Pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang disebut desil menjadi acuan utama pemerintah dalam menentukan sasaran penerima bantuan sosial (bansos). Data kesejahteraan ini bersumber langsung dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sistem pembagian kelompok tersebut terdiri dari desil 1 hingga 10, di mana penerima bantuan biasanya berada pada desil 1-5. Mengingat data ini terus diperbarui secara berkala, masyarakat sebaiknya mengecek desil secara rutin untuk mengetahui status kepesertaan.
Proses pengecekannya pun dapat dilakukan secara mandiri dengan sangat mudah melalui situs resmi yang disediakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Untuk memudahkan, simak panduan cek desil Kemensos 2026 selengkapnya di bawah ini!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara Cek Desil Kemensos 2026 di Laman Resmi
Untuk mengecek desil, detikers cukup menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) terlebih dahulu. Selanjutnya, ikuti langkah-langkah berikut:
Buka aplikasi peramban atau mesin pencarian yang ada di HP;
- Akses laman resmi 'Cek Bansos' melalui cekbansos.kemensos.go.id;
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai yang tertera pada KTP;
- Ketikkan kembali huruf kode yang muncul di layar;
- Klik tombol "Cari Data";
- Sistem kemudian akan menampilkan hasil pencarian data, termasuk informasi mengenai desil.
Cara Cek Desil Kemensos 2026 di Aplikasi 'Cek Bansos'
Bagi detikers yang sudah memiliki aplikasi 'Cek Bansos' di HP, proses pengecekan status desil kini menjadi jauh lebih praktis. Pengecekannya pun dapat dilakukan tanpa perlu login terlebih dahulu.
Berikut panduan praktis cara cek desil Kemensos 2026 di aplikasi 'Cek Bansos':
- Buka aplikasi 'Cek Bansos' di HP;
- Masukkan NIK sesuai yang tertera pada KTP;
- Klik "Cari Data";
- Tunggu hingga hasil pencarian muncul;
- Aplikasi akan menampilkan data kepesertaan detikers, mulai dari nama, kelompok desil, hingga status penerima bansos.
Apa Itu Desil?
Merangkum penjelasan dari akun Instagram @pudatinkesos, desil adalah sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat berdasarkan kondisi sosial dan ekonominya. Melalui sistem ini, masyarakat dibagi ke dalam 10 kelompok, mulai dari desil 1 hingga desil 10.
Desil 1 mencakup 10% penduduk dengan tingkat kesejahteraan paling rendah sehingga menjadi kelompok yang diprioritaskan dalam berbagai program bantuan sosial. Sementara itu, desil 10 merupakan 10% penduduk dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Dasar Pengelompokan Desil
Penentuan desil tidak hanya didasarkan pada penghasilan, tetapi juga melihat kondisi sosial ekonomi secara menyeluruh. Melansir akun Instagram Kemenko Pemberdayaan Masyarakat RI, berikut beberapa aspek yang menjadi dasar pengelompokan desil:
- Kepemilikian aset, termasuk jenis dan jumlah aset yang dimiliki keluarga.
- Kondisi rumah, mulai dari bangunan hingga fasilitas dasar.
- Pendidikan dan pekerjaan anggota keluarga.
- Jumlah anggota keluarga dalam satu rumah tangga.
Semakin banyak aset, rumah yang layak, pendidikan tinggi, dan jumlah anggota keluarga yang tidak terlalu banyak, cenderung masuk ke desil yang lebih tinggi. Sebaliknya, aset yang terbatas, rumah kurang layak, pendidikan rendah, serta anggota keluarga yang lebih banyak biasanya menunjukkan tingkat kesejahteraan yang lebih rendah.
Meski begitu, status desil dapat berubah seiring perubahan kondisi sosial ekonomi dari waktu ke waktu. Karena itu, masyarakat perlu mengecek kelompok desil secara berkala.
Arti Desil 1-10 dan Bansos yang Diterima
Adapun arti desil 1-10 dan jenis bansos yang diterima berdasarkan desilnya sebagaimana dilansir dari laman resmi Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian RI, sebagai berikut:
| Desil | Arti Desil | Bansos yang Diterima/Prioritas |
|---|---|---|
| 1 | Rumah tangga dalam kelompok 10% terendah (sangat miskin) |
|
| 2 | Rumah tangga dalam kelompok 10-20% terendah (miskin) |
|
| 3 | Rumah tangga dalam kelompok 20-30% terendah (hampir miskin) |
|
| 4 | Rumah tangga dalam kelompok 30-40% terendah (rentan miskin) |
|
| 5 | Rumah tangga dalam kelompok 40-60% terendah |
|
| 6 | Rumah tangga dalam kelompok 40-60% terendah | Umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos reguler. |
| 7 | Rumah tangga dalam kelompok 30% tertinggi | Umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos. |
| 8 | Rumah tangga dalam kelompok 30% tertinggi | Umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos. |
| 9 | Rumah tangga dalam kelompok 30% tertinggi | Umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos. |
| 10 | Rumah tangga dalam kelompok 30% tertinggi (paling sejahtera) | Tidak menjadi sasaran prioritas program bansos |
Perlu diperhatikan, masyarakat yang berada di desil 1-5 tidak secara secara otomatis menerima bansos. Hal ini dikarenakan proses penyaluran bantuan tetap mempertimbangkan kriteria tertentu serta kuota program, dengan memprioritaskan kelompok desil yang lebih rendah.
Itulah cara cek desil Kemensos 2026 beserta penjelasan lengkapnya. Semoga membantu ya, detikers!
