Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan saleh di bulan Dzulhijjah. Amalan yang sangat dianjurkan di antaranya adalah puasa Tarwiyah dan Arafah.
Puasa ini memiliki keutamaan yang luar biasa. Sehingga sangat disayangkan jika seorang muslim melewatkannya.
Lantas apa saja keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah? Kapan pelaksanaannya di tahun 2026? Serta bagaimana bacaan niatnya?
Sebagai panduan pelaksanaan ibadah kedua puasa tersebut, berikut detikSulsel menyajikan informasi selengkapnya. Yuk simak!
Mengenal Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah
Puasa Tarwiyah merupakan puasa yang dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah. Melansir laman Universitas KH A Wahab Hasbullah, puasa Tarwiyah disunahkan bagi umat Islam untuk memperingati kisah ketaatan Nabi Ibrahim As dalam menjalankan perintah Allah SWT. Berdasarkan artinya, Tarwiyah memiliki makna merenung atau berpikir.
Sementara, puasa Arafah merupakan puasa yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah, atau sehari sebelum Idul Adha. Puasa Arafah dianjurkan bagi muslim yang tidak sedang atau belum mampu melaksanakan ibadah haji. Seperti yang diketahui, pada tanggal 9 Dzulhijjah merupakan puncak pelaksanaan haji yaitu wukuf di Arafah.
Puasa ini tidak disunahkan, bahkan dimakruhkan bagi mereka yang sedang melaksanakan ibadah haji.
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Puasa Tarwiyah dan Arafah memiliki banyak keutamaan. Berikut penjelasan mengenai keutamaan masing-masing puasa lengkap dengan dalilnya yang disadur dari buku Tata Cara dan Tuntunan Segala Jenis Puasa oleh Nur Solikhin:
1. Keutamaan Puasa Tarwiyah
Puasa Tarwiyah memiliki banyak fadhilah, salah satunya adalah menghapuskan dosa satu tahun. Sebagian ulama hadits mengatakan bahwa hadits yang mendasari hal ini termasuk hadits dhaif (lemah), karena riwayatnya tidak kuat. Meski demikian, para ulama menyarankan untuk mengamalkan hadits ini dalam konteks fadha-ilul a'mal (amal-amal yang memperoleh keutamaan). Terlebih lagi, berpuasa pada tanggal 8 termasuk dalam sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, yang merupakan hari yang istimewa.
Ibnu Abbas RA berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak ada satu hari ketika amal shalih lebih disukai oleh Allah SWT dari pada sepuluh dari permulaan Dzulhijjah." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah SAW, walaupun dibandingkan dengan berjuang di jalan Allah SWT?" Beliau pun bersabda, "Walaupun dibandingkan dengan berjuang di jalan Allah SWT, kecuali seorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya, kemudian ia tidak menginginkan balasan apa pun dari yang telah dikorbankannya." (HR. Bukhari).
2. Keutamaan Puasa Arafah
Berikut beberapa keutamaan dari puasa Arafah yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah:
a. Melebur Dosa Setahun Lalu dan yang Akan Datang
Keutamaan ini sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat imam Muslim, yakni:
Abu Qatadah RA berkata, "Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa hari Arafah, kemudian beliau menjawab bahwa puasa itu melebur dosa satu tahun yang telah berlalu dan yang akan datang." (HR. Muslim).
Walaupun puasa Arafah dapat melebur dosa satu tahun yang telah berlalu dan yang akan datang, tentu saja orang yang menjalankannya jangan lantas meninggalkan ibadah-ibadah yang lainnya. Jaminan Allah SWT tersebut tentunya pasti, namun jika meremehkan ibadah lainnya, maka tidak menjamin ia akan mendapatkan ridha-Nya.
b. Pembebasan dari Api Neraka
Selain sebagai peleburan dosa, puasa Arafah juga mempunyai keutamaan sebagai pembebasan dari api neraka. Sebagian ulama menjelaskan bahwa pembebasan dari neraka pada hari Arafah diberikan Allah SWT bukan hanya kepada jamaah haji yang sedang wukuf. Pembebasan dari neraka juga untuk kaum muslimin yang tidak sedang menjalankan haji.
Berlimpahnya ampunan Allah terhadap dosa selama dua tahun melalui puasa Arafah sangat terkait dengan keutamaan kedua ini. Rasulullah SAW bersabda:
"Diantara hariyang Allah Swt. banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arafah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada malaikat. Kemudian, Allah berfirman, 'Apa yang diinginkan oleh mereka?" (HR. Muslim).
c. Dikabulkannya Doa
Fadhilah lain yang terdapat dalam puasa sunnah Arafah adalah dikabulkannya doa bagi orang yang menjalankannya. Secara umum, doa orang yang berpuasa akan dikabulkan oleh Allah SWT, apalagi bagi orang yang menjalankan puasa Arafah, tentu saja doanya akan mudah terkabulkan. Orang yang menjalankan puasa Arafah dan ia selalu berdoa kepada Allah SWT, maka peluang doa dikabulkan semakin besar. Rasulullah SAW bersabda:
"Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah. Dan, sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula diucapkan oleh para nabi sebelumku, adalah ucapan 'Laa ilaha illallah wahdahu laa syarikalah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'ala kuli syai-in qadiir'." (HR. Tirmidzi).
Jadwal Pelaksanaan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026
Pemerintah Indonesia telah menetapkan secara resmi 1 Dzulhijjah 1447 jatuh pada 18 Mei 2026 merujuk pada hasil sidang isbat. Dengan demikian, tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah bertepatan dengan 25 dan 26 Mei 2026.
Maka, jadwal pelaksanaan puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 sebagai berikut:
- Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah 1447: Senin, 25 Mei 2026
- Puasa Arafah 9 Dzulhijjah 1447: Selasa, 26 Mei 2026
Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah: Arab-Latin
Sebagaimana ibadah lainnya, amalan puasa Tarwiyah dan Arafah juga diawali dengan berniat. Bagi detikers yang hendak menjalankan ibadah ini, berikut bacaan niat puasa Tarwiyah dan Arafah lengkap tulisan Arab dan Latin:
1. Niat Puasa Tarwiyah
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.
Nawaitu shauma tarwiyatin sunnatan lillaahi ta'aalaa.
"Saya berniat puasa tarwiyah sunnah karena Allah."
2. Niat Puasa Arafah
Adapun niat puasa Arafah adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.
Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillaahi ta'aalaa.
"Saya berniat puasa Arafah sunnah karena Allah."
Sebagaimana puasa pada umumnya, niat puasa Tarwiyah dan Arafah dibaca pada malam hari hingga sebelum terbit fajar. Tetapi karena kedua puasa ini puasa sunnah, maka niat masih dapat dilakukan pada pagi hari selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Simak Video "Video Keutamaan Puasa Arafah: Menghapuskan Dosa Selama 2 Tahun"
(alk/alk)