Sholat dhuha merupakan salah satu amalan sunnah yang dapat dikerjakan umat muslim setiap hari. Waktu pelaksanaan sholat sunnah ini dimulai setelah matahari terbit dan naik kira-kira satu tombak bayangan dan bisa dikerjakan hingga matahari mendekati posisi di atas kepala.(1)
Ketika melaksanakan sholat dhuha, dianjurkan membaca Surah Asy-Syams pada rakaat pertama dan Surah Ad-Dhuha pada rakaat kedua.(2) Sholat sunnah ini bisa dikerjakan dalam dua atau empat rakaat sekaligus dalam satu salam dengan pelaksanaan seperti sholat sunnah pada umumnya.
Adapun bacaan niat sholat dhuha, yaitu:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bacaan Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat
أصَلَّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ آدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushalli sunnatadh dhuhaa rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat sholat sunat dhuha dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
Bacaan Niat Sholat Dhuha 4 Rakaat
أصَلَّى سُنَّةَ الضُّحَى اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةِ آدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushalli sunnatadh dhuhaa arba'a roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat sholat sunat dhuha 4 rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."(3)
Doa Setelah Sholat Dhuha
Setelah melaksanakan sholat dhuha, umat Islam dianjurkan membaca doa khusus. Berikut ini lafadz doa setelah sholat dhuha dalam tulisan Arab, Latin, dan artinya:
اللهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقَ فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِي مَا أَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ
Arab Latin: Allahumma innadh dhuha-a dhuha-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka. Allahuma inkaana rizqi fis samma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu'asaran fayassirhu, wainkaana haraaman fathahirhu, wa inkaana ba'idan fa qaribhu, bihaqqiduhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatini maa ataita 'ibadikash shalihin.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah. Dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang sholeh."
Setelah membaca doa di atas, kemudian dilanjutkan membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ بِكَ أُصَاوِلُ وَبِكَ أُحَاوِلُ وَبِكَ أُقَاتِلُ. رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَى إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Arab Latin: Allâhumma bika ushawilu, wa bika uhâwilu, wa bika uqâtilu. Rabbighfir lî, warhamnî, watub 'alayya. Innaka antat tawwâbur rahîm.
Artinya: "Ya Allah, dengan-Mu aku bergerak. Dengan-Mu aku berusaha. Dengan-Mu, aku berjuang. Ya Allah, ampunilah segala dosaku. Turunkan rahmat-Mu kepadaku. Anugerahkanlah tobat-Mu untukku. Sungguh Engkau Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang."
Khusus doa terakhir ini dianjurkan untuk dibaca sebanyak 40 atau 100 kali.(2)
Referensi:
1. detikHikmah
2. Buku "Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah"
3. Buku "Menggapai Surga dengan DOA: Kumpulan Doa-doa dilengkapi Yasin, Tahlil dan Al Asmaul Husna oleh Achmad Munib, M Si
