, hari ini kita telah menutup 290 BUMN. Pada 31 Desember 2026, kita targetkan hanya akan memiliki paling banyak 300 BUMN. 750 BUMN lebih akan kita tutup. Hanya yang produktif, hanya yang menciptakan nilai tambah untuk rakyat yang akan kita pertahankan. Ini mungkin adalah restrukturisasi korporasi terbesar di dunia. Dengan perampingan jumlah BUMN, hari ini saja kita telah menghemat biaya overhead sekitar 50 triliun rupiah. Hanya dari gaji direksi, komisaris, sewa gedung, sewa mobil, perjalanan dinas, bla-bla-bla-bla, kita sudah menghemat 50 triliun rupiah lebih. Target kita, 31 Desember, target kita, kita harus menghemat 70 triliun lebih.
Saudara-saudara sekalian,
Kita bisa bayangkan dengan 50 triliun, berapa Puskesmas bisa kita perbaiki? Berapa sekolah bisa kita renovasi? Berapa rumah untuk rakyat bisa kita berikan?
Jadi, Saudara-saudara sekalian,
Untuk itu saya memberi penghargaan khusus kepada pimpinan dari Danantara dengan seluruh timnya, seluruh jaringannya. Silakan berdiri. Kita tepuk tangan. Juga tim pertanian, tim ekonomi, saya minta berdiri semua. Saya minta majelis memberi penghargaan ke mereka, tim ekonomi juga yang Menteri Keuangan, Menteri Ekon. Kalau Menteri Keuangan senyum, saya merasa aman. Tapi kalau saya umumkan subsidi ditambah, mengkerut beliau.
Saudara-saudara,
Akhir tahun lalu kita telah tutup 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung. 1.000 tambang ilegal. Saya telah minta Panglima TNI dan Kapolri untuk usut. Masa 1.000 tambang pejabat TNI dan pejabat Kapolri tidak tahu. Kapolri dan Panglima TNI, ya, usut! Untuk apa negara kasih pangkat, kasih jabatan mereka-mereka kalau tidak bisa tertibkan ini. Saya bicara atas nama rakyat Indonesia. Ini wakil-wakil rakyat semua di sini. Pemimpin yang baik, komandan yang baik adalah yang berani menertibkan anak buahnya sendiri. Kadang-kadang kita sedih, anak buah yang kita sayang, yang baru saja kita beri bintang, naikin pangkat, harus kita tindak. Tapi demi rakyat, demi negara, demi bangsa, harus kita lakukan.
Saya sadar, saya disumpah di sini. Saya tidak bisa mengizinkan perasaan saya menentukan kebijakan saya. Saya harus menentukan kebijakan saya atas dasar kepentingan rakyat Indonesia. Karena itu, saya minta benar-benar, Panglima TNI dan Kapolri, usut. Tidak mungkin 1.000 tambang berjalan ilegal tanpa pejabat kepolisian dan pejabat polisi. Tapi Menteri Keuangan, usut Bea Cukai juga! Iya, kan? Bakamla, tugasmu jaga itu penyelundupan. Kenapa masih banyak penyelundupan di situ?
Saudara-saudara,
Ya, enggak ada masalah. Kita bukan, kita justru menantang mereka berbuat yang terbaik, ya. Mereka itu anak-anak kita. Tapi harus kita berani, tegakkan kebenaran. Rakyat kita sekarang tidak mau terima ketidakadilan, tidak mau melihat lagi penyelewengan. Mereka bukan bodoh, mereka pintar. Mereka, orang yang paling rendah, paling tidak berdaya, sudah punya gadget-gadget semua.
Saudara-saudara,
Bayangkan dalam 6 bulan tahun 2026 ini, PT Timah telah mencapai keuntungan Rp2,7 triliun, 9 kali lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Saudara-saudara sekalian. Artinya naik 900%. Dalam 6 bulan, naik keuntungan 900%. Karena PT Timah adalah Tbk. PT Timah valuasinya sekarang naik 280% di bulan Agustus 2026 dibanding Agustus 2025 yang lalu.
Saudara-saudara,
Mungkin yang punya saham di PT Timah berarti kekayaannya naik 300%. Sayang, Kepala BP, Pak Danantara, tidak memberi proyeksi kepada kita. Kalau enggak, kita borong-borong itu saham PT Timah.
Pembenahan BUMN kita lakukan secara besar-besaran. Di 6 bulan pertama tahun 2026 ini, untung bersih PT Semen Indonesia naik 408,9%. 400%. Untung bersih PT Pupuk Indonesia naik 252,8%. Untung bersih PT Pertamina naik 86%. Untung bersih Pegadaian naik 84,4%.
Saudara-saudara,
Untung bersih Pelindo naik 60,4%, dan untung bersih PTPN naik 54,4%. Garuda Indonesia yang hampir dipailitkan, yang pesawatnya adalah puluhan pesawat di-grounded tidak bisa mereka perbaiki, kini kita berhasil reaktivasi pesawat-pesawat yang grounded. Per bulan Juni 2026, total pesawat yang berhasil kita reaktivasi bertambah 20 pesawat sehingga menjadi 104 pesawat. Garuda Indonesia yang sudah sekian tahun rugi, sekarang sudah ada harapan untuk kembali untung. Kalau kemarin tidak terjadi perang di Timur Tengah, sesungguhnya bulan Juli ini Indonesia sudah untung. Kita sekarang berharap di awal tahun 2027 mereka sudah mulai untung.
Saudara-saudara,
Saya juga ingatkan di sini bahwa kita tidak mau toleransi dengan permainan angka, dengan laporan palsu. Kita harus dapat angka-angka yang benar, angka yang tepat, walaupun kadang-kadang pahit. Kita telah mengoreksi laporan keuntungan dari banyak BUMN. Setelah kita koreksi, hasil BUMN tahun 2024 menjadi Rp186 triliun. Dividen BUMN di tahun 2024 adalah Rp85,5 triliun. Karena perbaikan-perbaikan yang kita kerjakan, pada tahun 2025 keuntungan BUMN mencapai Rp326 triliun. Naik 75,3% dari 2024. Rp326 triliun ini adalah keuntungan tanpa permainan angka. Dividen BUMN yang disetor tahun 2025 mencapai Rp142,3 triliun. Naik 67% dari tahun 2024.
Namun, tentu lebih tepat angka dividen BUMN dilihat secara net dengan penanaman modal negara, atau PMN yang diberikan dari APBN ke BUMN pada tahun yang sama. Pada tahun 2024, dividen BUMN dikurangi PMN adalah Rp53 triliun. Tahun 2025, dividen BUMN dikurangi PMN adalah Rp138 triliun, naik 160%. Dividen BUMN di tahun 2026 ini diproyeksikan kembali naik sampai dengan Rp200 triliun. Tanpa ada PMN. Artinya, dari 2024 ke 2026 naik dari Rp53 triliun ke Rp200 triliun. Atau bisa dikatakan 4 kali lebih besar. 400% meningkatnya tanpa PMN.
Ini membuktikan dengan manajemen yang akal sehat, dengan niat tidak menipu, keberhasilan kita bisa datang dengan sangat cepat. Sekali lagi, saya apresiasi manajemen dan pimpinan Danantara. Saya kira pantas pimpinan Danantara nanti mendapat bintang kehormatan yang pantas di suasana hari kemerdekaan ini. Apakah majelis menyetujui? Pantas tidak mereka menerima tanda kehormatan? Pantas tidak? Keuntungan BUMN sekarang digunakan untuk mempercepat upaya hilirisasi kita.
Dengan Danantara kita sudah groundbreaking 13 proyek hilirisasi pada tanggal 6 Februari 2026, dan 13 lagi proyek hilirisasi pada tanggal 29 April 2026. Proyek-proyek seperti pengolahan batubara menjadi DME, menggantikan LPG. Hilirisasi tembaga dan emas. Pengolahan garam industri. Smelter alumina menjadi aluminium. Menghasilkan puluhan ribu lapangan kerja. Belum lagi proyek-proyek waste to energy yang telah juga kita mulai. Keuntungan BUMN juga sekarang kita gunakan untuk mempercepat upaya downstreaming kita dengan juga upstreaming.
Kita juga akan membeli perusahaan-perusahaan terbaik di dunia. Untuk kita bisa dapat teknologinya. Kita bisa dapat IP-IPnya. Kita bisa dapat manajemen yang terbaik. Kita bisa dapat pasarnya. Kita bisa dapat pengalaman mereka. Sehingga nanti ekonomi kita akan kuat.
Saudara-saudara,
Sebagai contoh untuk meningkatkan hasil daging kita, kita perlu sapi yang banyak. Dengan itu kita bisa mendapatkan teknologi kloning.
Dengan kloning, kita bisa memperbanyak kita punya ternak. Kita juga telah membangun Bank Emas Indonesia. Kita ingin emas Indonesia tidak hanya ditambang di negeri ini, tapi disimpan, diperdagangkan, dan diberi nilai tambah di negeri orang lain. Hari ini dengan adanya bank emas yang baru beroperasi satu tahun. Bank emas kita di Pegadaian dan di Bank Syariah Indonesia sudah mengelola 153 ton emas. Dengan nilai sekitar Rp360 triliun, atau sekitar USD 20 miliar. Kekayaan Indonesia harus memperkuat tabungan, pembiayaan, dan perekonomian Indonesia.
Memang kopi Indonesia yang terbaik. Daerah-daerah penghasil kopi pastinya mendukung saya. Tenang saja, pemilu masih lama. Ini banyak yang calon-calon.
Kita juga membenahi ekspor komunitas strategis. Sebelumnya, minyak mentah sawit Indonesia dijual di pelabuhan Indonesia. Dijual sekitar Rp15 ribu per kilogram. Sementara harga di Bursa Rotterdam, Belanda, harganya Rp27 ribu per kilogram. Padahal di Belanda satu hektar pun enggak ada kebun kelapa sawit. Artinya, sesungguhnya kita telah hilang 50% nilai komoditas kita. Karena itu, pada tanggal 20 Mei 2026, Hari Kebangkitan Nasional kita, di aula terhormat ini, di hadapan majelis terhormat ini, saya telah mengumumkan pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia atau PT DSI sebagai pintu tunggal processing ekspor komunitas milik Indonesia. Saya ulangi, processing-nya bukan bahwa satu PT yang akan menguasai komunitas dan mengekspor. Tidak.
Tapi sekarang kita bisa monitor berapa yang muat di atas kapal, berapa ton, berapa yang dilaporkan di atas kertas, berapa yang sampai ke tujuan ekspor. Kita tidak ingin laporan yang satu berbeda dengan laporan di negara tujuan. Sejak mulai beroperasi pada tanggal 1 Juni 2026, hanya dengan tiga komoditas, batu bara, kelapa sawit, dan besi baja/fero.
Dalam waktu dua bulan tiga belas hari, DSI sekarang telah mengelola devisa ekspor senilai USD 14 miliar dari hanya tiga komoditas strategis. Lebih dari enam ribu transaksi ekspor tiga komoditas tersebut telah dimonitor oleh DSI. DSI telah menemukan potensi tambahan lima miliar dolar hanya dari perbedaan dan penyesuaian harga. Dari pembayaran devisa hasil ekspor. Bayangkan kalau dalam waktu yang akan datang, semua komoditas ekspor kita akan dimonitor dan dikelola oleh DSI. Berapa peningkatan hasilnya akan masuk negara.
Saudara sekalian,
DSI akan meningkatkan pengawasan meliputi 50 pelabuhan di 25 provinsi. Dan, sebagaimana saya katakan, DSI akan mengelola semua komoditas ekspor strategis kita, tidak hanya tiga. Kita tidak ingin lagi bangsa Indonesia dicurangi. Kekayaan Indonesia tidak boleh memperkaya segelintir orang dan meninggalkan rakyat kita hidup susah. Ini bukan saja tidak adil, ini bukan sikap negara yang pandai. Barang kita milik kita, orang lain yang tentukan harganya.
Saudara-saudara,
Ini melanggar prinsip-prinsip ekonomi, melanggar prinsip pasar. Dan, pihak-pihak rating agencies, bahkan banyak lembaga-lembaga keuangan, menilai bahwa DSI adalah langkah positif bagi rakyat Indonesia. Mereka yang mengatakan, bukan kita. Mereka yang mengatakan. Kita menghargai semua masukan, tapi kalau kita yakin kita berada di jalan yang benar, kita terus akan kerja. Kita tidak mau dibuat rapor oleh bangsa lain. Tapi, kita terbuka untuk masukan.
Sidang majelis yang saya hormati, saudara-saudara sekalian,
Kekuatan ekonomi Indonesia berada di desa. Pada petani kita, nelayan kita, pedagang kita, pengrajin kita, perempuan kita, kepala keluarga kita, dan anak-anak muda kita yang membangun usaha di kampung-kampung mereka sendiri. Kita ingat, waktu krisis 98, krisis moneter, bank-bank besar tutup, perusahaan-perusahaan besar bangkrut, banyak yang jual, tapi ekonomi desa, ekonomi kerakyatan justru tetap kuat kokoh. Yang menyelamat kita justru adalah UMKM dan ekonomi kerakyatan. Karena itu, konektivitas antara desa harus baik.
Tahun ini, kita telah menyelesaikan 2.500 jembatan desa yang dibangun oleh TNI dan 874 jembatan desa yang dibangun oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Target kita pada akhir tahun ini, selesai 5.000 lebih jembatan desa. Tidak boleh lagi ada anak-anak kita yang harus bertarung nyawa hanya untuk menyeberang sungai untuk ke sekolah karena tidak ada jembatan. Berangkat ke sekolah harus berjalan berjam-jam. Berangkat basah, di kelas basah, pulang basah. Tidak boleh terjadi. Kita berharap para gubernur, para bupati, para camat, para kepala desa, semuanya mengecek desa-desanya di mana lagi dibutuhkan jembatan desa, laporkan. Kalau gubernur, bupati, kepala desa tidak bisa mengatasi, pemerintah pusat akan turun dan mengawasi. Kita akan tidak akan membiarkan rakyat kita terlantar. Juga ibu-ibu kita dan petani-petani kita berjam-jam menuju pasar mereka, Kita mencari dan membangun juga titik-titik air bersih untuk desa kita. Banyak rakyat kita yang tidak punya akses ke air-air bersih, mereka harus berjalan bersusah payah, beribu-ribu kilo untuk mengambil dua jerigen bersih. Untuk minum, untuk mandi, untuk wudhu, belum lagi air untuk ternak mereka, air untuk tanaman mereka. Tahun ini, di 8 bulan pertama di 2026. kita sudah membangun 3.000 titik air desa yang dibangun oleh TNI, terima kasih TNI.
Tadi saya sudah singgung kita membangun Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai pusat ekonomi rakyat, tadi saya singgung per hari ini sudah 10.000 koperasi sudah beroperasi, 3.300 koperasi telah beroperasi secara optimal, sisanya masih menghadapi masa masa penyesuaian. Operasional optimal tandanya semua sarana sudah ada, listrik, air, dan semua berjalan, stok bisa dimonitor oleh sistem digital terpusat.
Koperasi sudah bisa menjadi offtaker, koperasi jadi pembeli hasil pertanian dan perikanan setempat. Koperasi sudah punya angkutannya sendiri. Ini juga saya kira pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, bahwa koperasi diorganisir, dibantu, dan dilengkapi dengan angkutannya sendiri. Tidak ada lagi nanti panen yang rusak karena tidak ada yang mau beli, karena tidak ada truk yang bisa mengambil panen tersebut. Mangga yang rusak, rambutan yang rusak, tomat yang rusak, wortel yang rusak. Insyaallah, ini bisa kita bantu rakyat kita secara optimal.
Target kita 30.000 koperasi beroperasi secara optimal pada akhir 2026. Ini target. Kita cantumkan target kita tinggi. Kita ingat kata-kata Bung Karno, "Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Kalau kau tidak berhasil, minimal kau jatuh di antara bintang-bintang," Saudara-saudara sekalian! Target harus tinggi, bekerja keras, Insyaallah sampai. Kalau saya taruh target 12.000, nanti sampainya 11.000. Kalau nanti 30.000 sampainya 29.000, ini prestasi.
Saudara-saudara, kekuatan ekonomi saya sebut ada di UMKM. Kita juga telah mengatur pembagian hasil yang lebih adil bagi pengemudi-pengemudi ojek online dan aplikator. Tadinya pengemudi ojol hanya dapat 80% dari upaya kerja mereka, karena aplikator minta 20%. Tapi dengan rekomendasi pemerintah. Saya enggak mau sebut intervensi, saya pakai istilah rekomendasi, tapi sebetulnya agak intervensi juga itu. Para pengemudi sekarang mendapatkan 92% dari jerih payah mereka. Banyak pengemudi melaporkan penghasilan mereka naik signifikan. Ada yang naik dua kali, bahkan ada yang mengatakan dia naik tiga kali, saudara-saudara.
Saudara-saudara sekalian,
Kita juga menggerakkan ekonomi hijau. Sistem Registri Unit Karbon untuk pertama kali kita berlakukan di Indonesia. Bursa nilai ekonomi karbon telah kita dirikan dan telah berjalan dengan mengadopsi standar karbon dunia. Hutan yang kita jaga, hutan lindung, semua hutan, artinya emisi karbon kita kurangi. Untuk itu, bangsa-bangsa yang mengeluarkan emisi yang besar, dia bersedia bayar ke kita. Inilah, Saudara-saudara, ekonomi hijau harus memberi manfaat kepada rakyat kita. Kita bangun, tapi harus menciptakan nilai tambah bagi rakyat kita.
Saudara-saudara sekalian,
Pembangunan yang paling menentukan masa depan adalah pembangunan manusia. Kita memulai dari hal yang paling dasar yaitu gizi. Tidak boleh ada anak-anak kita belajar dalam keadaan lapar. Tidak ada anak yang dapat belajar dengan baik apabila ia lapar. Mungkin sebagian di antara kita tidak akan pernah melihat atau merasakan anak-anak yang tidak makan pada pagi hari. Tapi itulah kenyataan yang kita hadapi. Kita laksanakan program MBG ini untuk mengatasi itu. Untuk mengatasi stunting yang masih dialami oleh anak-anak kita di beberapa tempat setinggi 25%. Anak-anak kita, satu dari empat anak Indonesia ada yang mengalami stunting. Sel otak tidak berkembang dengan baik, sel otot tidak berkembang dengan baik, sel tulang tidak berkembang dengan baik.
Saudara-saudara sekalian,
Untuk jadi buruh pelabuhan saja, ia mungkin tidak akan sanggup. Untuk jadi petani, buruh tani saja, mungkin dia juga tidak akan sanggup. Kita tidak boleh menerima satu dari empat anak Indonesia mengalami stunting. Kita tidak boleh menerima itu! Dan karena itu, saya bertekad teruskan program MBG, tapi dengan perbaikan, dengan efisiensi. Saya menilai, mereka yang mau korupsi dari makan untuk anak-anak ini, ini adalah orang-orang biadab! Ini adalah orang-orang yang tidak pantas kita hormati! Menurut saya ini sudah sama sekali tidak ada nilai kemanusiaan.
Hari ini hadir bersama kita, Christina Beno, siswi kelas 6 sekolah dasar dari Merauke, Papua Selatan. Christina! Terima kasih. Pertama kali kamu hadir di MPR ini. Satu saat mungkin kamu duduk di atas ini. Sekarang sudah ada Menteri ESDM dari Papua. Kita tidak tahu satu saat anak Papua akan memimpin negeri ini, kita tidak tahu. MBG telah membantu Christina menjadi lebih bugar, lebih fokus, dan lebih rajin hadir di sekolah. Bagi sebagian orang, satu piring makanan terlihat biasa atau sederhana. Bagi Christina, dan sekarang sudah puluhan juta penerima MBG, setiap hari sekolah, satu piring makanan adalah tenaga untuk belajar. Protein untuk tumbuh badan yang sehat, sel otak yang sehat, sel tulang yang sehat, sel otot yang sehat.
Mereka dapat belajar dan mereka dapat berkembang sebagai anak Indonesia yang sehat dan cerdas. Mereka kini punya masa depan yang lebih baik. Mari kita tepuk tangan untuk Christina dan semua anak Indonesia! Semua ibu-ibu yang sedang hamil, dan semua orang tua lanjut usia. Negara tidak akan tinggalkan kalian semua. Negara bersamamu. Negara akan hadir bersamamu. Itu janji kita semua di majelis ini.
Memberi makan bergizi saja, kita sadar tidak cukup. Anak-anak kita harus memperoleh pendidikan yang baik. Karena itu kita jalankan program perbaikan sekolah terbesar dalam sejarah kita. Sampai tahun ini, kita telah perbaiki lebih dari 71.744 sekolah. Tahun lalu 17.000, tahun ini 71.000 lebih. Tahun depan target kita 100.000. Tahun 2028, 100.000. Tahun 2029 semua sekolah di Indonesia SD, SMP, SMA, SMK, termasuk di pesantren-pesantren, harus kita selesai renovasi. Bahkan di pulau yang paling terluar, yang paling terpencil, Pulau Miangas, kita sudah perbaiki sekolah di Miangas. Dan kita akan perbaiki puskesmas di situ. Sekarang sudah ada satgas khusus untuk pulau-pulau terluar dan terpencil. Di Sabang, di pulau paling barat Indonesia, di Merauke, dan di seluruh Indonesia.
Kita juga telah membagikan layar pintar interaktif, ya, interactive flat panel untuk semua sekolah di Indonesia. Tahun lalu kita berhasil membagikan satu layar setiap sekolah. Desember 31 kita akan membagikan tambahan tiga layar setiap sekolah. Artinya, setiap sekolah di Indonesia akan memiliki empat ruang kelas yang dilengkapi dengan layar pintar interaktif. Artinya, guru-guru kita di mana pun punya akses kepada kurikulum, akses kepada konten, di hampir semua bidang yang ada di kurikulum pendidikan sekolah di Indonesia, dan di luar Indonesia.
Mereka bisa mengulang-ulangi pelajaran. Kalau mereka tidak kuasai, bisa dua kali, tiga kali. Mereka juga bisa dari rumah mengakses program ini. Dan, kita akan membuat studio-studio terpusat dengan guru-guru terbaik, yang akan mengadakan siaran jarak jauh, yang ribuan sekolah bisa akses. Pelajaran apa pun, kita akan kumpulkan guru-guru terbaik. Termasuk bahasa asing, bahasa asing mutlak harus kita kuasai. Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD.
Saudara-saudara sekalian. SD kelas 1 mereka harus mulai bahasa asing. Bahasa-bahasa yang paling penting: bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Arab. Bahasa-bahasa juga Jepang, Korea, bahasa Spanyol, bahasa Prancis. Dari kecil, di bawah 11 tahun, 12 tahun, mereka lebih cepat belajar. Anak-anak kita harus punya akses kepada pendidikan terbaik agar mereka nanti kalau sudah mencari lapangan kerja, mereka punya kemampuan lebih, mereka bisa diterima di mana-mana, mereka bisa kerja dengan pihak mana pun, dan kita mengerti sekarang Tiongkok ekonomi yang paling dinamis, tapi Jepang juga maju, Korea juga maju, Prancis juga maju. Spanyol banyak negara bicara Spanyol. Banyak negara bicara Prancis. Banyak negara bicara bahasa Arab. Kita juga harus belajar bahasa Rusia. Mereka kuat di bidang sains dan teknologi.
Saudara-saudara, sekarang banyak negara di mancanegara kekurangan tenaga kerja. Setiap pemimpin saya ketemu bertanya, "Bisa enggak tenaga kerja dari Indonesia?" Mereka perlu untuk kerja di bidang pariwisata. Pariwisata ya harus bisa belajar bahasa. Mereka butuh di rumah sakit mereka, mereka butuh perawat, mereka butuh caregiver. Harus bisa bahasa. Dan orang Indonesia dikenal ramah, ulet, dan sopan. Karena itu tenaga kerja kita diharapkan nanti bisa menjadi kompetitif di dunia, memperkuat ekonomi Indonesia.
Saudara-saudara sekalian,
Kita juga membangun Sekolah Rakyat, sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga yang paling tidak berdaya. Dengan ruang kelas, tempat tinggal, makanan bergizi, komputer, guru, dan lingkungan yang aman. Strateginya adalah kita harus memutuskan lingkaran kemiskinan. Kalau orang tua mereka menghadapi nasib yang kurang baik, mengalami kondisi keterpurukan, kondisi kemiskinan, anak-anak mereka tidak boleh terus miskin.
Sesuai Pasal 34 Undang-Undang Dasar negara kita, negara harus intervensi. Hari ini 93 Sekolah rakyat permanen sudah kita buka. Nantinya Sekolah rakyat rintisan sudah 182, dan nantinya semua kabupaten akan punya satu sekolah rakyat.
Salah satu siswanya adalah Muhammad Rizky Pratama, usia 12 tahun. Rizki. Rizki pernah mengayuh sepeda puluhan kilometer sambil membawa sekitar 30 kilogram ikan untuk dijual. Bayangkan, Rizky berdiri lagi. Rizky berdiri lagi. Bayangkan badan seperti ini naik sepeda membawa 30 kilo ikan. Luar biasa kau Rizky. Kau anak yang baik.
Ia sempat putus sekolah. Waktu masuk Sekolah Rakyat, ia belum lancar membaca dan belum bisa menghitung dengan baik. Hari ini Rizky kembali ke sekolah. Ia mendapatkan kembali haknya untuk belajar dan menata cita-cita. Tidak ada investasi yang lebih berharga daripada mengembalikan masa depan seorang anak saudara-saudara sekalian. Saya yakin Rizky, kau akan menjadi pribadi yang kuat.
Hadir pula Citra Nur Ramadhani dari Kabupaten Pangkajene dari Provinsi Sulawesi Selatan. Ketika kelas 4 sekolah dasar, Citra hampir putus sekolah karena harus membantu ibunya berjualan kacang. Ayahnya telah wafat dan ibunya penyandang disabilitas. Sekolah Rakyat memberi Citra kesempatan untuk belajar tanpa meninggalkan keluarganya menghadapi perjuangan sendiri. Citra pun kemarin berhasil menjadi juara karate tingkat kabupaten.
Citra, umurmu berapa Citra? 10 tahun. Ya nanti 10 tahun lagi lah kau boleh pacaran. Citra, kau boleh pacaran setelah sabuk hitam karatemu, ya. Jadi enggak ada yang berani nanti main-main sama kau, ya. Kemarin saya juga mendapat kabar, tujuh siswa Sekolah Rakyat di Makassar berhasil menang Olimpiade Nasional Indonesia ke-15 di bidang matematika, biologi, bahasa Indonesia, sejarah, dan sosiologi.
Juga ada Ismi Ulfaidah dari Sekolah Rakyat Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang berhasil terpilih menjadi Paskibraka Nasional. Capaian ini membuktikan bahwa pelajar dari keluarga yang paling tidak berdaya, paling tidak mampu, jika diberi kesempatan, diberi fasilitas, diberi bimbingan, bisa mencapai prestasi yang tertinggi.
Rizky, Citra, dan seluruh siswa-siswi rakyat Sekolah Rakyat di mana pun kalian berada, kami di sini untuk kamu semua. Kami semua di sini untuk memastikan bahwa kamu punya masa depan, kamu punya kesempatan yang baik. Tidak ada anak Indonesia pun yang akan kita tinggalkan.
Saudara-saudara sekalian,
Mari kita beri tepuk tangan kepada anak-anak siswa-siswi Sekolah Rakyat.
Saudara-saudara sekalian,
Adil itu tidak berarti negara beri semua orang perlakukan yang sama. Adil adalah ketika negara beri dukungan yang sesuai dengan kebutuhan. Karena itu, bagi anak-anak kita yang memiliki bakat dan kecerdasan istimewa, kita juga telah selesaikan pembangunan empat SMA unggul, yaitu SMA Garuda, di Belitung Timur, Konawe Selatan, Bulungan, dan Timur Tengah. Dan sudah ada lebih dari 20 SMA unggul Garuda transformasi. Jadi sekolah yang sudah ada, mereka daftar, ikut dalam kurikulum SMA Unggul Garuda.
Apa yang membedakan? Karena SMA ini menggunakan kurikulum internasional, IB (International Baccalaureate), yang sesuai dengan standar tertinggi, sama dengan sekolah-sekolah terbaik di dunia. Kita siapkan mereka untuk masuk ke universitas-universitas yang terbaik di dunia.
Saudara-saudara,
Sekolah Unggul Garuda Transformasi tadi saya salah bukan 20, sudah menjangkau 42 sekolah di 15 provinsi. Terdiri dari 12 sekolah tahun 2025 dan 30 sekolah tambahan pada tahun 2026.
Kita juga sekarang melalui Kementerian Pertahanan telah memiliki lima SMA Taruna Nusantara. Yang baru di Cimahi, Malang, Pagar Alam, IKN, dan Minahasa, yang sudah beroperasi, yang sudah menjalankan tahun sekolah. Tentunya yang pertama di Magelang.
Kepolisian RI dan Lembaga/Yayasan Pendidikan Kader Bangsa (LPKTB) juga telah selesai membangun satu kampus SMA Kemala Taruna Bhayangkara. TNI dan Polri berkompetisi dalam kebaikan. Itu yang kita inginkan. Kompetisi baik dalam kebaikan. Kalau saya puji TNI, Polri agak resah. Saya puji Polri, TNI agak resah. Ini yang kita kehendaki, kompetisi yang baik. Jadi mereka bersaing dalam kebaikan untuk mencapai prestasi yang lebih baik lagi.
Saudara-saudara sekalian,
Dengan kurikulum internasional yang kita jalankan, jumlah siswa S1 yang kita kirimkan ke kampus-kampus terbaik dunia dengan Beasiswa Garuda sudah mencapai 416 mahasiswa di tahun 2025, 515 di tahun 2026. Di dalam negeri kita terus tingkatkan kualitas kampus-kampus kita.
Tahun ini tujuh Perguruan Tinggi Negeri kita berada dalam jajaran 500 kampus terbaik dunia. Dan ini harus kita perbaiki lagi. Universitas Indonesia berada dalam peringkat 191. UGM, ITB, dan Universitas Airlangga berada dalam kelompok 300 besar. Sedangkan IPB, Universitas Padjadjaran, dan ITS berada di kelompok 500 besar. Tentunya ini harus lebih baik lagi di tahun-tahun yang akan datang.
Negara harus menjaga kesehatan rakyat sebelum mereka sakit berat. Sejak diluncurkan pada Februari 2025, program cek kesehatan gratis telah menjangkau 108 juta orang. Pada tahun 2025 tercatat 70,2 juta peserta dan sampai akhir bulan Juni 2026 tercatat 59,5 juta peserta. Dengan sebagian warga mengikuti pemeriksaan pada kedua periode.
Kita menghendaki ini harus lebih baik lagi. Tetapi ada sementara rakyat kita yang takut cek kesehatan, takut ketahuan sakitnya apa. Mungkin anggota DPR RI juga termasuk belum cek kesehatan. Rata-rata gulanya pasti tinggi ini. Apalagi orang Jawa Tengah itu.
Layanan cek kesehatan gratis sekarang tersedia di 10.255 Puskesmas pada 38 provinsi. Pemerataan pelayanan juga terus kita lakukan. Pemerintah telah membangun dan meningkatkan 66 Rumah Sakit Umum Daerah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Hari ini 20 Rumah Sakit Umum Daerah baru telah kita bangun, sudah operasional. Negara juga telah menanggung penuh iuran Jaminan Kesehatan Nasional bagi 96,8 juta warga Indonesia yang tidak mampu. Mungkin JKN kita ini salah satu sistem jaminan kesehatan terbesar di dunia. Untuk memperkuat pelayanan kesehatan kita, kita harus menghadapi dan menyelesaikan masalah kekurangan dokter umum dan dokter spesialis kita. Hampir semua puskesmas kita belum memiliki 13 jenis tenaga kesehatan secara lengkap. Menurut data Kementerian Kesehatan, 474 kabupaten/kota butuh tambahan 84.781 dokter umum, 505 kabupaten/kota butuh tambahan 127.580 dokter gigi, dan 481 kabupaten/kota butuh tambahan 55.712 dokter spesialis. Terutama di kabupaten/kota yang jauh dari ibu kota provinsi, terutama juga banyak di Indonesia Timur.
Untuk itu, selama 21 tahun terakhir, pemerintah telah membuka sembilan fakultas baru serta 170 program studi spesialis dan subspesialis, baik yang berbasis perguruan tinggi maupun berbasis rumah sakit. Kita menghadirkan program studi spesialis untuk pertama kali di 11 provinsi untuk mengejar kebutuhan dokter umum, dokter gigi, dan dokter spesialis kita.
Saudara-saudara sekalian,
Untuk itu kita harus mencari solusi. Kita harus memperbanyak dokter-dokter spesialis dan dokter-dokter gigi dan dokter-dokter umum kita. Karena dari kerusakan gigi bisa menghasilkan kerusakan organ-organ lain di tubuh itu.
Saudara-saudara sekalian,
Perlindungan sosial kita sadari harus semakin tepat sasaran, mudah, dan bermartabat. Per hari ini digitalisasi pendaftaran bantuan sosial untuk program PKH telah berjalan di 153 kabupaten dan kota pada 38 provinsi. Lebih dari 3 juta keluarga telah terdaftar menuju target 49 juta keluarga pendaftar atau lebih dari 50% keluarga Indonesia pada saat implementasi nasional. Sebelumnya, keluarga tidak mampu harus mengeluarkan Rp150 ribu untuk perjalanan, dokumen, fotokopi, dan waktu kerja yang hilang. Sekarang pendaftaran dapat dilakukan tanpa biaya, gratis. Pemeriksaan kelayakan yang sebelumnya dapat memakan waktu 75 sampai 200 hari, kini dapat diselesaikan dalam hitungan menit atau jam.
Rakyat yang tidak mampu tidak boleh bayar untuk membuktikan bahwa ia tidak mampu. Rakyat juga tidak boleh berkali-kali menyerahkan data yang sebenarnya sudah dimiliki oleh negara. Digitalisasi pada program perlindungan sosial harus kita terus perluas pada semua program bantuan sosial, bantuan pemerintah, dan juga subsidi sebagai implementasi agenda prokesra terintegrasi. Juga untuk meningkatkan ketepatan sasaran, transparansi, dan kemudahan bagi masyarakat Indonesia.
Hari ini hadir bersama kita Ibu Susana dari Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai buruh harian mengupas bawang dengan upah Rp700 per kilogram. Program Keluarga Harapan dan Program Sembako membantu menjaga pendidikan anak-anaknya. Hadir pula Ibu Margareta Roy dari Kupang, Nusa Tenggara Timur. Sejak kecil ia hidup dalam kesulitan dan tidak pernah mengenyam pendidikan. Pada usia 38 tahun ia masih berdagang serta merawat tantenya yang sudah berusia 80 tahun. Bantuan sosial atensi berupa beras dan minyak menjadi penopang keluarganya. Negara hadir bukan untuk menggantikan kerja keras rakyat, negara hadir agar kerja keras rakyat tidak sia-sia.
Saudara-saudara sekalian,
Sebagaimana tadi disinggung oleh Ketua DPD-RI dan sebagaimana berkali-kali saya sampaikan bahwa pembangunan adalah sebuah long march, suatu perjuangan panjang. Apa yang kita bisa lakukan sekarang kita tingkatkan, kita perbaiki, kita tambah, tapi dirintis oleh presiden-presiden dan pemimpin-pemimpin sebelum saya. Banyak program perlindungan sosial dirintis oleh Presiden SBY, oleh Presiden Jokowi. Saya meneruskan apa yang mereka rintis. Semua yang kita alami hasil dari kepemimpinan Bung Karno, kepemimpinan Pak Harto, kepemimpinan Pak Habibie, kepemimpinan Gus Dur, kepemimpinan Ibu Megawati. Sekarang kita teruskan.
Ya saya mengerti saya sudah diingatkan saat ini 11.40, azan Jumatan 12.00. Sebentar lagi, sebentar lagi.
Rumah bukan sekadar bangunan. Rumah adalah tempat keluarga berlindung, tempat anak belajar dan keluarga bertumbuh. Tahun 2026 sampai 30 Juni, pemerintah telah menyalurkan bantuan stimulan perumahan swadaya, bantuan renovasi rumah bagi 83.907 rumah. Ini masih jauh dari sasaran kita, kita harus bekerja keras untuk tambah. Juga kita telah bantu pembelian rumah murah dengan program FLPP dan sekarang sudah menjangkau hampir 100.000 rumah. Kredit program perumahan telah menjangkau 90.878 debitur. Hadir bersama kita hari ini Ibu Thelma Humena dari Kota Manado, rumahnya dahulu memiliki fondasi rapuh, dinding lantai dan atap yang rusak, melalui BSPS keluarganya dapat memperbaiki rumah itu. Kita akan sekarang mencari langkah-langkah untuk menambah perbaikan rumah. Hadir juga Bapak Andre Kawaru dari Samarinda, ia berdagang kelinci dari pasar ke pasar malam hari. Bertahun-tahun hidup di rumah kontrakan, melalui KPR subsidi FLPP Pak Andre kini memiliki rumah sendiri. Bagi keluarga Pak Andre dan jutaan rakyat Indonesia, rumah bukan sekadar aset. Rumah adalah ketenangan, martabat, dan masa depan.
Saudara-saudara sekalian, 81 tahun yang lalu para pendiri mewariskan kepada kita sebuah republik. Republik ini tidak didirikan agar negara sekadar ada. Republik ini didirikan agar rakyat tidak akan pernah merasa sendiri. Agar rakyat merasa pemerintah ada di sampingnya. Tugas kita bukan sekadar menjaga republik itu tetap berdiri. Tugas kita adalah memastikan republik ini berhasil sebagai bangsa. Republik ini berhasil punya kemampuan untuk hadir di tengah-tengah rakyat dan menghadirkan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. Mari kita buktikan bahwa kepada dunia bahwa demokrasi kita dapat menghasilkan kesejahteraan.
Terima kasih Ketua MPR, terima kasih Ketua DPD-RI. Selalu dibicarakan persatuan, persatuan, persatuan. Dari Bung Karno selalu bermimpi persatuan Indonesia. Kita berbeda dari dasinya saja kita lihat kita berbeda. Tapi satu, cinta merah putih.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Semoga Tuhan Yang Maha Besar melindungi bangsa Indonesia menghadapi masa-masa yang sulit dengan optimis, dengan gembira, dengan keberanian.
Merdeka! Merdeka! Merdeka!
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita sekalian,
Shalom,
Om santi santi om,
Namo Buddhaya.
Jam saya 12 kurang 15. Terima kasih, selesai. Terima kasih semuanya.
Pidato Presiden pada Penyampaian Keterangan Pemerintah Atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 Berserta Nota Keuangannya
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Shalom,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam kebajikan,
Rahayu, rahayu.
Yang saya hormati, Wakil Presiden Republik Indonesia, Saudara Gibran Rakabuming Raka,
Para pimpinan lembaga negara, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Saudara Ahmad Muzani, beserta para Wakil Ketua, Ketua, dan Anggota MPR RI,
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Saudari Puan Maharani, beserta Wakil Ketua DPR RI, Profesor Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI, Saudara Saan Mustopa, Wakil Ketua DPR RI, Saudari Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI, Saudara Cucun Ahmad Syamsurijal, dan seluruh Anggota DPR RI yang saya hormati dan saya muliakan,
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Saudara Sultan Bachtiar Najamudin, beserta para Wakil Ketua dan Anggota DPD RI yang hadir,
Yang saya hormati, Ketua Mahkamah Agung, Profesor Sunarto,
Yang saya hormati, Ketua Mahkamah Konstitusi, Saudara Suhartoyo,
Yang saya hormati, Ketua Komisi Yudisial, Saudara Abdul Chair Ramadhan,
Yang saya hormati, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, Saudari Isma Yatun,
Para Menteri Koordinator, para Menteri, Kepala Badan, Penasihat Khusus Presiden, Jaksa Agung, Kepala BIN, Kapolri, Panglima TNI, dan seluruh Kepala Staf Angkatan yang hadir, para Wakil Menteri, serta seluruh anggota Kabinet Merah Putih yang saya hormati.
Yang terhormat para pimpinan partai politik,
Partai PDI Perjuangan diwakili oleh Saudari Puan Maharani,
Ketua Umum Partai Golongan Karya, Saudara Bahlil Lahadalia,
Partai Gerindra, saya sendiri, tapi hadir juga Ketua Harian Profesor Sufmi Dasco Ahmad,
Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Saudara Zulkifli Hasan,
Ketua Umum Partai Demokrat, Saudara Agus Harimurti Yudhoyono,
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Saudara Abdul Muhaimin Iskandar,
Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Saudara Al Muzzammil Yusuf,
Ketua Umum Partai Nasdem, Saudara Surya Dharma Paloh.
Yang saya hormati rekan-rekan pers, media, para tamu undangan, dan saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, seluruh rakyat Indonesia yang saya cintai di mana pun engkau berada.
Pertama-tama, tentunya sebagai insan yang bertakwa, marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan Yang Mahabesar yang memiliki sekalian alam. Hanya kepada-Nyalah kita berdoa dan hanya kepada-Nyalah kita memohon pertolongan.
Atas rahmat dan karunia-Nya, hari ini kita dapat hadir pada sidang Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya dalam keadaan sehat, damai, dan dengan penuh semangat pengabdian dan cinta tanah air.
Pimpinan dan Anggota Dewan yang saya hormati,
Pertama, saya menyampaikan penghargaan kepada Pimpinan dan seluruh Anggota DPR RI atas kerja sama, pengawasan, dan dukungannya dalam penyusunan serta pelaksanaan APBN.
APBN bukan sekadar dokumen keuangan negara. APBN adalah alat perjuangan kita. APBN adalah instrumen untuk melindungi rakyat, alat untuk memperkuat bangsa, alat untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan dalam mencapai kehidupan yang lebih baik.
Jika dahulu para pahlawan berjuang agar bangsa Indonesia memiliki negara, hari ini tugas kita bersama adalah memastikan bahwa negara kita berhasil, negara kita dapat memberi peningkatan kualitas hidup bagi rakyat kita. Negara kita hadir dalam kehidupan setiap rakyat kita. Negara kita hadir ketika petani membutuhkan pupuk, membutuhkan teknologi. Negara hadir ketika nelayan membutuhkan kapal dan tempat menyimpan hasil tangkapannya. Negara hadir ketika buruh membutuhkan perlindungan dalam bekerja dan berkarya. Negara harus hadir ketika anak-anak membutuhkan makan bergizi dan sekolah yang baik. Negara harus hadir kalau keluarga membutuhkan rumah, air bersih, listrik, pekerjaan, layanan kesehatan, serta perlindungan pada masa sulit.
Kemerdekaan belum selesai hanya karena bendera kita, bendera merah putih, telah berkibar. Kemerdekaan harus terasa di meja makan rakyat kita. Kemerdekaan harus terasa di ruang kelas anak-anak kita. Kemerdekaan harus terasa di puskesmas dan di rumah sakit, dan di masa depan setiap keluarga Indonesia. Itulah makna APBN sebagai alat perjuangan. Setiap rupiah yang dikumpulkan oleh negara harus kembali menjadi harapan yang nyata bagi rakyat kita.
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,
Kita memasuki tahun 2026 dalam keadaan dunia yang tidak menentu, yang tidak mudah. Harga energi di seluruh dunia meningkat karena perang. Suku bunga global tinggi dan bisa naik. Nilai tukar berbagai negara tertekan dan ketegangan geopolitik mengganggu perdagangan dunia. Namun, di tengah tekanan dan ketidakpastian global tersebut, kita bersyukur perekonomian kita tetap berdiri tegak.
Ekonomi kita pada semester pertama tahun ini tumbuh tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Inflasi masih tetap terkendali. Permintaan domestik tetap kuat. Yang lebih penting, APBN kita bekerja optimal. Hingga akhir Juli 2026, pendapatan negara tumbuh tinggi 21,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ini peningkatan yang cukup signifikan.
Belanja negara tumbuh kuat 18,2%. Belanja kita arahkan untuk menjaga daya beli rakyat, memperkuat pelayanan publik, dan menggerakkan ekonomi. Walaupun belanja negara tumbuh, defisit APBN tetap terjaga hanya 0,91% terhadap produk domestik bruto. Ini adalah bukti bahwa keberpihakan kepada rakyat dapat berjalan bersama dengan disiplin fiskal. Kita tidak memilih antara pertumbuhan dan kehati-hatian, kita memilih kedua-duanya. Kita tidak memilih antara membantu rakyat dan menjaga APBN, kita melakukan kedua-duanya.
Pimpinan dan Anggota Dewan yang saya hormati dan saya muliakan,
Dunia melihat dan memantau sikap kita. Pada tanggal 13 Juli 2026, salah satu rating agency internasional yang kesohor, Standard & Poor's, mempertahankan peringkat kredit Indonesia BBB (triple B) dengan outlook stabil. Ini pengakuan dunia terhadap kokohnya perekonomian Indonesia dan Indonesia tetap berada pada kategori investment grade. S&P bahkan menilai Indonesia memiliki prospek pertumbuhan ekonomi yang kokoh, kebijakan makroekonomi yang secara umum berhati-hati, serta beban utang yang relatif prudent dan sustainable dibandingkan negara-negara setara. Ini bukan kata pemerintah, ini bukan kata saya, ini penilaian mereka terhadap kita.
Mereka juga menilai bahwa upaya pemerintah memusatkan pengelolaan sumber daya alam kita dan menutup kebocoran di sektor sumber daya dan mineral dapat meningkatkan penerimaan negara serta devisa ekspor. Mereka secara khusus menilai positif peran Danantara dan potensi PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dalam memberantas praktik-praktik under-invoicing dan transfer pricing yang sesungguhnya adalah praktik penipuan. Itu dari pandangan pengamat-pengamat, pakar-pakar dari Barat.
Dari Timur, lembaga rating Republik Rakyat Tiongkok, China Lianhe Credit Rating, justru memberi rating AAA, stable, yang merupakan level tertinggi dalam penerbitan Panda bonds untuk Republik Indonesia. Mereka menilai fundamental ekonomi Indonesia solid, kebijakan pemerintah kita efektif, ekonomi kita tahan terhadap guncangan eksternal, dan inflasi kita terkendali.
Sidang yang terhormat,
Kita menerima penilaian-penilaian ini sebagai pengingat bahwa kredibilitas dibangun oleh konsistensi, kerja keras, dan kesungguhan. Dunia tidak hanya menilai apa yang kita umumkan, dunia menilai apa yang benar-benar kita laksanakan.
Pimpinan dan Anggota Dewan yang saya hormati dan saya muliakan,
Capaian semester pertama tahun 2026 adalah pijakan kita dalam menyusun RAPBN tahun 2027. Untuk itu, arsitektur RAPBN tahun 2027 didesain tetap ekspansif secara kolaboratif, terarah, dan terukur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dan sejahtera lebih cepat. Sinergi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan Danantara harus bekerja sinergis dan semakin solid.
Transformasi ekonomi pada aktivitas didesain tetap ekspansif secara kolaboratif, terarah, dan terukur, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dan sejahtera lebih cepat. Sinergi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan Danantara harus bekerja sinergis dan semakin solid. Transformasi ekonomi pada aktivitas ekonomi yang bernilai tambah tinggi harus terus diperkuat.
Program-program unggulan harus berjalan efektif, program perlindungan sosial harus andal, pemberdayaan bagi UMKM harus terus digairahkan, dukungan untuk petani, nelayan, guru, dan tenaga kerja yang rentan juga harus diperkuat. Harmonisasi kebijakan pusat dan daerah harus semakin baik dan semakin kokoh. Pemberantasan korupsi dan penegakan hukum harus terus ditegakkan tanpa pandang bulu.
RAPBN tahun 2027 kita fokuskan untuk delapan Program Kerja Prioritas Nasional atau PKPN, yaitu: kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan, dan ketahanan terhadap bencana, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan.
Delapan prioritas tersebut didukung oleh penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, dan diplomasi ekonomi. Untuk menjalankan seluruh agenda tersebut, belanja negara tahun 2027 direncanakan sebesar Rp4.097,2 triliun, naik dari Rp3.842,7 triliun di APBN 2026. Pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp3.426 triliun, naik dari Rp3.153,6 triliun di APBN 2026. Pembiayaan direncanakan sebesar Rp671,2 triliun dengan defisit sebesar 2,40% terhadap produk domestik bruto, dan ini akan kita usahakan untuk kita tekan lebih kecil lagi.
Kita memahami bahwa defisit yang ideal adalah sekecil-kecilnya, bahkan cita-cita kita adalah anggaran yang berimbang. Angka defisit ini turun dari rencana pembiayaan di tahun APBN tahun 2026 yaitu Rp689,1 triliun dengan defisit 2,68% produk domestik bruto. Pertumbuhan ekonomi tahun 2027 ditargetkan mencapai 6%, lebih tinggi dari target APBN 2026 sebesar 5,4%. Inflasi akan kita jaga pada kisaran 2,5%. Suku bunga SBN 10 tahun diperkirakan 6,9%. Nilai tukar rupiah kita berada pada kisaran Rp17.500 per 1 dolar Amerika Serikat. Harga minyak mentah Indonesia diperkirakan 75 dolar Amerika Serikat per barel. Lifting minyak kita targetkan 610.000 barel per hari dan lifting gas 954.000 barel setara minyak per hari.
Dengan pertumbuhan yang lebih kuat dan APBN yang efektif, kemiskinan di tahun 2027 ditargetkan turun ke rentang 6,0 sampai 6,5% dari target APBN 2026 6,5 sampai 7,5%. Tingkat pengangguran terbuka tahun 2027 ditargetkan turun ke rentang 4,30 sampai 4,87%, turun dari 4,44 sampai 4,96% di tahun 2026.
[batuk]
Mohon izin.
Rasio Gini kita targetkan membaik menjadi 0,362 sampai 0,367 dari target tahun ini 0,377 sampai 0,380, dan Indeks Modal Manusia meningkat menjadi 0,575. Angka-angka tersebut akan kita jaga dengan reformasi fiskal yang holistik dan konsisten. Pendapatan negara kita dorong lebih optimal, kebocoran penerimaan harus diminimalisasi, efisiensi belanja harus terus kita lanjutkan, perlindungan sosial didorong semakin tepat sasaran, serta pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan terus dikembangkan.
Saudara-saudara sekalian,
Angka-angka APBN kita sangat bergantung dengan angka-angka makroekonomi kita. Angka-angka makroekonomi kita sangat bergantung dari kualitas data yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik kita. Saya mendapat laporan sudah lebih dari 10 tahun kita belum melakukan rebasing atau pembaharuan cara kita menghitung berapa sebenarnya aktivitas ekonomi yang terjadi di negara kita.
Oleh karena itu, sensus ekonomi yang sekarang dijalankan sampai akhir bulan Agustus 2026 yang dilakukan oleh 251.000 petugas sensus, bekerja di seluruh desa-desa kita, perlu kita pastikan berhasil. Saya minta agar Saudara-saudara sekalian, wakil-wakil rakyat, dan seluruh rakyat Indonesia yang sedang mendengarkan pidato saya saat ini, saya minta agar Saudara-saudara tidak hanya mengisi formulir sensus dengan sejujur-jujurnya, tapi juga mengajak semua orang untuk ikut mengisi dengan sejujur-jujurnya.
Data yang dikumpulkan BPS dari sensus ekonomi tidak akan digunakan untuk mengejar kekayaan atau pendapatan pribadi yang dilaporkan. Data dari sensus ekonomi akan digunakan untuk kita bisa lebih tepat menyusun kebijakan dan anggaran. Sebagai contoh di RAPBN 2027, kita mengasumsikan besar PDB kita mencapai Rp27.987 triliun.
Jika pembiayaan sebesar Rp671,2 triliun, maka defisit APBN sebesar 2,40% terhadap PDB. Tapi jika ternyata PDB kita lebih besar-yang banyak lembaga internasional mengatakan seperti itu-maka defisit kita akan jauh lebih kecil. Selain itu, pembaharuan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN juga akan kita lakukan dari hasil sensus ekonomi tahun 2026 ini. Karena itu, sensus ekonomi ini sangat penting.
Saudara-saudara sekalian,
Disiplin fiskal tidak berhenti ketika anggaran disahkan. Disiplin fiskal harus hadir sampai pada eksekusi setiap rupiah yang dibelanjakan. Selama ini terlalu banyak kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah membeli barang yang sama, tapi membelinya sendiri-sendiri dengan harga yang berbeda-beda. Spesifikasinya sama, tapi karena prosesnya berulang dan mungkin berbeda-beda, jumlahnya terpecah, daya tawar negara menjadi lemah.
Kita harus hentikan APBN digunakan membeli barang yang sama tanpa koordinasi, seolah-olah seperti ribuan pembeli yang tidak saling berbicara. Padahal kita semua adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita, apakah pemerintah pusat, pemerintah daerah, atau pemerintah kabupaten/kota, kita adalah Pemerintah Republik Indonesia.
Data Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menunjukkan bahwa konsolidasi pengadaan pemerintah daerah saat ini telah menghasilkan efisiensi 20,86% pada 2025 dan 25,43% diperkirakan pada 2026. Jika dilaksanakan secara luas dan disiplin, konsolidasi, penggunaan katalog elektronik, perencanaan berbasis data, serta praktik pengadaan terbaik dapat menghasilkan efisiensi sampai 30% dari belanja pengadaan Rp1.200 triliun.
Artinya, efisiensi dalam satu tahun bisa mencapai Rp360 triliun. Kita bisa bayangkan, 20 miliar dolar, ini bukan angka yang kecil. Kita bisa berbuat sangat banyak dengan Rp360 triliun, dan ini adalah di tangan kita, Saudara-saudara.
Sebagai contoh tahun lalu, layar pintar interaktif atau IFP yang selama ini dibeli oleh pemda-pemda secara terpisah di kisaran harga Rp150 juta per unit, setelah pembelinya kita konsolidasikan di Kementerian Dikdasmen, kita dapat membeli dengan harga Rp26 juta per unit. Ini penghematan hampir enam kali. Enam kali penghematan, ini riil. Rp150 juta kita beli dengan harga Rp26 juta termasuk ongkos kirim dan ongkos pasang sampai ke tempat terpencil, terluar, dan tertinggal.
Saudara-saudara sekalian,
Karena itu, saya melaporkan di sini, pemerintah akan segera mengonsolidasikan seluruh pengadaan barang dan jasa yang serupa. Kita akan tingkatkan kelembagaan LKPP menjadi Badan Pengadaan Pemerintah, dan untuk itu kita mohon dukungan Dewan Perwakilan Rakyat yang saya hormati.
Tidak masuk akal berbagai badan, berbagai K/L, berbagai pemerintah daerah membeli barang yang sama dengan harga yang berbeda-beda, bahkan harga yang lebih tinggi dari yang bisa kita capai. Kebutuhan berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah akan dihimpun, spesifikasi akan distandarisasi, volume akan disatukan. Proses pengadaan pemerintah akan dilakukan secara digital sehingga supaya semakin transparan, kompetitif, dan akuntabel.
Jika barangnya sama, kita beli bersama. Jika kebutuhannya dapat direncanakan, kita rencanakan bersama. Jika negara dapat memperoleh harga dan mutu yang lebih baik dengan bekerja sama, tidak ada alasan untuk kita tidak melakukan itu. Tidak ada alasan untuk masing-masing institusi tetap melakukan pengadaan sendiri-sendiri.
diri sendiri. Setiap rupiah yang berhasil kita hemat adalah ruang fiskal tambahan yang dapat kita gunakan untuk rakyat kita. Ruang kelas sekolah yang bisa kita perbaiki, puskesmas yang kita bisa renovasi, rumah sakit dan alat-alat kesehatan yang dapat kita berikan kepada rakyat kita di semua kota, di semua kecamatan. Dan ujungnya, kehidupan rakyat yang lebih baik.
Pimpinan dan Anggota Dewan yang saya hormati dan saya muliakan,
Hari ini saya akan gunakan kesempatan berbicara di ruang terhormat ini untuk menyampaikan beberapa langkah besar yang akan menjadi tahap berikutnya dari transformasi Indonesia.
Pertama, kita akan memperbaiki seluruh puskesmas di Indonesia. Ternyata puskesmas kita sudah puluhan tahun tidak diperbaiki. Puskesmas harus menjadi benteng pertama yang menjaga kesehatan bangsa. Puskesmas adalah pintu pertama negara ketika rakyat sakit. Di sanalah ibu memeriksa kandungan, bayi mendapat imunisasi, anak diperiksa pertumbuhannya, penyakit dideteksi sebelum menjadi lebih berat.
Mulai tahun 2027 pemerintah akan merenovasi 10.000 puskesmas di 7.280 kecamatan di seluruh Indonesia. Setiap puskesmas akan memperoleh anggaran perbaikan sekitar 4 miliar rupiah. Tentunya daerah yang lebih terpencil, daerah yang lebih terluar dan tertinggal harus mendapat lebih. Selain itu, kita juga akan merenovasi dan membangun lebih baik lagi 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat atau Labkesmas di 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Program renovasi puskesmas dan Labkesmas ini harus selesai paling lambat pada tahun 2030.
Rakyat tidak boleh menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Negara harus hadir sedekat mungkin dengan tempat rakyat hidup. Untuk itu, kita juga akan membuat ambulans udara dengan helikopter, dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput, di lapangan-lapangan pasir, bisa mendarat di pinggir sungai, supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa dievakuasi kalau dia sakit.
Saya mendapat laporan banyak ibu-ibu yang meninggal karena harus menempuh jalan 7 jam sampai 9 jam pada saat melahirkan. Pada saat sudah waktu mau pecah, harus 9 jam karena tidak ada jalan yang baik, karena jembatan tidak bagus. Akhirnya banyak ibu-ibu meninggal di daerah-daerah yang tidak jauh dari ibu kota. Untuk itu, kita harus mencari terobosan inovatif. Salah satu jalan adalah ambulans udara, bahkan nanti juga tim dokter terbang. Kalau perlu, dokter yang terbang ke tempat rakyat sakit keras atau menghadapi bencana, Saudara-saudara sekalian.
Kedua, kita akan membangun dan merevitalisasi 441 Rumah Sakit Umum Daerah. Setiap dari 514 kabupaten dan kota kita harus memiliki rumah sakit yang canggih yang bisa menyelamatkan rakyat secepat mungkin. Langkah awal kita, kita telah membangun 66 rumah sakit di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Dan hari ini saya melaporkan dari 66 rumah sakit tersebut, 22 sudah operasional.
Kita telah membawa alat pemeriksa jantung, CT scan, mamografi, USG, dan layanan modern ke wilayah yang sebelumnya harus merujuk pasien ke tempat-tempat yang sangat jauh. Rencana kita juga di setiap gerai Koperasi Merah Putih akan ada klinik di mana rakyat bisa dapat kesehatan layanan melalui jarak jauh.
Saudara-saudara,
Tahap berikutnya jauh lebih besar. Pemerintah akan membangun revitalisasi 440 Rumah Sakit Umum Daerah agar setiap kabupaten dan setiap kota memiliki rumah sakit yang baik. RSUD tersebut akan kita perkuat terutama untuk menangani penyakit-penyakit penyebab kematian tertinggi, kanker, jantung, strok, ginjal, serta untuk pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Tidak boleh lagi seorang ibu kehilangan nyawa karena rumah sakit terlalu jauh. Tidak boleh lagi seorang ayah menjual seluruh hartanya karena harus berobat ke kota besar. Untuk memperkuat upaya ini, sebagaimana saya telah melaporkan, kita harus menghadapi dan menyelesaikan masalah kekurangan dokter umum dan dokter spesialis kita. Kita masih butuh tambahan 84.781 dokter umum, kemudian 127.580 dokter gigi.
Saudara-saudara sekalian,
481 kabupaten/kota butuh tambahan 55.712 dokter spesialis. Karena itu, kita telah membuka 9 fakultas kedokteran baru serta 170 program studi spesialis dan subspesialis, baik yang berbasis perguruan tinggi maupun berbasis rumah sakit. Dan ini kita akan upayakan lebih banyak lagi.
Saudara-saudara sekalian,
Bila perlu kita sedang memikirkan kita bisa mengundang dokter-dokter dari negara lain untuk praktik di sini untuk waktu-waktu yang terbatas. Karena kalau kita menunggu lulusnya 187.000 dokter gigi, mungkin kita harus nunggu empat presiden sesudah saya.
Saudara-saudara sekalian,
Rakyat kita menuntut, berharap pelayanan kesehatan secepat mungkin. Kita tidak boleh berpikir normatif, kita harus berani berpikir inovatif.
Ketiga, kita akan menyelesaikan renovasi seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan paling lambat tahun 2029. Bagi saya, negara wajib memastikan setiap anak sekolah belajar di sekolah yang aman dan bermartabat. Sekolah adalah tempat anak-anak Indonesia membangun masa depan mereka, tetapi kita mengerti bahwa masih banyak anak-anak kita yang belajar dengan atap yang bocor, mungkin juga atap yang runtuh, dinding yang retak, toilet yang rusak, mungkin juga WC yang tidak ada, ruang kelas yang tidak aman. Keadaan ini tidak boleh kita wariskan.
Program renovasi seluruh sekolah dan satuan pendidikan yang membutuhkan perbaikan akan terus dipercepat pada tahun 2027 dan 2028, dan harus selesai paling lambat tahun 2029. Ini adalah program renovasi sekolah terbesar dalam sejarah kita,
Saudara-saudara sekalian,
Kita harus berani memasang target yang tinggi. Tidak boleh ada lagi cerita sekolah roboh, tidak boleh lagi ada ruang kelas rusak yang dibiarkan rusak bertahun-tahun. Semua sekolah harus berada dalam kondisi baik, aman, bersih, layak untuk belajar. Semua sekolah harus punya kamar kecil yang layak.
Semua ruang kelas akan kita lengkapi dengan layar pintar interaktif atau IFP. Di akhir bulan Desember 2026, kita perjuangkan semua sekolah akan menerima tambahan tiga layar untuk tiap sekolah. Akhir tahun ini, kalau tahun yang lalu baru terima satu, akhir tahun ini semua sekolah di Indonesia akan punya empat ruangan yang memiliki IFP.
IFP ini akan memudahkan guru dan murid untuk mengajar dan belajar. Kita juga akan mengadakan long distance learning, pembelajaran lewat siaran jarak jauh. Guru-guru terbaik akan bisa mengajar dari studio guru di Jakarta atau di ibu kota-ibu kota provinsi. Semua kelas di seluruh Indonesia akan punya akses kepada pendidikan yang terbaik. Kita harus melakukan lompatan di bidang pendidikan.
Pemerintah juga akan memperjuangkan seluruh sekolah negeri tidak dipungut bayaran. Ini adalah cita-cita pendiri-pendiri bangsa kita. Pendidikan adalah hak semua anak Indonesia. Bagi mereka yang punya kemampuan, silakan ke sekolah-sekolah swasta yang hebat. Tetapi untuk pemerintah, kita harus perjuangkan anak-anak kita bisa sekolah dengan gratis.
Keempat, hari ini saya mengumumkan tahap lanjutan kebijakan ekspor satu pintu kita. Kita telah membahas bersama OJK bahwa kita ingin segera mendirikan bursa mineral dan komoditas strategis. Selama puluhan tahun, Indonesia menjadi salah satu produsen terbesar untuk komoditas-komoditas penting dunia, kelapa sawit, nikel, timah, batu bara, emas, kopi, karet, dan berapa belas komoditas lainnya.
Tetapi, terlalu sering harga kekayaan kita yang keluar dari bumi dan keringat rakyat Indonesia justru harganya ditentukan di luar negeri, di negara lain, di bursa komoditas negara lain. Mereka yang tidak punya komoditas ini, masa mereka menentukan berapa harga komoditas itu? Ini tidak masuk akal. Saya tidak mengerti di mana diajarkan ilmu ekonomi semacam ini. Kitanya punya barang, orang lain menentukan harganya. Saya bertanya kepada wakil-wakil rakyat, mau kita teruskan situasi seperti ini?
Selama puluhan tahun, Indonesia menjadi salah satu produsen terbesar untuk komoditas-komoditas penting dunia: kelapa sawit, nikel, timah, batu bara, emas, kopi, karet, dan belasan komoditas lainnya.
Tetapi, terlalu sering harta kekayaan kita yang keluar dari bumi dan keringat rakyat Indonesia justru harganya ditentukan di luar negeri, di negara lain, di bursa komoditas negara lain. Mereka yang tidak punya komoditas ini, masa mereka menentukan berapa harga komoditas itu? Ini tidak masuk akal.
Saya tidak mengerti dimana diajarkan ilmu ekonomi semacam ini. Kita yang punya barang, orang lain menentukan harganya. Saya bertanya kepada wakil-wakil rakyat, mau kita teruskan situasi seperti ini? Emak-emak susah payah membatik, orang lain yang menentukan harga batik yang mau dijual. Luar biasa. Keadaan ini harus berani kita ubah. Saya minta dukungan Dewan Perwakilan Rakyat untuk kita merubah ini.
Dan, dan saya katakan di sini, saya yakin Saudara-saudara mendukung saya. Kalau mereka tidak mau bayar harga yang kita pasang, nggak usah beli! Lebih baik komoditas itu, nikel itu, timah itu, emas itu, semuanya biar di tanah untuk anak-cucu kita! Batu bara kita, gas kita, minyak kita, biar di tanah! Kopi kita, biar kita minum sendiri!
Tapi tentunya, kita juga mengerti mekanisme pasar. Kalau harga terlalu tinggi, itu juga nggak masuk akal. Tapi yang penting, bursanya ada di bumi Republik Indonesia. Kita akan segera operasionalkan bursa mineral dan komoditas strategis di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan. Rencana kita, apabila OJK bekerja dengan baik, dan saya yakin OJK bekerja dengan baik-ini emak-emak yang menguasai ekonomi kita sekarang ini.
Rencana kita dengan dukungan DPR, kita rencanakan 1 Januari 2027 kita akan memiliki bursa komoditas sendiri. Kita targetkan ketentuan penyelenggaraan bursa mineral dan komoditas strategis segera mohon dibahas oleh DPR RI dan mohon diterbitkan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
Saya terima kasih, sekarang sudah ada kerja sama yang sangat sinergis antara pemerintah dan DPR. Ini tidak berarti bahwa tidak ada demokrasi. Kita harus ada demokrasi. Kita harus diawasi, kita harus dikritik. Tapi kita harus kerja cepat untuk rakyat kita. Dan ini saya kira sudah dihasilkan oleh DPR RI sekarang ini. Saya terima kasih. Dan terima kasih khusus, sekali lagi, untuk PDI-P. Sebenarnya ini bukan Prabowonomics, ini marhaen ini. PDI-P susah tidak mendukung ini.
Saudara-saudara,
Dengan ini kita akan membangun Indonesia Reference Price, harga referensi Indonesia untuk komoditas-komoditas utama ekspor Indonesia. Kita ingin membangun pasar yang dalam, transparan, likuid, dan dipercaya diri sendiri. Produsen, petani, eksportir, pembeli, dan investor akan bertemu dalam satu sistem yang diawasi dengan data transaksi yang lebih terang dan ruang penipuan yang semakin sempit.
Dalam upaya membangun bursa yang kredibel, Otoritas Jasa Keuangan juga telah melakukan reformasi terbesar dalam sejarah bursa saham kita. Mereka yang melanggar aturan bursa diberi sanksi. Kita juga akan lanjutkan reformasi pasar modal kita dengan demutualisasi pasar modal. Demutualisasi akan membawa pasar modal Indonesia ke standar dunia dan menjadikan pasar modal Indonesia menjadi salah satu yang terbesar di dunia.
Pasar modal yang bekerja dengan baik, ini adalah masalah keadilan. Soal kesempatan perusahaan rintisan, startup, pengusaha-pengusaha kita bisa naik kelas, menambah ekuitas, menambah modal, agar bisa memperbesar skala dan dampak usahanya.
Minta izin.
Dengan bursa mineral dan komoditas strategis dan bursa modal yang kredibel, Indonesia akan berhenti menjadi tempat negeri tempat komoditas digali tetapi harga dan keuntungannya ditentukan oleh negara lain. Kita bukan hanya ingin menjadi penghasil komoditas dunia, kita harus ikut menentukan harga komoditas dunia. Kita ingin jadi Indonesia tempat komoditas diperdagangkan.
Kita juga akan mempercepat optimalisasi aset Badan Usaha Milik Negara kita. BUMN kita menguasai aset yang sangat besar. Sebagian bekerja dengan baik, sebagian belum menghasilkan manfaat dibandingkan dengan nilainya. Sebagaimana saya telah laporkan tadi pagi di majelis yang terhormat ini, kita telah menutup 290 BUMN yang tidak produktif dan tidak memberi nilai tambah untuk bangsa kita. Kita akan teruskan upaya optimalisasi BUMN hingga kita akan punya di akhir tahun ini maksimal 300 BUMN yang produktif. Kalau bisa lebih ramping, lebih baik.
Selain itu, aset berupa tanah, gedung, jaringan, kawasan, dan fasilitas yang tidak dikelola optimal oleh BUMN tidak boleh dibiarkan tidur, sementara rakyat membutuhkan pekerjaan dan perekonomian membutuhkan investasi.
Pemerintah akan mempermudah kerja sama pemanfaatan aset-aset BUMN yang belum optimal dioperasikan, akan kita ajak pihak swasta melalui proses yang terbuka, kompetitif, dan akuntabel, serta menjaga kepemilikan strategis negara. Kita akan membuka supaya aset-aset yang tidak produktif dikerjakan oleh BUMN bisa dikerjakan oleh pihak swasta di seluruh Indonesia.
Kita harus belajar dan berani belajar dari negara lain. India telah menjalankan apa yang mereka sebut National Monetisation Pipeline. Swasta diberi ruang mengoperasikan aset publik yang telah terbangun. Kepemilikan tetap berada pada negara, modal yang diperoleh diputar kembali untuk membangun infrastruktur baru.
Sebagai contoh, kalau ada bandara, ada airport yang kurang maksimal dioperasikan, kita bisa membuka peluang untuk swasta mengoperasikan itu. Tentunya kepemilikan tetap oleh negara, tapi kalau mereka bisa menjalankan dengan lebih efisien, lebih kreatif, lebih inovatif, menghasilkan manfaat, kenapa tidak?
Saudara-saudara,
Sebagai contoh sekarang ada integrasi antara penerbangan-penerbangan, perusahaan penerbangan, hotel, dan bandara. Kalau ini dioperasikan secara integratif, ini punya nilai tambah yang potensial bisa menambah income bagi kita.
Saudara-saudara, itu akan kita rintis. Selanjutnya, kita telah mulai dan akan membangun 100.000 megawatt atau 100 gigawatt energi dari matahari, energi surya. Pemerintah akan mempercepat penutupan pembangkit listrik tenaga diesel dan menggantinya dengan pembangkit listrik tenaga surya. Tahun ini kita akan bangun 30 gigawatt pembangkit listrik tenaga surya dan segera menghentikan 13 gigawatt pembangkit listrik tenaga diesel.
Kita mendapat anugerah dari Tuhan Yang Mahakuasa sinar matahari yang hampir sepanjang tahun. Tidak masuk akal jika pulau-pulau yang terpencil kita harus menunggu kapal membawa BBM solar untuk memperoleh listrik. Ongkos ekonominya terlalu tidak efisien. Dengan PLTS, kita juga bisa membangun kemandirian energi kita.
Saudara-saudara,
Idealnya setiap desa bisa memiliki PLTS 1 megawatt. Ini ideal. Kalau desa itu mau siapkan lahan, kita bisa yakinkan bahwa mereka bisa dapat PLTS 1 gigawatt-atau saya ulangi, 1 megawatt satu desa.
Saudara-saudara sekalian,
Menko Perekonomian telah menghitung, dengan PLTS 100 gigawatt, negara akan menghemat setidaknya Rp73,9 triliun setiap tahun dari penurunan biaya pokok produksi listrik kita. Belum lagi kalau kita tidak impor BBM dari luar negeri lagi. Dengan 100 gigawatt, kebutuhan impor kita akan jauh berkurang dan kita bisa menghemat sangat banyak devisa.
Ketujuh, hari ini saya umumkan rencana lokasi Indonesia Financial Center atau Pusat Finansial Internasional Indonesia, disingkat PFII. Kita telah tentukan lokasi sementara PFII di Jakarta, dan begitu bisa, kita buka juga PFII di Bali. Dan mungkin ada kawasan lain di bagian lain dari Republik Indonesia yang menarik bagi dana-dana besar dari luar negeri.
PFII ini akan menjadi wajah baru pusat-pusat keuangan kita. Jakarta dan mungkin nanti Bali sebagai pusat keuangan, investasi, teknologi finansial, arbitrase, dan penyelesaian sengketa komersial berstandar dunia.
Kelembagaan PFII terdiri dari Dewan Pertimbangan, Dewan PFII, Lembaga Pengelola PFII, Lembaga Pengawas Jasa Keuangan PFII, Pengadilan PFII yang di bawah Mahkamah Agung, dan Lembaga Arbitrase PFII.
Bahasa Inggris dapat digunakan sebagai bahasa kontrak. Prinsip hukum komersial dan standar internasional dapat kita adopsi.
Hakim ad hoc dapat berasal dari talenta hukum terbaik Indonesia dan dunia.
Kegiatan dapat mencakup perbankan, asuransi, pasar modal, derivatif, bursa karbon, bullion, fintech, keuangan syariah, family office, treasury center, dan manajemen investasi.
PFII menyediakan kepastian transfer dan repatriasi modal secara laba. Fasilitas perpajakan untuk kegiatan yang memenuhi syarat, golden visa, dan pelayanan perizinan yang kompetitif.
Pada saat yang sama, aturan antipencucian uang, transparansi pemilik manfaat, kewajiban perpajakan, dan pertukaran informasi internasional tetap kita tegakkan.
Kita membangun PFII agar modal dunia menemukan kepastian di Indonesia, talenta terbaik bekerja di Indonesia, dan transaksi atas kekayaan Indonesia diselesaikan di Indonesia.
Untuk awalnya, Jakarta dan Bali harus menjadi tempat modal dunia dihimpun dan masa depan Indonesia dibiayai.
Selanjutnya, hari ini saya ingin masyarakat mengenal Danantara Development Management Fund atau DDMF. Danantara adalah dana kedaulatan kita. Danantara harus menjadi instrumen pembangun kapasitas bangsa untuk puluhan tahun mendatang. DDMF adalah instrumen yang menyiapkan, mengembangkan, dan membiayai proyek strategis jangka panjang yang penting bagi Indonesia, tapi belum dapat kita biayai dengan investasi komersial jangka pendek, dan juga kita hindari harus dibiayai oleh APBN.
Melalui DDMF, dana kedaulatan Indonesia akan ditanamkan secara disiplin dan profesional. Sebagai contoh, pada proyek mobil nasional. Kita rencanakan mobil nasional kita, kita produksi secara massal di akhir tahun 2028. Fasilitas sudah dibangun di daerah Subang. Proyek motor nasional juga telah kita luncurkan. Ekosistem motor nasional sudah bekerja. Dua perusahaan swasta besar telah bekerja. Dua BUMN juga telah mulai produksi motor listrik.
Kita juga harus membangun giant sea wall, tanggul besar untuk mengamankan pantai utara Pulau Jawa. Ini mutlak harus kita lakukan. Jangan kita tunggu bencana datang. Kita harus belajar dari negara lain. Negara Belanda membangun infrastruktur perlindungan jangka panjang tanpa perlu menunggu bencana. Giant sea wall di Belanda kini melindungi jutaan penduduk Belanda dan menjadi simbol kemampuan teknologi nasional Belanda.
Giant sea wall kita di Pantai Utara Jawa harus kita bangun segera dan menjadi sabuk perlindungan bagi jutaan warga Pantura Jawa, untuk menyelamatkan puluhan ribu hektare yang sudah mulai tenggelam oleh naiknya laut. Selain itu, giant sea wall kita di Pantai Utara Jawa harus menjadi infrastruktur air bersih, harus menjadi jalur pertumbuhan baru, dan proyek rekayasa yang membangun kemampuan anak bangsa.
BRIN telah menghasilkan terobosan-terobosan teknologi yang akan kita gunakan untuk giant sea wall ini. Proyek giant sea wall ini akan butuh 15 hingga 20 tahun untuk kita selesaikan pembangunan giant sea wall ini. Ini waktu yang lama. Saya tidak tahu presiden ke berapa yang akan meresmikan, tapi saya bertekad presiden kedelapan akan mulai proyek ini.
Pembangunan ini kita rencanakan dibagi 15 segmen, dari Banten sampai Jawa Timur, sampai Gresik. Kalau tidak, Gresik. Dan jika dilaksanakan serentak, sesungguhnya mungkin berkurang dari 20 tahun.
Apa pun, kita harus berani mulai. Ini menyangkut hajat hidup puluhan juta rakyat kita yang hidup di Pantura. Dan kita harus ingat berapa persen industri kita ada di kawasan-kawasan di Pantai Utara mulai Jawa Barat sampai ke Jawa Timur. Jadi, masa depan industri kita juga dipertaruhkan.
Tadi saya sebut, kita akan percepat proses elektrifikasi mobilitas rakyat. Subsidi BBM harus kita kurangi secara signifikan. Untuk itu, pemerintah yang saya pimpin kemarin telah meluncurkan ekosistem motor listrik nasional. Selain itu, hari ini kita umumkan, kita akan beri insentif yang cukup besar untuk mereka yang bisa membangun satu juta motor listrik yang diproduksi di dalam negeri oleh perusahaan Indonesia.
Kebijakan ini mempunyai tiga tujuan sekaligus: menurunkan biaya kendaraan untuk rakyat, mengurangi konsumsi bahan bakar impor, dan membesarkan industri motor listrik nasional beserta rantai pasok baterai, komponen, perangkat lunak, serta layanan purnajualnya.
Saudara-saudara, kita telah memiliki hampir semua unsur dalam baterai untuk kendaraan listrik, hampir semua. Setiap motor listrik buatan Indonesia yang melaju di jalan raya adalah tiga kemenangan sekaligus. Saya ulangi ya, setiap motor listrik buatan anak-anak Indonesia yang berjalan di jalan Indonesia memiliki tiga kemenangan bagi bangsa kita.
Pertama, penghematan bagi rakyat, penghematan bagi keluarga mereka. Kita perkirakan mereka akan bayar 50% lebih rendah dari pengeluaran yang mereka lakukan sekarang untuk motor BBM. Bahkan, bisa nanti turun hanya 30% dari biaya yang mereka keluarkan sekarang. Pengurangan impor energi, dan yang sangat penting, pekerjaan dan penghasilan bagi anak-anak Indonesia.
Kesepuluh, hari ini saya sampaikan ke dewan, saran pemerintah Indonesia, saran kami untuk kita izinkan dwikewarganegaraan bagi talenta-talenta tertentu yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia.
Indonesia memiliki jutaan diaspora. Di antara mereka terdapat ilmuwan yang hebat-hebat, dokter, insinyur, ahli kecerdasan buatan, peneliti, pengusaha, seniman, atlet, terutama pemain bola, profesional kelas dunia. Sebagian terpaksa mengambil kewarganegaraan lain karena kebutuhan karier, keluarga, atau pengabdian mereka di luar negeri. Kita tidak boleh memaksa talenta terbaik Indonesia memilih antara kesempatan berkarya di dunia dan ikatan mereka kepada tanah air.
Hari ini pemerintah akan mengajukan kepada sidang yang terhormat ini perubahan undang-undang untuk membuka kewarganegaraan ganda secara terbatas bagi mereka yang memiliki talenta istimewa dan dapat memberi sumbangan luar biasa bagi kepentingan nasional. Kebijakan ini akan kita rancang dengan selektif terukur, disertai uji integritas, kewajiban yang jelas, serta perlindungan penuh terhadap keamanan dan kepentingan negara.
Saudara-saudara sekalian, pimpinan dan anggota dewan yang saya hormati dan saya muliakan, seluruh kebijakan yang kita lakukan memiliki satu tujuan: mengubah kekayaan Indonesia menjadi kekuatan Indonesia.
Renovasi 10.000 puskesmas, pembangunan 441 RSUD, perbaikan seluruh sekolah dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote, akan memastikan negara hadir dalam kebutuhan paling dasar rakyat. Bursa komoditas akan memperkuat kedaulatan rakyat, meningkatkan penghasilan negara. Optimalisasi aset BUMN akan membuat kekayaan negara lebih produktif.
Indonesia International Financial Center atau PFII akan menarik modal dan talenta global. DDMF kita bentuk untuk membiayai proyek lintas generasi. Subsidi motor listrik dan mungkin nanti mobil listrik akan menciptakan pasar bagi industri nasional. Kebijakan kewarganegaraan secara terbatas akan memanggil pulang kemampuan terbaik dari diaspora kita dan juga talenta-talenta terbaik untuk memperkuat bangsa Indonesia.
Kita tidak sedang membangun ekonomi yang hanya besar dalam statistik. Kita sedang membangun negara yang berdaulat dalam keputusan, adil dalam pembagian dan pemerataan, nyata dalam kehidupan rakyat.
Saya mengajak DPR RI, DPD RI, seluruh lembaga negara, pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, pekerja, petani, nelayan, tenaga kesehatan, guru, dan seluruh rakyat Indonesia untuk mengawal agenda besar kita bersama-sama. Kita akan melaksanakannya dengan disiplin.
Tidak boleh ada proyek yang hanya besar pada anggaran tetapi kecil manfaat nyata bagi rakyat. Tidak boleh ada insentif tanpa pekerjaan baru. Tidak boleh ada investasi tanpa transfer teknologi. Setiap rupiah harus memiliki tujuan, setiap kebijakan harus memiliki ukuran, setiap pejabat harus memiliki pertanggungjawaban.
Untuk itu, saya juga mengajak kita semua untuk terus koreksi diri, terus meningkatkan disiplin. Pemerintah harus mengabdi kepada rakyat, mengabdi kepada bangsa, memberi solusi kepada kesulitan-kesulitan rakyat. Tugas pemerintah yang paling utama melindungi segenap tumpah darah rakyat dari semua ancaman: ancaman kemiskinan, ancaman bahaya fisik, ancaman pemutusan hubungan kerja, dan berbagai ancaman lain; ancaman kelaparan, ancaman tidak dapat pelayanan kesehatan.
Pemerintah di semua tingkatan, tidak hanya pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, ya pemerintah desa, kita harus menghilangkan praktik-praktik korupsi, penipuan, mark up, penggelembungan dalam pembelanjaan. Tadi sudah saya sebut, kita akan buat suatu lembaga yang mengonsolidasikan semua pembelanjaan pemerintah di satu lembaga.
Pemerintah harus lebih efisien di setiap tingkatan. Kita harus kurangi semua pengeluaran tidak efisien. Saya gembira sekarang tidak ada lagi anggaran untuk ulang tahun kementerian. Ulang tahun kementerian cukup potong tumpeng di kantor saja. Dan saya berharap juga di semua provinsi dan semua kabupaten/kota jangan ada anggaran untuk merayakan ulang tahun, ulang tahun besar-besaran. Lebih baik perbaiki sekolah, perbaiki rumah sakit, tingkatkan gaji guru daripada seremoni upacara, upacara, upacara.
Tapi kalau upacara Hari Kemerdekaan secara terpusat, itu wajib.
Pimpinan dan Anggota Dewan yang saya hormati,
demikian keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2027 beserta nota keuangannya. Besar harapan saya agar pembahasan RAPBN 2027 dilaksanakan secara terbuka, konstruktif, berorientasi sepenuhnya kepada kepentingan rakyat dan bangsa. Semoga Allah Subhanahu wa taala senantiasa memberi rahmat, petunjuk, taufik dan hidayah kepada kita sekalian, memberi kekuatan kepada kita semua dalam menjalankan amanah harapan seluruh rakyat Indonesia.
Dirgahayu Republik Indonesia tercinta.
Sekali merdeka, tetap merdeka! Sekali berdaulat, terus berdaulat!
Merdeka!
Terima kasih.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
salam sejahtera bagi kita sekalian,
Om Santi, Santi, Santi, Om,
Namo Buddhaya,
salam kebajikan,
rahayu, rahayu.
Selesai.
Link Download Pidato Presiden Menjelang HUT ke-81 RI
Pidato Presiden Prabowo pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI
Itulah pidato Presiden dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun 2026. Semoga bermanfaat ya, detikers!
Simak Video "Video: Suasana Istana Merdeka Jelang Upacara HUT ke-81 RI"
(urw/urw)