Teks Protokol Upacara HUT RI 17 Agustus 2026 Lengkap untuk Pemerintahan

Teks Protokol Upacara HUT RI 17 Agustus 2026 Lengkap untuk Pemerintahan

Iswandy Rusli - detikSulsel
Minggu, 09 Agu 2026 23:00 WIB
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memimpin upacara penurunan bendera merah putih saat HUT ke-80 RI.
Ilustrasi upacara HUT RI 17 Agustus di lingkungan pemerintahan. (Adhe Junaedi/detikSulsel)
Makassar -

Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan setiap 17 Agustus. Upacara ini merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.

Dalam pelaksanaannya, upacara di lingkungan pemerintahan memerlukan persiapan dan tata laksana yang terstruktur agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, khidmat, dan sesuai dengan ketentuan. Salah satu yang perlu disiapkan dengan baik adalah teks protokol sebagai acuan dalam mengarahkan jalannya acara, menyampaikan informasi kepada peserta dan tamu undangan, serta memastikan setiap tahapan upacara berlangsung sesuai urutan yang telah ditetapkan.

Nah, bagi detikers yang sedang mempersiapkan upacara atau akan menjadi protokol upacara HUT RI pada 17 Agustus 2026 di lingkup pemerintahan, berikut contoh naskah protokol untuk lingkungan pemerintah provinsi. Teks di bawah ini dapat disesuaikan dengan susunan acara yang digunakan di masing-masing tingkatan. Yuk simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teks Protokol untuk Upacara 17 Agustus di Pemerintahan

Naskah protokol ini dibagi menjadi tiga bagian, yakni mempersiapkan tamu undangan, jelang dimulainya upacara, dan pelaksanaan upacara:

A. Persiapan Undangan

Teks ini dibaca sekitar 30-15 menit sebelum upacara dimulai.

ADVERTISEMENT

PROTOKOL:

"Hadirin yang kami hormati, selamat pagi dan selamat datang di tempat pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Kami mengimbau kepada seluruh peserta dan tamu undangan untuk menempati tempat yang telah ditentukan. Bagi para tamu undangan, kami mohon agar menyesuaikan posisi tempat duduk sesuai dengan pengaturan protokol.

Kami juga mengimbau agar telepon seluler dan perangkat komunikasi lainnya diatur dalam mode senyap selama upacara berlangsung. Kami mohon seluruh hadirin untuk menjaga ketertiban, kekhidmatan, dan kesakralan upacara."

B. Menjelang Dimulainya Acara

Naskah berikut dibaca sekitar 10 menit sebelum upacara dimulai.

PROTOKOL:

"Hadirin yang kami hormati, upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 akan segera dimulai.

Kami mohon seluruh peserta upacara untuk menyiapkan diri dan menempati posisi masing-masing.

Kepada seluruh tamu undangan, kami mohon untuk berdiri pada saat pejabat atau Pembina Upacara memasuki tempat upacara, sesuai dengan ketentuan protokol.

Kami mohon seluruh hadirin menjaga ketenangan dan ketertiban selama seluruh rangkaian upacara berlangsung."

[Pejabat/Pemimpin Memasuki Tempat Upacara]

Naskah dibaca ketika mendapat aba-aba dari perwira upacara.

PROTOKOL:

"Hadirin dimohon berdiri.

Gubernur... (Nama Provinsi) memasuki tempat upacara."

C. Pelaksanaan Upacara

Setelah pembina upacara berada di tempat dan seluruh perangkat siap. Berikut susunan acara lengkap dengan teks protokol, komandan, dan inspektur upacara:

1. Komandan Upacara Memasuki Lapangan

PROTOKOL:

"Hadirin dimohon berdiri, Komandan Upacara memasuki lapangan."

2. Inspektur Upacara Memasuki Lapangan

PROTOKOL:

"Inspektur Upacara memasuki lapangan upacara."

3. Penghormatan kepada Inspektur Upacara

PROTOKOL:

"Penghormatan Pasukan"

KOMANDAN UPACARA:

"Kepada Inspektur Upacara hormat sejata....gerak!"

KOMANDAN UPACARA:

"Tegak senjata... Gerak!"

4. Laporan Komandan Upacara

PROTOKOL:

"Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara."

KOMANDAN UPACARA:

"Lapor, Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi .... tahun 2026 siap dimulai."

INSPEKTUR UPACARA:

"Laksanakan!"

KOMANDAN UPACARA:

"Laksanakan."

5. Pengibaran Bendera Merah Putih

PROTOKOL:

"Tamu undangan dimohon berdiri."

PROTOKOL:

"Pengibaran Bendera Merah Putih, diiringi Lagu Kebangsaan Indonesia Raya."

KOMANDAN UPACARA:

(Saat bendera siap dikibarkan) "Kepada Sang Merah Putih, hormat senjata... Gerak!"

KOMANDAN UPACARA:

(Ketika bendera di puncak tiang) "Tegak senjata... Gerak!"

6. Mengheningkan Cipta

PROTOKOL:

"Mengheningkan cipta dipimpin oleh inspektur upacara."

INSPEKTUR UPACARA:

"Untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa, mengheningkan cipta... mulai."

INSPEKTUR UPACARA:

(Setelah instrumen/lagu selesai) "Selesai."

7. Pembacaan Teks Pancasila

PROTOKOL:

"Pembacaan naskah pancasila oleh .... (jabatan yang bertugas)"

8. Pembacaan Pembukaan UUD 1945

PROTOKOL:

"Pembacaan naskah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 oleh .... (jabatan yang bertugas)"

9. Pembacaan Naskah Proklamasi

PROTOKOL:

"Persiapan pembacaan naskah proklamasi."

KOMANDAN UPACARA:

"Pasang.... Salur... Gerak!"

PROTOKOL:

"Tanda kebesaran buka."

KOMANDAN UPACARA:

"Hormat senjata... Gerak!"

KOMANDAN UPACARA:

"Tegak senjata... Gerak!"

PROTOKOL:

"Pembacaan naskah proklamasi kemerdekaan republik Indonesia oleh... (jabatan pertugas yang membaca)"

PROTOKOL:

"Tanda kebesaran tutup."

KOMANDAN UPACARA:

"Hormat senjata... Gerak!"

KOMANDAN UPACARA:

"Tegak senjata... Gerak!"

KOMANDAN UPACARA:

"Lepas.... Salur... Gerak!"

PROTOKOL:

"Tamu undangan disilahkan duduk kembali."

10. Amanat Inspektur Upacara

PROTOKOL:

"Amanat inspektur upacara, pasukan diistirahatkan."

KOMANDAN UPACARA:

"Pasukan diistirahatkan, untuk perhatian. Istirahat di tempat.... Gerak!"

KOMANDAN UPACARA:

(Ketika amanat selesai) "Siap... Grak!"

11. Pembacaan Doa

PROTOKOL:

"Pembacaan doa oleh... (jabatan petugas)"

12. Andika Bhayangkari

PROTOKOL:

"Tamu undangan dimohon berdiri."

PROTOKOL:

(Setelah tamu berdiri semua) "Andhika Bayangkari."

PROTOKOL:

(Saat lantunan Andika Bhayangkari selesai) "Tamu undangan disilahkan duduk kembali."

13. Laporan Komandan Upacara

PROTOKOL:

"Laporan komandan upacara kepada inspektur upacara."

KOMANDAN UPACARA:

"Upacara telah dilaksanakan. Laporan selesai."

INSPEKTUR UPACARA:

"Terima kasih. Bubarkan!"

KOMANDAN UPACARA:

"Bubarkan."

13. Penghormatan Inspektur Upacara

PROTOKOL:

"Penghormatan pasukan."

KOMANDAN UPACARA:

"Kepada Inspektur Upacara, hormat senjata... Gerak!"

KOMANDAN UPACARA:

"Tegak senjata... Gerak!"

14. Pembina Upacara Meninggalkan Lapangan

PROTOKOL:

"Upacara selesai. Gubernur .... (nama provinsi) selaku Inspektur Upacara berkenan meninggalkan mimbar upacara."

15. Komandan Upacara Meninggalkan Lapangan

PROTOKOL:

"Komandan upacara membubarkan pasukan."

PROTOKOL:

"Komandan upacara meninggalkan lapangan."

16. Upacara Selesai

PROTOKOL:

"Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi .... (nama provinsi) selesai. Hadirin dipersilakan meninggalkan lapangan."

Demikian teks protokol upacara HUT RI 17 Agustus untuk pelaksanaan di pemerintahan. Semoga bermanfaat.



(alk/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads