Isi Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang Dibaca Saat Upacara 17 Agustus

Isi Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang Dibaca Saat Upacara 17 Agustus

Iswandy Rusli - detikSulsel
Jumat, 14 Agu 2026 20:30 WIB
Museum Perumusan Naskah Proklamasi berdiri anggun di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Bangunan ini masih mempertahankan gaya arsitektur Eropa abad ke-20.
Foto: Pradita Utama
Makassar -

Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi salah satu rangkaian penting dalam pelaksanaan upacara 17 Agustus. Teks yang dibacakan pada setiap peringatan HUT Kemerdekaan RI tersebut merupakan naskah bersejarah yang menandai pernyataan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Bagi detikers yang mencari isi Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia untuk upacara 17 Agustus, berikut naskah yang dibacakan dalam upacara peringatan Kemerdekaan RI:

PROKLAMASI

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

ADVERTISEMENT

Djakarta, 17-8-'05
Wakil-wakil bangsa Indonesia.

Soekarno/Hatta

Untuk kebutuhan upacara, teks tersebut umumnya dibacakan dengan mengikuti ejaan dan naskah Proklamasi yang autentik, sementara dalam penulisan modern dapat ditemukan versi dengan ejaan yang telah disesuaikan.

Isi Teks Proklamasi PDF

Bagi detikers yang membutuhkan naskah proklamasi dalam bentuk teks PDF, berikut link yang dapat diunduh untuk naskah autentik dan ejaan modern:

Isi Teks Proklamasi dan Perbedaannya: Klad, Otentik, dan Ejaan Modern

Teks Proklamasi awalnya ditulis tangan oleh Ir Soekarno berdasarkan rumusan yang disusun bersama Mohammad Hatta dan Ahmad Soebardjo. Naskah tersebut kemudian diketik oleh Sayuti Melik dengan sejumlah perubahan yang telah disepakati, lalu ditandatangani oleh Soekarno dan Mohammad Hatta atas nama bangsa Indonesia. Naskah yang ditandatangani inilah yang dikenal sebagai naskah autentik Proklamasi.

Dalam penyajian saat ini, Teks Proklamasi juga kerap ditulis menggunakan ejaan bahasa Indonesia modern agar lebih mudah dibaca. Namun, penyesuaian tersebut merupakan penyuntingan ejaan untuk keperluan pembaca, bukan perubahan terhadap naskah sejarah aslinya.

Nah, berikut tulisan isi Teks Proklamasi versi naskah klad tulisan tangan Soekarno, autentik, dan ejaan modern.

Versi Tulisan Tangan (Klad)

Isi teks proklamasi yang ditulis SoekarnoIsi teks proklamasi yang ditulis Soekarno Foto: dok. Kemendikbud

Proklamasi

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal2 jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnya.

Djakarta, 17 - 8 - '05
Wakil2 bangsa Indonesia.

Versi Autentik

Berikut isi teks proklamasi ketikan Sayuti Melik yang dibacakan oleh Bung Karno pada 17 Agustus 1945 adalah:

Isi teks proklamasi yang diketik Sayuti MelikIsi teks proklamasi yang diketik Sayuti Melik Foto: dok. Kemendikbud

P R O K L A M A S I

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnya.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen '05
Atas nama bangsa Indonesia.

Soekarno/Hatta.

Versi Ejaan Modern

PROKLAMASI

Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Jakarta, 17 Agustus 1945

Atas nama bangsa Indonesia
Soekarno/Hatta

Kapan Teks Proklamasi Dibacakan Saat Upacara 17 Agustus?

Berdasarkan Pedoman Susunan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 di Lingungan Sekretariat Lembaga Negara/Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah/BUMN/BUMD yang dirilis Kementerian Sekretariat Negara, pembacaan Teks Proklamasi saat upacara 17 Agustus yakni setelah pembacaan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta sebelum acara tambahan dan pembacaan doa.

Begitu pula dengan pelaksanaan upacara di lingkungan pendidikan. Sebagaimana pedoman yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pembacaan Teks Proklamasi juga dilakukan setelah pembacaan naskah Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia.

FAQ Tentang Teks Proklamasi

  • Q: Kapan teks proklamasi dibacakan saat upacara 17 Agustus?
    A: Teks proklamasi dibacakan setelah prosesi pembacaan naskah Pembukaan UUD 1945.
  • Q: Teks proklamasi mana yang resmi dibacakan saat upacara bendera?
    A: Teks yang dibacakan adalah naskah autentik hasil ketikan Sayuti Melik yang bertuliskan "P R O K L A M A S I" dan berangka tahun "tahoen 05".
  • Q: Siapa yang membaca teks proklamasi saat upacara HUT RI di Istana Negara?
    A: Pada upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana Negara, teks proklamasi secara tradisi dibacakan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
  • Q: Mengapa pada teks proklamasi tertulis angka tahun '05'?
    A: Angka '05' merupakan singkatan dari tahun 2605 dalam kalender Jepang yang berlaku pada masa pendudukan Negara Sakura tersebut. Jika dikonversikan ke tahun Masehi, maka setara dengan tahun 1945 M.


(alk/alk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads