Mantan polisi wanita (polwan) bernama Yuni Utami viral usai menganiaya tetangganya, Kartina (40), di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). Belakangan Yuni buka suara terkait aksinya itu.
"Kenapa gue melakukan pemukulan terhadap tetangga gue? Karena mereka itu tersangka pengeroyokan gue Juli 2025. Gue mau mereka ditahan," ujar Yuni melalui siaran langsung di akun TikTok pribadinya @mantanpolwan6, Sabtu (30/5/2026) siang.
Yuni mengaku kecewa karena para terduga pelaku pengeroyokan terhadap dirinya tidak ditahan meski ia telah melapor ke pihak kepolisian. Yuni mengaku sejak kasus pengeroyokan itu terjadi, dirinya berulang kali mendatangi Polres Sigi untuk memperjuangkan proses hukum terhadap para tersangka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gue gak mau mereka bebas berkeliaran. Mereka harus dapat efek jerah dari apa yang mereka lakukan sama gue," kata dia.
Menurutnya, selama hampir setahun ia berusaha menahan emosi. Yuni mengaku hilang kendali karena kecewa terhadap proses hukum yang berjalan.
"Sampai akhirnya gue nggak bisa menahan emosi gue lagi. Setahun gue menahan emosi," ujarnya.
"Setahun gue menahan emosi. Tapi gue justru disalahkan. Kalian bayangin. Gue posisi kalah. Gue posisi bonyok. Gue masih disalahkan," lanjutnya.
Eks Polwan Yuni Utami Aniaya Tetangga
Yuni Utami menuai sorotan setelah menganiaya tetangganya, Kartina. Korban telah melaporkan kasus tersebut ke polisi namun pelaku belum diamankan.
"Iya benar kejadiannya di Sigi, korban sudah melaporkan," ujar Kasi Humas Polres Sigi, Iptu Nuim Hayat kepada detikcom, Jumat (22/5).
Kasus penganiayaan itu terjadi di depan rumah korban di BTN Tinggede Permai, Desa Tinggede, Kecamatan Marawola, Sigi pada Senin (18/5) pagi. Belakangan video penganiayaan itu viral di media sosial.
Nuim mengatakan saat itu korban dan suaminya baru keluar dari rumah hendak ke suatu tujuan. Yuni Utami lantas tiba-tiba menghampiri korban sambil membawa kayu yang menyerupai tongkat.
Situasi di lokasi kian memanas saat suami korban hendak menghentikan aksi Yuni. Nuim mengatakan suami korban dan Yuni sempat terlibat kontak fisik lantaran Yuni terus berupaya menyerang.
"Barang bukti berupa sebatang kayu sudah diamankan dan saat ini proses penyelidikan masih terus dilakukan," katanya.
Simak Video "Video: Polisi Evakuasi Eks Polwan Yuni Usai Rumahnya Digeruduk Warga"
[Gambas:Video 20detik] (asm/asm)
