Tim DVI Terima 15 Data Antemortem Korban KLM Nurul Salsa, 2 Masih Diproses

Tim DVI Terima 15 Data Antemortem Korban KLM Nurul Salsa, 2 Masih Diproses

Fadli Ilham - detikSulsel
Rabu, 22 Jul 2026 11:07 WIB
Konferensi pers tragedi tenggelamnya KLM Nurul Salsa di Selayar.
Konferensi pers tragedi tenggelamnya KLM Nurul Salsa di Selayar.Foto: (Fadli Ilham/detikSulsel)
Makassar -

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah mengambil data antemortem 15 korban tenggelamnya KLM Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar. Kini tersisa 2 korban yang pengambilan datanya masih berproses.

"Dari 17 data penumpang yang belum ditemukan, kita sudah mengambil data antemortem di Selayar ada 15. Jadi masih kurang 2, kami sementara mengupayakan dari 2 orang ini hari ini bisa kelar," ujar Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Muhammad Haris dalam konferensi pers, Rabu (22/7/2026).

Haris mengatakan kemungkinan besar kondisi korban sudah sulit diidentifikasi karena kurang lebih 7 hari terombang-ambing di laut. Sehingga, proses identifikasi nantinya akan dilakukan melalui pemeriksaan DNA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemungkinan besar korban karena sudah 7 hari, kemungkinan sudah sangat rusak, itu yang paling memungkinkan pemeriksaan DNA. Pemeriksaan DNA ini memerlukan waktu yang lumayan, 2-3 minggu," bebernya.

"Jadi setiap jenazah kami identifikasi dari tim gabungan, kami sudah di-support oleh tim dari Fakultas Kedokteran Unhas, kemudian nanti akan datang tim DVI Pusdokkes Polri, dibantu oleh tim identifikasi Direskrim Polda," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Sejauh ini, kata dia, pihaknya telah menerima 2 kantong jenazah untuk selanjutnya dilakukan identifikasi. Kedua jenazah diberi label nomor PMB 01 dan PMB 02.

"Selanjutnya 2 kantong jenazah ini kami bawa ke instalasi forensik Bhayangkara Makassar untuk dilakukan identifikasi. Jadi masih menunggu proses identifikasi," terangnya.

Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, awalnya KLM Nurul Salsa membawa 45 orang yang tercatat dalam manifes. Namun total korban ternyata mencapai 76 orang.

"Kita ketahui dari manifes kan ada 45. Kemudian ditemukan data korban berdasarkan hasil identifikasi dan juga laporan itu sudah ada 76, jadi kelebihan muatan dari 45 ternyata ada 76," ungkapnya.

Berbeda dari data polisi, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar melaporkan jumlah korban KLM Nurul Salsa mencapai 78 orang berdasarkan data yang dihimpun hingga Jumat (17/7). Dari jumlah tersebut, 59 orang berhasil ditemukan selamat, 2 orang meninggal dunia, dan 17 orang masih dicari.



(asm/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads