Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah Lengkap Jadwal dan Keutamaannya

Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah Lengkap Jadwal dan Keutamaannya

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Minggu, 17 Mei 2026 10:29 WIB
Ornamental Arabic lantern with burning candle glowing at night background. Festive greeting card, invitation for Muslim holy month Ramadan Kareem.
Foto: Getty Images/Choreograph (Konstantin Yuganov)
Makassar -

Umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan saleh pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Salah satu amalan sunnah yang dapat dikerjakan ialah puasa sunnah pada tanggal 1-9 Dzulhijjah.

Puasa tersebut terdiri dari puasa sunnah pada tanggal 1-7, puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah, dan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Sebagaimana ibadah puasa pada umumnya, amalan ini dianjurkan diawali dengan membaca niat pada malam hari.

Adapun bacaan niat masing-masing puasa Dzulhijjah yang disadur dari laman Kementerian Agama (Kemenag) RI dan buku "Siapa Berpuasa Dimudahkan Urusannya" karya Khalifa Zain Nasrullah adalah sebagai berikut:

  • Niat Puasa 1-7 Dzulhijjah

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذُوالْحِجَّةٌ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma syahru dzulhijjah sunnatan lillaahi ta'aala.

ADVERTISEMENT

Artinya: "Aku berniat puasa bulan Dzulhijjah, sunnah karena Allah Ta'ala."

  • Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillaahi ta'ala.

Artinya: "Saya berniat melakukan puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."

  • Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillaahi ta'aala.

Artinya: "Aku berniat puasa 'Arafah, sunnah karena Allah Ta'ala."

Bacaan Niat Jika Lupa Dibaca Malam dan Batas Waktunya

Jika lupa membaca niat puasa Dzulhijjah pada malam hari, niat masih boleh dibaca pada siang hari. Namun, niat tersebut harus dilakukan sebelum Matahari tergelincir atau sebelum masuk waktu Zuhur, dengan syarat belum makan, minum, maupun melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar.

Menukil laman Nahdlatul Ulama Lumajang, berikut bacaan niat puasa Dzulhijjah pada siang hari:

Niat Puasa 1-7 Dzulhijjah Siang

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِى الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma hadzaal-yaumi 'an adzaa'i syahri dzulhijjah sunnatan lillaahi ta'aala.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah Siang

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma hadzaal-yaumi 'an adzaa'i tarwiyah sunnatan lillaahi ta'aala.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah Siang

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma hadzaal-yaumi 'an adzaa'i 'arafah sunnatan lillaahi ta'aala.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah Ta'ala."

Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026

Berikut jadwal puasa 1-9 Dzulhijjah pada tahun ini yang merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang disusun Kemenag RI:

Jenis PuasaTanggal HijriahTanggal Masehi

Puasa 1-7 Dzulhijjah

1 Dzulhijjah 1447Senin, 18 Mei 2026
2 Dzulhijjah 1447Selasa, 19 Mei 2026
3 Dzulhijjah 1447Rabu, 20 Mei 2026
4 Dzulhijjah 1447Kamis, 21 Mei 2026
5 Dzulhijjah 1447Jumat, 22 Mei 2026
6 Dzulhijjah 1447Sabtu, 23 Mei 2026
7 Dzulhijjah 1447Minggu, 24 Mei 2026
Puasa Tarwiyah8 Dzulhijjah 1447Senin, 25 Mei 2026
Puasa Arafah9 Dzulhijjah 1447Selasa, 26 Mei 2026

Keutamaan Puasa 1-9 Dzulhijjah

Puasa pada sembilan hari pertama Dzulhijjah merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Amalan ini memiliki keutamaan besar karena dilaksanakan pada hari-hari yang mulia dan istimewa dalam Islam.

Salah satu keutamaan puasa Dzulhijjah ialah pahala satu hari puasanya disebut setara dengan puasa selama satu tahun. Dalam buku Fiqih Puasa karya M Hasyim Ritongga, keutamaan tersebut dijelaskan berdasarkan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam At-Tirmidzi:

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ نَافِعِ الْبَصْرِيُّ حَدَّثَنَا مَسْعُودُ بْنُ وَاصِلٍ عَنْ نَهَاسِ بْنِ قَهُم عَنْ قتَادَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ أَنْ يَتَعَبَّدَ لَهُ فِيهَا مِنْ عَشْرِ ذِي الْحُجَةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامٍ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلَّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامٍ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya: "Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Nafi' Al Bashri telah menceritakan kepada kami Mas'ud bin Washil dari Nahhas bin Qahm dari Qatadah dari Sa'id bin Al Musayyib dari Abu Hurairah dari Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa didalamnya setara dengan setahun berpuasa dan satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar".

Dalam riwayat Ibnu Abbas, diceritakan tentang peristiwa dan fadhilah puasa 9 hari pertama bulan Dzulhijjah, yaitu:

  • Hari pertama Allah SWT mengampuni kesalahan Nabi Adam AS. Orang yang berpuasa pada hari tersebut diyakini akan mendapatkan ampunan atas dosa-dosanya.
  • Hari kedua Allah mengabulkan doa Nabi Yunus AS hingga ia diselamatkan dari perut ikan yang menelannya. Orang yang berpuasa pada hari ini disebut memperoleh pahala seperti beribadah selama satu tahun tanpa bermaksiat kepada Allah SWT.
  • Hari ketiga Allah mengabulkan doa Zakaria AS. Keutamaan bagi yang berpuasa pada hari tersebut ialah doa-doanya diharapkan ikut dikabulkan oleh Allah SWT.
  • Hari keempat merupakan hari kelahiran Nabi Isa AS. Orang yang berpuasa pada hari itu diyakini akan dijauhkan dari kesusahan dan kemiskinan serta dikumpulkan bersama orang-orang mulia di akhirat.
  • Hari kelima merupakan hari kelahiran Nabi Musa AS. Orang yang mengerjakan puasa pada hari tersebut disebut akan dijauhkan dari sifat munafik dan diselamatkan dari siksa kubur.
  • Hari keenam merupakan hari ketika Allah SWT memberikan kemenangan kepada Nabi Muhammad SAW. Orang yang berpuasa pada hari itu diyakini akan memperoleh rahmat Allah SWT dan dijauhkan dari azab-Nya.
  • Hari ketujuh Allah menutup pintu-pintu neraka Jahannam dan tidak akan dibuka sampai lewat hari ke 10 bulan Dzulhijjah (Hari Idhul Adha). Orang yang berpuasa pada hari tersebut diyakini akan dimudahkan urusannya dan dijauhkan dari berbagai kesulitan.
  • Hari kedelapan dikenal sebagai hari Tarwiyah. Keutamaan puasa ini disebut memiliki pahala yang sangat besar dan hanya Allah SWT yang mengetahui besarnya.
  • Hari kesembilan merupakan hari Arafah. Orang yang menjalankan puasa Arafah diyakini akan mendapat ampunan dosa selama dua tahun, yakni satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang.

Bolehkah Puasa Dzulhijjah Hanya 1 Hari?

Mengutip akun Instagram Bimas Islam Kemenag, melaksanakan puasa Dzulhijjah hanya satu hari diperbolehkan dan sah dilakukan. Sebab, hukum puasa Dzulhijjah adalah sunnah, sehingga umat Islam yang mengerjakannya akan mendapat pahala, sedangkan yang tidak menjalankannya tidak berdosa.

Selain itu, keabsahan satu hari puasa Dzulhijjah ini tidak bergantung pada hari sebelum maupun setelahnya.

Meski demiakian, umat Islam tetap dianjurkan mengerjakan puasa Dzulhijjah selama sembilan hari penuh apabila mampu. Terlebih jika mengingat puasa Dzulhijjah sembilan hari penuh memiliki lebih banyak keutamaan dibandingkan hanya satu atau beberapa hari saja.

Demikianlah bacaan niat puasa Dzulhijjah lengkap dengan jadwal dan keutamaannya. Semoga bermanfaat!



(alk/alk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads